PENDIDIKANBIOLOGIUKAWPENDIDIKANBIOLOGIUKAW
INDIGENOUS BIOLOGI : JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS BIOLOGIINDIGENOUS BIOLOGI : JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS BIOLOGITaman Wisata Alam Baumata (TWA) adalah salah satu tempat wisata alam yang terletak di Desa Baumata Kecamatan Taebenu, berjarak 16 Km dari Kota Kupang. TWA Baumata merupakan hutan hujan tropik dataran rendah dengan berbagai macam flora dan fauna. Herba adalah tumbuhan pendek dengan tinggi 0,3-2 meter dan berbatang basah karena banyak mengandung air. Penelitian ini menggunakan metode kombinasi transek bergaris dan kuadran pada 4 stasiun: dekat mata air, rerumputan/semak, tegakan pohon, dan bebatuan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 7 famili dan 8 spesies tanaman herba, yaitu famili Asteraceae (Syenedrella nodiflora L, Bindes pilosa L), Amaranthaceae (Amaranthus viridis L), Portulaceae (Portulaca oleraceae L), Euphorbiaceae (Euphorbia hirta L), Polypodiaceae (Pityrograma colemelanus L), Costaceae (Costus spesiosus Smith), dan Araceae (Homalomena occulta L), dengan total 329 individu. Indeks keanekaragaman pada semua stasiun menunjukkan keanekaragaman sedang.
Penelitian di Taman Wisata Alam Baumata menunjukkan bahwa keanekaragaman tumbuhan herba termasuk dalam kategori sedang.Terdapat delapan spesies tanaman herba yang teridentifikasi dari tujuh famili berbeda.Keberadaan tumbuhan herba ini penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan memperkuat struktur tanah hutan.
Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengidentifikasi potensi manfaat ekonomi dari tumbuhan herba di TWA Baumata, seperti pengembangan produk herbal atau sebagai sumber pendapatan alternatif bagi masyarakat sekitar. Selain itu, studi lebih mendalam mengenai interaksi antara tumbuhan herba dengan fauna di TWA Baumata perlu dilakukan untuk memahami peran penting tumbuhan herba dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Penelitian mengenai dampak perubahan iklim terhadap keanekaragaman dan distribusi tumbuhan herba di TWA Baumata juga penting untuk dilakukan, mengingat perubahan iklim dapat mengancam kelestarian tumbuhan herba dan ekosistem secara keseluruhan. Penelitian ini dapat dilakukan dengan membandingkan data keanekaragaman tumbuhan herba saat ini dengan data historis, serta memodelkan potensi perubahan distribusi spesies di masa depan berdasarkan skenario perubahan iklim yang berbeda. Dengan demikian, informasi yang diperoleh dapat digunakan untuk mengembangkan strategi konservasi yang efektif dan berkelanjutan.
| File size | 611.75 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
PENDIDIKANBIOLOGIUKAWPENDIDIKANBIOLOGIUKAW Bawang merah (Allium ascalonicum L. ) merupakan komoditas tanaman hortikultura yang banyak dikonsumsi masyarakat sebagai bumbu masakan dan memiliki nilaiBawang merah (Allium ascalonicum L. ) merupakan komoditas tanaman hortikultura yang banyak dikonsumsi masyarakat sebagai bumbu masakan dan memiliki nilai
UNHUNH Aplikasi Layanan Pelanggan Perusahaan Air Minum terbukti meningkatkan efisiensi operasional, transparansi layanan kepada pelanggan, serta akuntabilitasAplikasi Layanan Pelanggan Perusahaan Air Minum terbukti meningkatkan efisiensi operasional, transparansi layanan kepada pelanggan, serta akuntabilitas
USIUSI Pengembangan ini juga memberikan kontribusi positif terhadap ekonomi masyarakat dengan peningkatan pendapatan, peluang kerja baru, dan diversifikasi sumberPengembangan ini juga memberikan kontribusi positif terhadap ekonomi masyarakat dengan peningkatan pendapatan, peluang kerja baru, dan diversifikasi sumber
UNTAG SMDUNTAG SMD Faktor penghambat pengembangan TWA Baumata adalah rendahnya peran masyarakat dan pemerintah dalam promosi, kurangnya sarana prasarana, dan kesadaran menjagaFaktor penghambat pengembangan TWA Baumata adalah rendahnya peran masyarakat dan pemerintah dalam promosi, kurangnya sarana prasarana, dan kesadaran menjaga
PPBPPB Materi pelatihan meliputi kebijakan pemerintah dalam pengembangan Desa Wisata Gunung Salak, tata kelola destinasi, teknik berkomunikasi dan berinteraksiMateri pelatihan meliputi kebijakan pemerintah dalam pengembangan Desa Wisata Gunung Salak, tata kelola destinasi, teknik berkomunikasi dan berinteraksi
UNKLABUNKLAB Oleh karena itu penulis ingin menganalisis serta merancang sebuah aplikasi sistem informasi organisasi kemahasiswaan berbasis web pada UNAI dengan menggunakanOleh karena itu penulis ingin menganalisis serta merancang sebuah aplikasi sistem informasi organisasi kemahasiswaan berbasis web pada UNAI dengan menggunakan
UM SURABAYAUM SURABAYA Kedua kelompok mendapat kesempatan sama untuk mengunjungi destinasi. Rating dan penilaian dilakukan melalui 12 pertanyaan. Hasil menunjukkan bahwa ratingKedua kelompok mendapat kesempatan sama untuk mengunjungi destinasi. Rating dan penilaian dilakukan melalui 12 pertanyaan. Hasil menunjukkan bahwa rating
UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH Sebagian besar responden berusia 20-35 tahun dengan pendidikan SMP. Tingkat pengetahuan ibu post partum cenderung sedang, dan keputusan penggunaan alatSebagian besar responden berusia 20-35 tahun dengan pendidikan SMP. Tingkat pengetahuan ibu post partum cenderung sedang, dan keputusan penggunaan alat
Useful /
UICMUICM Kegiatan ini berdampak positif terhadap peningkatan keterampilan masyarakat, perluasan pasar, serta pelestarian budaya lokal melalui media digital. ProgramKegiatan ini berdampak positif terhadap peningkatan keterampilan masyarakat, perluasan pasar, serta pelestarian budaya lokal melalui media digital. Program
SAGITASAGITA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesantunan berbahasa dan berkomunikasi di era globalisasi, khususnya melalui aplikasi Facebook. Seiring denganPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesantunan berbahasa dan berkomunikasi di era globalisasi, khususnya melalui aplikasi Facebook. Seiring dengan
UNTAG SMDUNTAG SMD Percobaan ini bertujuan untuk mencari dosis pupuk Si terbaik terhadap perubahan kandungan unsur hara tanah, pertumbuhan tanaman dan hasil panen tanamanPercobaan ini bertujuan untuk mencari dosis pupuk Si terbaik terhadap perubahan kandungan unsur hara tanah, pertumbuhan tanaman dan hasil panen tanaman
UNKLABUNKLAB Faktor fungsionalitas menjadi yang paling dominan, diikuti oleh reputasi, aksesibilitas, promosi, dan manajemen uang. Hasil ini mengindikasikan bahwa kemudahanFaktor fungsionalitas menjadi yang paling dominan, diikuti oleh reputasi, aksesibilitas, promosi, dan manajemen uang. Hasil ini mengindikasikan bahwa kemudahan