STIKESKESDAM4DIPSTIKESKESDAM4DIP
JURNAL FISIOTERAPI DAN ILMU KESEHATAN SISTHANAJURNAL FISIOTERAPI DAN ILMU KESEHATAN SISTHANAPendahuluan: Fraktur adalah kondisi yang terjadi ketika integritas dan kekuatan tulang rusak akibat penyakit invasif atau proses biologis yang merusak. Kondisi sekitar tulang merupakan penentu apakah fraktur bersifat lengkap atau tidak lengkap. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi fisioterapi dalam mengatasi penurunan nyeri pada kasus pasca-ORIF femur dekstra akibat fraktur femur dekstra. Metode: Latihan aktif, latihan pasif, ankle pumping, static quadriceps, dan mobilisasi dini diberikan kepada pasien selama 4 minggu. Hasil: Evaluasi dilakukan menggunakan ROM (Range of Motion), Manual Muscle Testing, antropometri, dan Numeric Rating Scale. Kesimpulan: Terdapat peningkatan pada ROM (Range of Motion), Manual Muscle Testing, antropometri, dan Numeric Rating Scale selama 4 minggu.
M, usia 32 tahun, mengeluhkan nyeri pada luka insisi dan kesulitan menggerakkan tungkai bawah pasca-ORIF femur dekstra.Setelah tindakan fisioterapi yang meliputi latihan aktif, latihan pasif, ankle pumping, static quadriceps, mobilisasi dini, dan program di rumah, didapatkan penurunan nyeri dan edema, serta peningkatan lingkup gerak sendi (LGS), menunjukkan kemajuan signifikan dalam mengatasi masalah pada kasus ini.
Penelitian ini memberikan gambaran awal tentang manfaat fisioterapi pada satu kasus fraktur paha setelah operasi. Namun, untuk benar-benar memahami seberapa efektif program ini bagi banyak orang, ada beberapa pertanyaan menarik yang bisa diteliti lebih lanjut. Pertama, akan sangat berguna untuk melakukan penelitian dengan jumlah pasien yang lebih banyak dan membandingkan hasil dari program fisioterapi yang sama dengan kelompok pasien yang menerima perawatan standar, atau bahkan dengan kelompok yang tidak menjalani fisioterapi intensif. Ini bisa membantu kita melihat apakah metode yang diterapkan benar-benar lebih unggul dalam mengurangi nyeri, meningkatkan kekuatan otot, dan mengembalikan rentang gerak. Kedua, karena studi ini hanya mengamati pasien selama empat minggu, penting untuk menelusuri bagaimana kondisi pasien setelah periode yang lebih lama, misalnya enam bulan atau satu tahun pasca-operasi. Apakah perbaikan yang terlihat di awal tetap bertahan? Apakah ada komplikasi jangka panjang yang bisa dicegah atau diminimalisir dengan fisioterapi ini? Memahami hasil jangka panjang sangat krusial untuk membuat rekomendasi yang kuat. Terakhir, karena program fisioterapi yang diberikan terdiri dari beberapa jenis latihan (aktif, pasif, ankle pumping, static quadriceps, dan mobilisasi dini), akan sangat informatif jika kita dapat mengidentifikasi komponen mana dari terapi ini yang paling berpengaruh terhadap pemulihan. Misalnya, apakah ada satu jenis latihan yang memberikan kontribusi terbesar dalam mengurangi nyeri atau meningkatkan mobilitas? Pengetahuan ini bisa membantu para terapis untuk merancang program yang lebih fokus dan personal, yang mungkin lebih efisien dan efektif bagi setiap pasien, menyesuaikan terapi berdasarkan kebutuhan spesifik mereka untuk hasil pemulihan yang optimal.
| File size | 329.78 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
HTPHTP 373 orang. Teknik sampel adalah purposive sampling, total sampel ada 358 orang berdasarkan perhitungan Slobin. Data dianalisis menggunakan Spearman Rank373 orang. Teknik sampel adalah purposive sampling, total sampel ada 358 orang berdasarkan perhitungan Slobin. Data dianalisis menggunakan Spearman Rank
MARANATHAMARANATHA Kasus ini fokus pada sifat modulasi otonom dan antiaritmia dari agen anestesi pada disfungsi neurokardiogenik yang terkait PSA dan menekankan perlunyaKasus ini fokus pada sifat modulasi otonom dan antiaritmia dari agen anestesi pada disfungsi neurokardiogenik yang terkait PSA dan menekankan perlunya
UnwahasUnwahas Studi kasus kontrol dilakukan menggunakan data sekunder dari rekam medis elektronik di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Kariadi antara JanuariStudi kasus kontrol dilakukan menggunakan data sekunder dari rekam medis elektronik di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Kariadi antara Januari
CENDIKIAJENIUS INDCENDIKIAJENIUS IND Kesimpulan: Asuhan keperawatan secara efektif meningkatkan kondisi pasien bronkopneumonia melalui fisioterapi dada, posisioning, dan edukasi keluarga yangKesimpulan: Asuhan keperawatan secara efektif meningkatkan kondisi pasien bronkopneumonia melalui fisioterapi dada, posisioning, dan edukasi keluarga yang
STIK SAMSTIK SAM Penyakit Jantung Iskemik salah satu kondisi yang utamanya muncul adanya penyempitan arteri koroner akibat proses aterosklerosis, spasme, atau kombinasiPenyakit Jantung Iskemik salah satu kondisi yang utamanya muncul adanya penyempitan arteri koroner akibat proses aterosklerosis, spasme, atau kombinasi
POLTEKKES SORONGPOLTEKKES SORONG Kondisi pasien dengan Gagal Ginjal Kronik (GGK) dalam pelaksanaan hemodialisis sering kali diwarnai dengan tingkat kecemasan yang tinggi. Mekanisme kopingKondisi pasien dengan Gagal Ginjal Kronik (GGK) dalam pelaksanaan hemodialisis sering kali diwarnai dengan tingkat kecemasan yang tinggi. Mekanisme koping
POLTEKKES PONTIANAKPOLTEKKES PONTIANAK Penerapan pengetahuan ini berpotensi meminimalkan komplikasi, meningkatkan kualitas layanan rumah sakit, serta kepercayaan masyarakat. Perawat di RSD IdamanPenerapan pengetahuan ini berpotensi meminimalkan komplikasi, meningkatkan kualitas layanan rumah sakit, serta kepercayaan masyarakat. Perawat di RSD Idaman
INSCHOOLINSCHOOL Hasil: Setelah modifikasi, tidak ada sisa makanan (0%), jauh di bawah batas toleransi rumah sakit ≤20%. Kesimpulan: Modifikasi penyajian dan bahan makananHasil: Setelah modifikasi, tidak ada sisa makanan (0%), jauh di bawah batas toleransi rumah sakit ≤20%. Kesimpulan: Modifikasi penyajian dan bahan makanan
Useful /
MARANATHAMARANATHA Diagnosis yang tepat akan menentukan teknik pengambilan benda asing, sehingga tidak memperparah kerusakan jaringan di sekitar. Tujuan dari penyusunan artikelDiagnosis yang tepat akan menentukan teknik pengambilan benda asing, sehingga tidak memperparah kerusakan jaringan di sekitar. Tujuan dari penyusunan artikel
IPBIPB Salah satu kecamatan di Jakarta Selatan, yaitu Jagakarsa, merupakan wilayah berpotensi dalam pengembangan Ruang Terbuka Hijau. Oleh karena itu, dalam penelitianSalah satu kecamatan di Jakarta Selatan, yaitu Jagakarsa, merupakan wilayah berpotensi dalam pengembangan Ruang Terbuka Hijau. Oleh karena itu, dalam penelitian
IPBIPB Berdasarkan data tingkat kecamatan, IKL Kabupaten Bekasi tahun 2021 sebesar 47,56 dengan rincian IKA 46,852, IKU 61,73, dan IKL 22,569. Terdapat perbedaanBerdasarkan data tingkat kecamatan, IKL Kabupaten Bekasi tahun 2021 sebesar 47,56 dengan rincian IKA 46,852, IKU 61,73, dan IKL 22,569. Terdapat perbedaan
IPMIIPMI Untuk penerapan secara lebih luas perlu didasari oleh komitmen kuat dari kader serta proses evaluasi sehingga proses perbaikan akan dilakukan sebelum musimUntuk penerapan secara lebih luas perlu didasari oleh komitmen kuat dari kader serta proses evaluasi sehingga proses perbaikan akan dilakukan sebelum musim