IOCSCIENCEIOCSCIENCE

VertexVertex

Pemilihan konsentrasi jurusan di tingkat pendidikan tinggi adalah tahap penting dalam pengembangan pendidikan seseorang, melibatkan berbagai faktor subjektif seperti minat, kemampuan, tujuan karier, dan preferensi mata pelajaran. Untuk mengatasi kompleksitas proses ini, kami mengusulkan pengembangan Sistem Dukungan Keputusan (SPK) berbasis Fuzzy Logic yang dapat memberikan rekomendasi konsentrasi jurusan yang lebih sesuai dengan profil mahasiswa. Dalam penelitian ini, kami merancang dan mengimplementasikan model DSS yang menggunakan metode Fuzzy Logic untuk mengatasi ketidakpastian dan kebingungan dalam memilih konsentrasi jurusan. Fungsi keanggotaan yang telah ditentukan menggambarkan derajat keanggotaan di setiap himpunan yang relevan. Aturan fuzzy dibentuk berdasarkan pengetahuan domen dan data historis, dan diaplikasikan dalam proses inferensi untuk menghasilkan rekomendasi konsentrasi jurusan. Fuzzy Logic dalam membangun Sistem Dukungan Keputusan dapat memperbaiki proses pemilihan konsentrasi jurusan.

Sistem Dukungan Keputusan berbasis Fuzzy Logic dapat membantu mahasiswa dalam memilih konsentrasi jurusan yang sesuai dengan minat, kemampuan, tujuan karier, preferensi mata pelajaran, dan nilai-nilai pribadi mereka.Metode ini mampu mengelola ketidakpastian dan kebingungan dalam proses pemilihan jurusan.Contoh numerikal menunjukkan bahwa sistem ini dapat memberikan rekomendasi yang sistematis.Namun, pemodelan ini memerlukan lebih banyak pengembangan dan pengujian lebih lanjut untuk memastikan efektivitasnya di konteks pendidikan tinggi.

Untuk penelitian masa depan, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang bagaimana Fuzzy Logic dapat digunakan untuk menyesuaikan rata-rata nilai academics student dalam memilih konsentrasi jurusan. Selain itu, perlu dikaji lebih dalam tentang pengaruh variabel lain yang belum terintegrasi dalam sistem saat ini, dan bagaimana menangani dataset yang lebih besar. Sehingga, sistem dukungan keputusan dapat menjadi lebih customize sesuai dengan konteks setiap perguruan tinggi. Hal ini bisa dilakukan dengan mencermati data pemilihan konsentrasi historis di berbagai universitas untuk membangun aturan fuzzy yang lebih tepat dan akurat. Penelitian lanjutan juga perlu menyentil pengembangan algoritma yang lebih canggih untuk lebih mengoptimalkan proses inferensi fuzzy, sehingga kesepakatan rekomendasi jurusan dapat lebih tepat dengan kebutuhan mahasiswa individu.

Read online
File size423.24 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test