JOURNAL JPSJOURNAL JPS

Journal of Pharmaceutical and SciencesJournal of Pharmaceutical and Sciences

The rhizome of turmeric (Curcuma longa L.) contains curcumin as the principal bioactive compound responsible for its diverse pharmacological activities. Therefore, the analysis of curcumin content is essential for the quality control of herbal medicines. This study aimed to determine the curcumin content in five turmeric herbal medicine samples obtained from herbal vendors in the Kartasura area. Thin-layer chromatography (TLC) was employed for qualitative identification, while visible spectrophotometry was used for quantitative analysis. Samples were selected using purposive sampling and extracted with chloroform, followed by evaporation using a water bath and reconstitution in 96% ethanol. Quantitative analysis was performed by measuring curcumin content on days 1, 2, and 3 of storage to evaluate content stability. Qualitative TLC analysis was conducted using silica gel 60 F254 as the stationary phase and a mobile phase consisting of ethanol, glacial acetic acid, and chloroform (94:5:1, v/v/v). The TLC results confirmed the presence of three curcuminoid compounds curcumin, demethoxycurcumin, and bisdemethoxycurcumin with consistent Rf values observed under UV light at 254 nm and 366 nm. Quantitative analysis using visible spectrophotometry showed significant differences in curcumin content among samples (p < 0.001) based on one-way ANOVA. Method validation demonstrated excellent linearity (R² = 0.9995), acceptable accuracy (mean recovery of 109.67%), good precision (RSD of 1.80%), and sensitivity with LOD and LOQ values of 0.128 ppm and 0.388 ppm, respectively. These findings indicate that the validated spectrophotometric method is suitable for determining curcumin content in turmeric-based herbal medicines. Variations in curcumin levels among samples may be attributed to differences in raw material quality and manufacturing processes.

Metode spektrofotometri visibel yang diterapkan dalam penelitian ini telah memenuhi semua parameter validasi yang ditetapkan, meliputi linearitas, akurasi, presisi, serta batas deteksi dan batas kuantifikasi.Analisis kuantitatif menunjukkan kadar kurkumin bervariasi signifikan antar sampel.Hasil uji ANOVA menunjukkan adanya perbedaan kadar yang signifikan secara statistik antar sampel.Penelitian ini mengidentifikasi tidak adanya standarisasi dalam proses pembuatan jamu gendong.

Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang menyebabkan variasi kadar kurkumin dalam jamu kunyit asam, seperti perbedaan kualitas bahan baku kunyit dari berbagai daerah atau pengaruh teknik pengolahan yang berbeda. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan kadar kurkumin dalam jamu kunyit asam yang diproduksi secara tradisional dengan yang diproduksi secara modern untuk mengevaluasi dampak proses produksi terhadap kandungan kurkumin. Terakhir, penelitian mengenai stabilitas kurkumin dalam jamu kunyit asam selama penyimpanan dalam berbagai kondisi (suhu, cahaya, kemasan) perlu dilakukan untuk menentukan umur simpan produk dan memberikan rekomendasi penyimpanan yang tepat guna menjaga kualitas dan efektivitasnya.

  1. Karakterisasi Ekstrak Kurkumin dari Kunyit Putih (Kaemferia rotunda L.) dan Kunyit Kuning (Curcuma domestica... journal.ugm.ac.id/agritech/article/view/41345Karakterisasi Ekstrak Kurkumin dari Kunyit Putih Kaemferia rotunda L dan Kunyit Kuning Curcuma domestica journal ugm ac agritech article view 41345
  2. VALIDASI METODE PENGUJIAN KADAR AIR DENGAN ANALISIS PERBANDINGAN AKURASI DAN PRESISI | Fatmawati | Serambi... doi.org/10.32672/sjat.v5i1.6214VALIDASI METODE PENGUJIAN KADAR AIR DENGAN ANALISIS PERBANDINGAN AKURASI DAN PRESISI Fatmawati Serambi doi 10 32672 sjat v5i1 6214
  3. Penentuan Kadar Ketoprofen Generik Dan Nama Dagang Dengan Metode Spektrofotometri-UV | Jurnal Ilmu Kesehatan... doi.org/10.55606/jikg.v1i3.1504Penentuan Kadar Ketoprofen Generik Dan Nama Dagang Dengan Metode Spektrofotometri UV Jurnal Ilmu Kesehatan doi 10 55606 jikg v1i3 1504
  4. Pengembangan dan Validasi Prosedur Pengukuran Logam Timbal (Pb) dalam Makanan Pendamping Air Susu Ibu... doi.org/10.20961/alchemy.16.1.35190.25-37Pengembangan dan Validasi Prosedur Pengukuran Logam Timbal Pb dalam Makanan Pendamping Air Susu Ibu doi 10 20961 alchemy 16 1 35190 25 37
  5. Validasi Metode Analisis Logam Merkuri (Hg) Terlarutn pada Air Permukaan dengan Automatic Mercury Analyzer... doi.org/10.22146/ijl.v2i3.57047Validasi Metode Analisis Logam Merkuri Hg Terlarutn pada Air Permukaan dengan Automatic Mercury Analyzer doi 10 22146 ijl v2i3 57047
Read online
File size686.51 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test