TRILOGITRILOGI

Jurnal Sistem Informasi dan Sains TeknologiJurnal Sistem Informasi dan Sains Teknologi

Perkembangan teknologi informasi yang pesat telah mendorong lahirnya berbagai aplikasi media sosial baru, salah satunya adalah Threads yang dikembangkan oleh Meta. Threads menarik perhatian kalangan remaja, namun menghadapi kendala teknis seperti bug, error, crash, algoritma tidak relevan, notifikasi spam, dan batasan karakter, yang dapat mempengaruhi penerimaan pengguna. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis tingkat penerimaan aplikasi Threads di kalangan remaja di kota Palembang dengan menggunakan pendekatan TAM 3. Data dikumpulkan melalui kuesioner online terhadap 100 responden yang ditentukan dengan teknik purposive sampling, dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Square - Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan software SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari total 19 hipotesis yang diuji, sebanyak 12 hipotesis dinyatakan berpengaruh signifikan (p-value < 0,05) dan 7 hipotesis tidak signifikan (p-value ≥ 0,05). Faktor yang terbukti berpengaruh signifikan dalam penerimaan aplikasi Threads adalah Perceived Usefulness (PU), Perceived Ease of Use (PEOU), Behavioral Intention (BI), Subjective Norm (SN), Computer Self-Efficacy (CSE), Computer Playfulness (CP), Output Quality (OQ), dan Voluntariness (VOL). Temuan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih mendalam penerimaan aplikasi Threads pada kalangan remaja.

Penelitian ini berhasil mengidentifikasi faktor penerimaan aplikasi Threads pada remaja menggunakan TAM 3.Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa 12 hipotesis diterima, termasuk BI, CSE, CP, IMG, OQ, PEOU, PEOC, PU, RD, SN, dan VOL, yang berpengaruh signifikan terhadap kemudahan penggunaan, manfaat yang dirasakan, kualitas hasil, serta dorongan dari faktor internal seperti kepercayaan diri dan rasa ingin tahu.Hipotesis yang tidak signifikan, seperti SN terhadap BI dan JR terhadap PU, menunjukkan bahwa keputusan pengguna lebih dipengaruhi oleh persepsi diri sendiri daripada tekanan sosial.Implikasi praktis dari penelitian ini adalah model TAM 3 secara efektif mampu menjelaskan penerimaan aplikasi Threads oleh remaja, sehingga hasil yang diperoleh dapat menunjukkan bahwa aplikasi Threads diterima baik dalam penggunaannya pada kalangan remaja di kota Palembang.

1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak masalah teknis seperti bug dan notifikasi spam terhadap penerimaan pengguna Threads dengan metode kualitatif. 2. Perlu dilakukan perbandingan antara Threads dengan aplikasi media sosial lainnya untuk mengevaluasi faktor unik yang memengaruhi adopsi pengguna. 3. Penelitian dapat mengembangkan model TAM 3 dengan memasukkan variabel baru seperti pengalaman pengguna atau peran media sosial dalam pembentukan identitas remaja, sehingga memberikan perspektif lebih komprehensif tentang penerimaan teknologi.

  1. Using Technology Acceptance Model 3 (TAM 3) at Selected Private Technical High School: Google Drive Storage... doi.org/10.31849/utamax.v3i2.6746Using Technology Acceptance Model 3 TAM 3 at Selected Private Technical High School Google Drive Storage doi 10 31849 utamax v3i2 6746
  2. Analisis Penerimaan Aplikasi Ajaib dengan Menggunakan Technology Acceptance Model 3 (TAM 3) | Economic... mes-bogor.com/journal/index.php/mrj/article/view/404Analisis Penerimaan Aplikasi Ajaib dengan Menggunakan Technology Acceptance Model 3 TAM 3 Economic mes bogor journal index php mrj article view 404
Read online
File size1.14 MB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test