STEKOMSTEKOM
Kompak :Jurnal Ilmiah Komputerisasi AkuntansiKompak :Jurnal Ilmiah Komputerisasi AkuntansiTransfer pricing adalah kebijakan yang digunakan saat menetapkan harga transfer sebuah transaksi, baik berupa barang, jasa, aset tak wujud maupun transaksi keuangan, dan kerap dilakukan pada dunia industry. Praktik transfer pricing dapat tercermin dalam aspek perencanaan pajak, mekanisme bonus, penilaian aset tak berwujud, dan insentif tunneling. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah perencanaan pajak, mekanisme bonus, penetapan nilai intangible assets, dan tunneling incentive merupakan variabel yang berpengaruh terhadap praktik transfer pricing. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 136 industri, dan 80 sampel diperoleh dari perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk periode 2018-2021. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data panel dengan bantuan alat EViews 9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme bonus berpengaruh negatif terhadap transfer pricing, tetapi perencanaan pajak, intangible asset, dan tunneling incentive berpengaruh positif terhadap transfer pricing.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah perencanaan pajak, mekanisme bonus, penetapan nilai intangible assets, dan tunneling incentive merupakan variabel yang berpengaruh terhadap praktik transfer pricing.Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme bonus berpengaruh negatif terhadap transfer pricing, tetapi perencanaan pajak, intangible asset, dan tunneling incentive berpengaruh positif terhadap transfer pricing.Untuk penelitian lanjutan, proksi tambahan dapat digunakan untuk mengukur transfer pricing.Salah satu contohnya adalah indeks pendekatan jumlah-skor, yang menggabungkan delapan item dari laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan.Selain itu, variabel independen yang mungkin diteliti terkait dengan transfer pricing termasuk spesialisasi KAP, persentase komisaris independen, dan proksi untuk aset tidak berwujud seperti biaya penelitian.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan menggunakan proksi tambahan untuk mengukur transfer pricing, seperti indeks pendekatan jumlah-skor. Selain itu, penelitian dapat fokus pada variabel independen seperti spesialisasi KAP, persentase komisaris independen, dan proksi untuk aset tidak berwujud seperti biaya penelitian. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi hubungan antara transfer pricing dengan variabel-variabel lain yang belum diteliti secara mendalam, seperti spesialisasi KAP dan persentase komisaris independen. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi lebih dalam memahami praktik transfer pricing dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.
| File size | 457.52 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
BMABERSAMABMABERSAMA Kinerja keuangan diukur menggunakan Return on Assets (ROA) dan Tobins Q untuk merefleksikan perspektif akuntansi dan pasar. Hasil penelitian menunjukkanKinerja keuangan diukur menggunakan Return on Assets (ROA) dan Tobins Q untuk merefleksikan perspektif akuntansi dan pasar. Hasil penelitian menunjukkan
BMABERSAMABMABERSAMA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh parsial dan simultan biaya produksi dan biaya operasional terhadap laba bersih pada PT Akasha WiraPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh parsial dan simultan biaya produksi dan biaya operasional terhadap laba bersih pada PT Akasha Wira
IAIC PUBLISHERIAIC PUBLISHER Pendekatan kuantitatif dengan metode survei digunakan untuk mengumpulkan data dari 96 karyawan perusahaan manufaktur yang dipilih berdasarkan rumus Lemeshow.Pendekatan kuantitatif dengan metode survei digunakan untuk mengumpulkan data dari 96 karyawan perusahaan manufaktur yang dipilih berdasarkan rumus Lemeshow.
MSTI INDONESIAMSTI INDONESIA In this study, the results of the analysis were carried out to draw conclusions about the effect of good corporate governance on company value (a studyIn this study, the results of the analysis were carried out to draw conclusions about the effect of good corporate governance on company value (a study
TRANSPUBLIKATRANSPUBLIKA 481; f² = 0. 524), diikuti oleh efisiensi operasional (β = 0. 296; f² = 0. 433), dan strategi bisnis (β = 0. 253; f² = 0. 884). Temuan menegaskan481; f² = 0. 524), diikuti oleh efisiensi operasional (β = 0. 296; f² = 0. 433), dan strategi bisnis (β = 0. 253; f² = 0. 884). Temuan menegaskan
YRPIPKUYRPIPKU Penelitian ini juga menyoroti evolusi teknik manajemen kualitas, adaptasi metodologi, serta implikasi kebijakan, dan menyajikan peta jalan untuk investigasiPenelitian ini juga menyoroti evolusi teknik manajemen kualitas, adaptasi metodologi, serta implikasi kebijakan, dan menyajikan peta jalan untuk investigasi
LLDIKTI12LLDIKTI12 Indonesia telah mengembangkan ekonomi kreatif sebagai pilar penting pembangunan, dengan subsektor seperti kuliner, fesyen, dan kerajinan memberikan kontribusiIndonesia telah mengembangkan ekonomi kreatif sebagai pilar penting pembangunan, dengan subsektor seperti kuliner, fesyen, dan kerajinan memberikan kontribusi
UKMCUKMC Adapun variabel moderasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah strategi diversifikasi usaha dan kepemilikan manajerial. Teknik analisa data berupaAdapun variabel moderasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah strategi diversifikasi usaha dan kepemilikan manajerial. Teknik analisa data berupa
Useful /
UMSUUMSU Jenis observasi ini adalah observasional percobaan, dengan populasi siswa yang terdiri dari 2 kelas (kelas II 1 dan II 2). Hasil penelitian menunjukkanJenis observasi ini adalah observasional percobaan, dengan populasi siswa yang terdiri dari 2 kelas (kelas II 1 dan II 2). Hasil penelitian menunjukkan
LLDIKTI12LLDIKTI12 Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisisMetode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis
STEKOMSTEKOM Penelitian ini membandingkan kinerja keuangan perusahaan asuransi di Indonesia dengan menggunakan metode Du Pont, mengidentifikasi faktor-faktor yangPenelitian ini membandingkan kinerja keuangan perusahaan asuransi di Indonesia dengan menggunakan metode Du Pont, mengidentifikasi faktor-faktor yang
STEKOMSTEKOM Data dianalisis menggunakan metode uji asumsi klasik. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Diversifikasi Pendapatan Daerah secara parsial tidakData dianalisis menggunakan metode uji asumsi klasik. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Diversifikasi Pendapatan Daerah secara parsial tidak