NURSCIENCEINSTITUTENURSCIENCEINSTITUTE

Journal of Management and Digital BusinessJournal of Management and Digital Business

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran strategis pengetahuan produk dalam meningkatkan kualitas karyawan dalam penyediaan restoran. Menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif di Restoran Mediterranea Yogyakarta, Indonesia, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dan observasi melalui tujuh informan kunci. Kemudian, data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan produk tidak hanya meningkatkan kompetensi layanan tetapi juga membantu karyawan menangani keluhan pelanggan, mendorong keputusan pembelian, dan memungkinkan pelanggan melakukan pembelian produk setelah menyampaikan makna menu yang ditawarkan. Temuan ini juga menegaskan bahwa pelatihan sistematis berdasarkan pelatihan di tempat kerja dan mentoring memainkan peran kunci dalam membentuk kompetensi layanan. Penelitian ini menyoroti implikasi praktis dari penyediaan produk dan layanan pelanggan dari perspektif internal organisasi untuk melihat bagaimana manajemen faktor pembelajaran sumber daya manusia berdasarkan layanan berbasis pengetahuan.

Pengetahuan produk merupakan faktor kunci yang meningkatkan kualitas layanan, mengurangi keluhan, mendorong keputusan pembelian, dan meningkatkan kepuasan pelanggan.Pelatihan berbasis pengalaman dan mentoring terbukti efektif, sehingga pengembangan pengetahuan produk harus menjadi bagian integral dari strategi sumber daya manusia dengan evaluasi yang memadai.Penguasaan pengetahuan produk oleh karyawan berpengaruh signifikan terhadap kualitas layanan, loyalitas pelanggan, dan reputasi restoran, serta membuka peluang peningkatan penjualan.

Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas modul e‑learning interaktif untuk pelatihan pengetahuan produk pada karyawan restoran, dengan mengukur retensi pengetahuan jangka panjang serta dampaknya terhadap kepuasan pelanggan. Selanjutnya, dilakukan studi komparatif pada beberapa jenis restoran, seperti fast‑food dan fine‑dining, untuk menilai bagaimana strategi pelatihan pengetahuan produk memengaruhi kualitas layanan dan loyalitas pelanggan di konteks operasional yang berbeda. Terakhir, penelitian dapat meneliti peran variabel mediasi seperti motivasi kerja, dukungan kepemimpinan, dan iklim organisasi dalam hubungan antara pengetahuan produk karyawan dan performa layanan, menggunakan pendekatan kuantitatif longitudinal untuk melihat perubahan seiring waktu.

  1. Pengaruh Pelatihan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT Kusumatama Mitra Selaras Jakarta | Kurniasari... doi.org/10.31294/widyacipta.v2i2.4140Pengaruh Pelatihan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT Kusumatama Mitra Selaras Jakarta Kurniasari doi 10 31294 widyacipta v2i2 4140
  2. Intrafirm Knowledge Transfer and Employee Innovative Behavior: The Role of Total and Balanced Knowledge... doi.org/10.1111/jpim.12262Intrafirm Knowledge Transfer and Employee Innovative Behavior The Role of Total and Balanced Knowledge doi 10 1111 jpim 12262
  3. Teori Pemodelan Bandura | Jurnal Multidisiplin Madani. teori pemodelan bandura jurnal madani authors... doi.org/10.55927/mudima.v2i7.692Teori Pemodelan Bandura Jurnal Multidisiplin Madani teori pemodelan bandura jurnal madani authors doi 10 55927 mudima v2i7 692
Read online
File size430.86 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test