ITPLNITPLN

ENERGI & KELISTRIKANENERGI & KELISTRIKAN

Kebutuhan intensitas cahaya merupakan salah satu aspek yang sangat penting di dalam ruangan, karena jika kebutuhan intensitas cahaya pada ruangan tidak sesuai dengan standar yang telah ditetapkan maka akan menimbulkan permasalahan dan berdampak buruk untuk penglihatan mata serta tidak baik untuk keadaan sekitar berdasarkan ketentuan SNI 03 – 6575 Tahun 2001. Peneliti melakukan penelitian tentang kajian intensitas cahaya dengan menggunakan metode regresi linier pada 40 rumah hunian untuk dapat mengetahui berapa persen pada rumah hunian yang sudah sesuai kebutuhan intensitas cahayanya berdasarkan standar sebelum dan setelah dilakukan regresi serta dapat mengetahui persentase penghematan dari penggunaan energi (kWh) lampu dengan metode regresi linier. Dapat diperoleh dari 40 sampel rumah hasil data pengukuran sebelum diregresikan bahwa kebutuhan intensitas cahaya yang sudah sesuai standar hanya terdapat 1 rumah atau 2,5% sedangkan untuk kebutuhan intensitas cahaya yang sudah sesuai setelah diregresikan pada semua ruangan terdapat kenaikan menjadi 21 rumah atau 52,5%. Dari hasil perhitungan diperoleh persentase penghematan pemakaian energi listrik setelah diregresikan dengan jenis lampu eksisting yaitu sebesar 14,8% atau energinya lebih hemat 3,492 kWh.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa sebelum regresi, hanya 2,5% rumah hunian yang memenuhi standar intensitas cahaya.Setelah regresi, angka tersebut meningkat menjadi 52,5%.Selain itu, penelitian ini menunjukkan adanya penghematan energi sebesar 14,8% atau 3,492 kWh setelah dilakukan regresi dengan jenis lampu yang sudah ada.

Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan sistem aplikasi yang mempermudah pemilik rumah dalam menentukan penggunaan intensitas cahaya yang optimal, dengan mempertimbangkan luas ruangan sebagai variabel penting. Selain itu, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengintegrasikan data dari sensor cahaya dan sensor hunian untuk menciptakan sistem pencahayaan adaptif yang secara otomatis menyesuaikan intensitas cahaya berdasarkan kebutuhan dan keberadaan orang di dalam ruangan. Terakhir, penelitian dapat diperluas dengan menguji efektivitas berbagai jenis lampu pintar dan teknologi kontrol pencahayaan dalam mencapai penghematan energi yang lebih signifikan, serta menganalisis dampak psikologis dari kualitas pencahayaan terhadap kenyamanan dan produktivitas penghuni rumah. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi energi dan kualitas hidup di lingkungan hunian.

  1. One moment, please.... one moment please wait request verified doi.org/10.35335/cit.Vol14.2022.231.pp10-15One moment please one moment please wait request verified doi 10 35335 cit Vol14 2022 231 pp10 15
  2. Analisis Intensitas Cahaya di Dalam Ruangan dengan Menggunakan Aplikasi Smart Luxmeter Berbasis Android... doi.org/10.20961/jmpf.v12i2.51474Analisis Intensitas Cahaya di Dalam Ruangan dengan Menggunakan Aplikasi Smart Luxmeter Berbasis Android doi 10 20961 jmpf v12i2 51474
  3. Pola Kesesuaian Penggunaan Lampu Terhadap Intensitas Cahaya Dengan Metode Regresi Linier | ENERGI &... doi.org/10.33322/energi.v16i1.2463Pola Kesesuaian Penggunaan Lampu Terhadap Intensitas Cahaya Dengan Metode Regresi Linier ENERGI doi 10 33322 energi v16i1 2463
  4. Simple Linear Regression Method to Predict Cooking Oil Prices in the Time of Covid-19 | Hasibuan | Logaritma... jurnal.uinsyahada.ac.id/index.php/LGR/article/view/5319Simple Linear Regression Method to Predict Cooking Oil Prices in the Time of Covid 19 Hasibuan Logaritma jurnal uinsyahada ac index php LGR article view 5319
Read online
File size421.12 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test