FIKES UMWFIKES UMW
Miracle Journal of Public HealthMiracle Journal of Public HealthBadan Penyelenggara Jaminan Kesehatan menetapkan kewajiban membayar iuran yang harus di ikuti masyarakat guna mendapatkan jaminan kesehatan. Namun seiring berjalannya waktu banyak peserta BPJS yang menunggak membayar iuran BPJS-nya. Pada bulan Juni 2018 terdapat 711 jiwa yang masih menunggak pembayaran iuran BPJS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penunggakan pembayaran iuran BPJS kesehatan mandiri di Puskesmas Abeli Kota Kendari. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan rancangan cross sectional study. Populasi adalah seluruh peserta BPJS yang menunggak di Puskesmas Abeli Kota Kendari sebanyak 711. Jumlah sampel sebanyak 88 responden. Penelitian ini menggunakan uji Chi-square. Hasil uji statistik pada tingkat signifikasi α = 0,05, diperoleh hasil ada hubungan cukup kuat antara pengetahuan dengan penunggakan pembayaran iuran BPJS (p-value = 0,000), ada hubungan cukup kuat antara pendapatan dengan penunggakan pembayaran iuran BPJS (p-value = 0,000), ada hubungan cukup kuat antara persepsi dengan penunggakan pembayaran iuran BPJS (p-value = 0,000). Kesimpulan menunjukkan bahwa penunggakan pembayaran iuran BPJS berhubungan dengan semua variabel penelitian. Oleh karena itu disarankan perlu adanya sosialisasi dari pihak BPJS agar peserta lebih memahami tentang BPJS sehingga dalam pembayaran iuran peserta BPJS tidak menunggak.
Selain itu, terdapat hubungan cukup kuat antara pendapatan dengan penunggakan pembayaran iuran BPJS di wilayah kerja yang sama.Kesimpulannya, semua variabel penelitian berhubungan signifikan dengan penunggakan iuran BPJS.
Penelitian lanjutan sebaiknya mengeksplorasi efektivitas program sosialisasi BPJS dengan menggunakan desain eksperimen terkontrol untuk mengukur perubahan tingkat kepatuhan setelah intervensi edukatif, sehingga dapat memberikan bukti empiris tentang strategi komunikasi yang paling efektif. Selanjutnya, studi kualitatif yang mendalam tentang motivasi pribadi dan hambatan ekonomi peserta BPJS dapat memperkaya pemahaman mengenai faktor-faktor tidak terukur yang memengaruhi penunggakan, khususnya di daerah dengan tingkat kemiskinan tinggi. Terakhir, peneliti dapat mengembangkan model prediktif berbasis machine learning yang memanfaatkan data demografis, riwayat pembayaran, dan variabel sosial‑ekonomi untuk memprediksi risiko penunggakan secara real‑time, yang dapat membantu pihak BPJS menargetkan intervensi proaktif kepada kelompok berisiko tinggi.
| File size | 253.97 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UMKLAUMKLA Hasil studi menunjukkan peningkatan keterampilan dan pengetahuan perawat berdampak positif pada hasil pasien. Dukungan manajerial dan sumber daya memadaiHasil studi menunjukkan peningkatan keterampilan dan pengetahuan perawat berdampak positif pada hasil pasien. Dukungan manajerial dan sumber daya memadai
UMKLAUMKLA Analisis statistik menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dan perilaku positif dalam pencegahan stunting, mengindikasikanAnalisis statistik menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dan perilaku positif dalam pencegahan stunting, mengindikasikan
UMKLAUMKLA Sampel terdiri dari 12 pasien post operasi di Ruang Pemulihan RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo yang menjalani prosedur pembedahan dengan anestesi spinal.Sampel terdiri dari 12 pasien post operasi di Ruang Pemulihan RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo yang menjalani prosedur pembedahan dengan anestesi spinal.
UMKLAUMKLA Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, didapatkan bahwa rata-rata umur ibu balita 31.50 tahun, sedangkan umur balita dengan rata-rata 20. Semua respondenBerdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, didapatkan bahwa rata-rata umur ibu balita 31.50 tahun, sedangkan umur balita dengan rata-rata 20. Semua responden
UMKLAUMKLA Pelatihan untuk meningkatkan kemampuan perawat dan caregiver dalam melakukan pijat abdominal sangat penting untuk manajemen konstipasi non-farmakologis.Pelatihan untuk meningkatkan kemampuan perawat dan caregiver dalam melakukan pijat abdominal sangat penting untuk manajemen konstipasi non-farmakologis.
UMKLAUMKLA Terapi nonfarkamologis penderita diabetes salah satunya adalah penggunaan electrical stimultan. Penerapan electrical stimultan pada pasien diabetes mellitusTerapi nonfarkamologis penderita diabetes salah satunya adalah penggunaan electrical stimultan. Penerapan electrical stimultan pada pasien diabetes mellitus
UMKLAUMKLA According to the World Health Organization (WHO) there are about 422 million people worldwide suffering from diabetes. The purpose of this study was toAccording to the World Health Organization (WHO) there are about 422 million people worldwide suffering from diabetes. The purpose of this study was to
UMKLAUMKLA KNC-Emergency merupakan salah satu organisasi yang berperan aktif dalam penanganan menjadi tim medis, maka dari itu perlu mengembangkan pengetahuan danKNC-Emergency merupakan salah satu organisasi yang berperan aktif dalam penanganan menjadi tim medis, maka dari itu perlu mengembangkan pengetahuan dan
Useful /
UNITAS PDGUNITAS PDG Percobaan ini dilakukan dari bulan Agustus sampai November 2024 di Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan pada ketinggianPercobaan ini dilakukan dari bulan Agustus sampai November 2024 di Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan pada ketinggian
JIMF BIJIMF BI Di sisi lain, kami percaya bahwa kurangnya cakupan penuh mungkin menjelaskan ketidaktanggapan deposan besar ini. Hasil juga menunjukkan bahwa setelah pengenalan,Di sisi lain, kami percaya bahwa kurangnya cakupan penuh mungkin menjelaskan ketidaktanggapan deposan besar ini. Hasil juga menunjukkan bahwa setelah pengenalan,
JIMF BIJIMF BI Results indicate that Sharia hospitals report higher levels of patient satisfaction and loyalty compared to non-Sharia hospitals, with significant emphasisResults indicate that Sharia hospitals report higher levels of patient satisfaction and loyalty compared to non-Sharia hospitals, with significant emphasis
UNTAG SMDUNTAG SMD 8%. Hal ini menunjukkan bahwa tingginya regulasi emosi menentukan rendahnya stres akademik. Sebaliknya, rendahnya regulasi emosi menentukan tingginya stres8%. Hal ini menunjukkan bahwa tingginya regulasi emosi menentukan rendahnya stres akademik. Sebaliknya, rendahnya regulasi emosi menentukan tingginya stres