POLBANGTAN GOWAPOLBANGTAN GOWA

Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan PenyuluhanJurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan

Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan pakan dedak padi fermentasi terhadap pertambahan bobot badan harian, konversi ransum dan konsumsi ransum ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) fase grower. serta mengetahui respons peternak terhadap teknologi tersebut. Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan dedak padi fermentasi sebanyak 30% dalam ransum dapat meningkatkan pertambahan bobot badan harian, konversi ransum dan konsumsi ransum. Pelaksanaan penyuluhan terkait hasil penelitian cukup efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan perubahan sikap responden dengan nilai efektivitas penyuluhan sebesar 35,18%, yang berarti berada pada kriteria cukup efektif.

Berdasarkan hasil pengkajian yang telah dilaksanakan, Penambahan dedak padi fermentasi sebanyak 30% memberikan hasil terbaik pada pertambahan berat badan harian, konsumsi ransum dan konversi ransum, ayam KUB Fase Grower.Respons peternak terhadap pemamfaatan pakan dedak padi fermentasi untuk pertambahan bobot badan ayam KUB fase grower, terjadi peningkata pada aspek pengetahuan sebesar 23,8%, aspek keterampilan mengalami peningkatan sebesar 22,00% dan aspek sikap mengalami perubahan sebesar 15% dengan efektivitas penyuluhan sebesar 35,18%, yang berarti berada pada kriteria cukup efektif.

Mengingat hasil penelitian menunjukkan efektivitas dedak padi fermentasi dalam meningkatkan performa ayam KUB fase grower, namun terdapat keraguan peternak terkait adopsi teknologi, penelitian lanjutan dapat berfokus pada analisis ekonomi mendalam. Penting untuk mengkaji secara komprehensif perbandingan biaya dan manfaat penggunaan dedak padi fermentasi dibandingkan pakan komersial atau dedak biasa, termasuk proyeksi keuntungan jangka panjang bagi peternak. Ini akan membantu memecah hambatan psikologis dan finansial yang mungkin menghalangi peternak untuk beralih. Selain itu, cakupan penelitian dapat diperluas untuk memahami dampak dedak padi fermentasi tidak hanya pada fase grower, tetapi juga pada fase starter dan finisher ayam KUB, atau bahkan potensi pengaruhnya terhadap kualitas daging dan produksi telur pada ayam KUB petelur. Hal ini akan memberikan gambaran yang lebih utuh tentang manfaat pakan inovatif ini sepanjang siklus hidup ayam. Lebih lanjut, perlu dilakukan eksplorasi metode fermentasi alternatif atau penggunaan mikroorganisme lokal yang mungkin lebih efisien dan ekonomis dibandingkan EM4. Peneliti bisa mencari cara untuk mengoptimalkan formulasi pakan dengan mengombinasikan dedak padi fermentasi dengan bahan pakan lokal lain yang berpotensi namun belum dimanfaatkan secara maksimal, dengan tujuan menciptakan pakan yang tidak hanya efektif dari segi nutrisi tetapi juga sangat terjangkau dan berkelanjutan untuk peternak ayam kampung unggul. Studi ini diharapkan mampu memberikan solusi pakan yang lebih aplikatif dan meningkatkan kesejahteraan peternak.

Read online
File size322.37 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test