ILOMATAILOMATA

Ilomata International Journal of Tax and AccountingIlomata International Journal of Tax and Accounting

Era telah memasuki zaman terdigitalisasi di mana sistem elektronik telah menembus transaksi, termasuk perpajakan, menyederhanakan proses di antara para wajib pajak untuk pengumpulan pendapatan yang lebih baik. Dengan tujuan membantu otoritas pajak dalam mengelola pengumpulan pendapatan, penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor-faktor yang memengaruhi adopsi saluran pembayaran pajak elektronik di Filipina dalam pembayaran pajak penghasilan oleh wajib pajak perseorangan serta mengembangkan kerangka penelitian yang menggambarkan relevansi dan struktur faktor-faktor yang diperoleh. Menggunakan Technology Acceptance Model (TAM) dan Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) sebagai model panduan, penelitian ini menerapkan metode penelitian kuantitatif sebagai desain penelitiannya. Asumsi adopsi saluran pembayaran elektronik dalam membayar pajak penghasilan di kalangan wajib pajak perseorangan bersifat multifaset dan didasarkan pada persepsi sistem teknologi yang relatif. Analisis Faktor Eksploratori (EFA) digunakan untuk menganalisis kumpulan data dari 110 responden menggunakan pengambilan sampel acak melalui kuesioner yang dimodifikasi. Penelitian ini mengungkap bahwa persepsi kebermanfaatan, persepsi manfaat, persepsi kepercayaan, pengaruh sosial, kondisi fasilitasi, dan persepsi biaya memengaruhi adopsi saluran pembayaran elektronik BIR dalam pembayaran pajak penghasilan oleh wajib pajak perseorangan di Kota Davao.

Faktor-faktor yang memengaruhi adopsi saluran pembayaran elektronik dalam pembayaran pajak penghasilan di kalangan wajib pajak perseorangan meliputi persepsi kebermanfaatan, persepsi manfaat, persepsi kepercayaan, pengaruh sosial, kondisi fasilitasi, dan persepsi biaya.Kerangka penelitian yang dikembangkan menunjukkan bahwa faktor-faktor tersebut mendasari struktur adopsi sistem pembayaran elektronik oleh wajib pajak.Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa persepsi biaya memiliki dimensi negatif, di mana responden merasa adanya hambatan finansial dan tingginya biaya transaksi dalam penggunaan sistem tersebut.

Pertama, perlu diteliti bagaimana literasi digital memengaruhi persepsi kepercayaan dan kebermanfaatan terhadap sistem pembayaran pajak elektronik, terutama di daerah rural atau kalangan usia lanjut, untuk memahami hambatan psikologis yang lebih dalam terhadap adopsi teknologi. Kedua, penting untuk mengeksplorasi peran kebijakan insentif fiskal, seperti diskon pajak atau cashback, dalam mengurangi persepsi biaya tinggi dan mendorong transisi dari pembayaran manual ke sistem digital. Ketiga, sebaiknya dilakukan penelitian tentang integrasi sistem pembayaran elektronik dengan platform keuangan nasional, seperti aplikasi dompet digital yang populer, untuk menganalisis bagaimana kenyamanan dan kebiasaan penggunaan teknologi sehari-hari dapat meningkatkan niat adopsi sistem perpajakan digital secara luas. Studi-studi ini akan memberikan gambaran komprehensif tentang intervensi teknologi, kebijakan, dan budaya yang dapat diterapkan untuk mempercepat transformasi digital di bidang perpajakan, khususnya bagi non-adopters yang masih bergantung pada cara tradisional. Dengan pendekatan yang menyeluruh, otoritas pajak dapat merancang strategi yang lebih inklusif dan efektif dalam mendorong penggunaan sistem e-payment secara masif.

  1. Dimensions in the Adoption of Philippine Tax E-Payment Channels in Paying Income Taxes Among Individual... doi.org/10.52728/ijtc.v4i4.796Dimensions in the Adoption of Philippine Tax E Payment Channels in Paying Income Taxes Among Individual doi 10 52728 ijtc v4i4 796
  1. #integrasi sistem#integrasi sistem
  2. #gotong royong#gotong royong
Read online
File size315.08 KB
Pages17
Short Linkhttps://juris.id/p-wS
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test