IPMIIPMI
Journal of Sustainable Community Development (JSCD)Journal of Sustainable Community Development (JSCD)Kegiatan pengabdian bertujuan membantu Program Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam mewujudkan masyarakat produktif yang berorientasi ramah lingkungan. Sesuai dengan masalah mitra maka luaran berupa rekayasa sosial berkebun di RT 02/02 Beji Timur. Metode pelaksanaan melalui bekerjasama & sosialisasi dengan Ketua Pengerak PKK serta melibatkan 10 ibu rumah tangga (dasawisma) dalam praktek berkebun. Rekayasa berkebun memanfaatkan lahan tidur serta lahan terbatas antara rumah-rumah warga di RT 02/02. Kebun didesain secara vertikal menggunakan pralon atau kerangka baja ringan & talang plastik. Model memudahkan ibu rumah tangga melakukan aktivitas berkebun serta mudah memindahkan di lahan lain. Manfaat luaran menjembatani kebiasaan berkebun dengan perilaku pro-lingkungan. Diawali dengan pilah sampah kemudian secara kolektif sampah dapur dikomposkan menjadi pupuk. Berbagai jenis sayuran dapat ditanam melalui media kebun vertikal sehingga membantu mewujudkan kemandirian sayuran segar bagi keluarga. Secara spesifik rekayasa berkebun sebagai mekanisme edukasi perilaku pro-lingkungan kepada warga serta penerapan ipteks bagi masyarakat. Secara general rekayasa sosial menginspirasi masyarakat berkebun atau media komunikasi bagi sesama penggiat berkebun. Untuk penerapan secara lebih luas perlu didasari oleh komitmen kuat dari kader serta proses evaluasi sehingga proses perbaikan akan dilakukan sebelum musim tanam berikutnya.
Rekayasa sosial melalui berkebun telah berhasil direalisasikan dalam kegiatan pengabdian masyarakat bersama PKK RT 02/02 Beji Timur Depok, berfungsi sebagai media untuk menjembatani kebiasaan berkebun dengan perilaku pro-lingkungan, diawali dengan pilah sampah dan pengomposan.Secara spesifik, program ini berperan sebagai mekanisme edukasi perilaku pro-lingkungan, meningkatkan penerapan ipteks, serta menginspirasi masyarakat untuk berkebun dan berkomunikasi antar penggiat.Untuk penerapan yang lebih luas dan berkelanjutan, diperlukan komitmen kuat dari kader, evaluasi berkala, serta potensi kerja sama dengan ahli gizi atau komunitas hidroponik agar luaran tidak terbengkalai.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi lebih dalam bagaimana program Sudut Hijau ini bisa terus berkembang dan memberi manfaat lebih luas. Pertama, penting untuk mengkaji secara sistematis faktor-faktor yang mendorong atau menghambat konsistensi ibu rumah tangga dalam merawat kebun vertikal dan menjalankan praktik pilah sampah serta pengomposan. Misalnya, studi dapat meneliti apakah insentif non-finansial, dukungan sosial dari komunitas yang lebih besar, atau pelatihan berkelanjutan yang menyenangkan dapat meningkatkan komitmen jangka panjang peserta, tidak hanya dari sisi praktik berkebun, tetapi juga terhadap perubahan perilaku pro-lingkungan secara keseluruhan. Kedua, potensi integrasi edukasi gizi formal ke dalam program berkebun layak diteliti. Pertanyaan penelitian bisa meliputi sejauh mana pengetahuan tentang manfaat gizi sayuran segar hasil panen sendiri dapat memotivasi keluarga untuk lebih aktif mengonsumsi dan menanam sayuran, serta bagaimana hal ini berdampak pada kualitas asupan gizi anak-anak di lingkungan tersebut. Ketiga, mengingat keterbatasan lahan, penelitian dapat menganalisis kelayakan dan dampak pengenalan teknologi berkebun yang lebih maju seperti hidroponik skala rumah tangga. Ini akan memungkinkan kajian tentang seberapa efektif hidroponik dalam meningkatkan produktivitas lahan sempit, mengurangi penggunaan air, serta potensi ekonomi dari hasil panen surplus bagi keluarga, lengkap dengan identifikasi tantangan adaptasi teknologi oleh masyarakat. Saran-saran ini bertujuan untuk memastikan bahwa inisiatif baik seperti Sudut Hijau tidak hanya berhenti sebagai proyek, tetapi tumbuh menjadi kebiasaan yang berkelanjutan dan bermanfaat nyata bagi kesejahteraan keluarga dan lingkungan.
| File size | 421.87 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
POLKESBANPOLKESBAN Intervensi edukasi gizi memiliki peran strategis dalam mencegah pola makan tidak sehat pada remaja. Penelitian ini bertujuan menggambarkan dan mengevaluasiIntervensi edukasi gizi memiliki peran strategis dalam mencegah pola makan tidak sehat pada remaja. Penelitian ini bertujuan menggambarkan dan mengevaluasi
RADJAPUBLIKARADJAPUBLIKA Hasil menunjukkan bahwa MBG memberikan kontribusi positif terhadap perbaikan status gizi, pergeseran pola konsumsi menuju pilihan lebih sehat, serta peningkatanHasil menunjukkan bahwa MBG memberikan kontribusi positif terhadap perbaikan status gizi, pergeseran pola konsumsi menuju pilihan lebih sehat, serta peningkatan
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Konsumsi ultraprocessed food (UPF) telah meningkat signifikan dalam beberapa dekade terakhir dan dikaitkan dengan berbagai dampak kesehatan. PenelitianKonsumsi ultraprocessed food (UPF) telah meningkat signifikan dalam beberapa dekade terakhir dan dikaitkan dengan berbagai dampak kesehatan. Penelitian
HK PUBLISHINGHK PUBLISHING Melalui pendekatan komparatif dan analisis kritis, penelitian ini menemukan adanya kesenjangan antara law in books dan law in action, yang menuntut hadirnyaMelalui pendekatan komparatif dan analisis kritis, penelitian ini menemukan adanya kesenjangan antara law in books dan law in action, yang menuntut hadirnya
BKUBKU R dengan stroke hemoragik yaitu peningkatan pada nilai saturasi oksigen dan nilai GCS. Diharapkan studi kasus ini dapat menjadi sumber informasi bagi perawatR dengan stroke hemoragik yaitu peningkatan pada nilai saturasi oksigen dan nilai GCS. Diharapkan studi kasus ini dapat menjadi sumber informasi bagi perawat
ASIANPUBLISHERASIANPUBLISHER Maka, gono-gini harus dianalisis secara hukum. Dengan menggunakan dua perspektif dari dua cabang ilmu tersebut tulisan ini menyimpulkan, Ada tiga perspektifMaka, gono-gini harus dianalisis secara hukum. Dengan menggunakan dua perspektif dari dua cabang ilmu tersebut tulisan ini menyimpulkan, Ada tiga perspektif
UINGUSDURUINGUSDUR Tulisan ini menjelaskan bagaimana kemampuan hukum dalam menyesuaikan diri dengan perubahan sosial. Hukum dan masyarakat senantiasa mengalami perubahan,Tulisan ini menjelaskan bagaimana kemampuan hukum dalam menyesuaikan diri dengan perubahan sosial. Hukum dan masyarakat senantiasa mengalami perubahan,
UNIPASBYUNIPASBY Diperlukan model intervensi tepat untuk mengatasi permasalahan untuk meningkatkan cakupan ASI ekslusif sekaligus upaya pencegahan stunting. PengabdianDiperlukan model intervensi tepat untuk mengatasi permasalahan untuk meningkatkan cakupan ASI ekslusif sekaligus upaya pencegahan stunting. Pengabdian
Useful /
UnwahasUnwahas Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh informasi kemanfaatan penggunaan OT dan suplemen terhadap WTP dalam pencegahan NCDs di Kota Yogyakarta.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh informasi kemanfaatan penggunaan OT dan suplemen terhadap WTP dalam pencegahan NCDs di Kota Yogyakarta.
UnwahasUnwahas Nilai dari energi bebas ikatan (ΔG), tetapan hambatan (Ki), dan tipe visibiltas interaksi dicatat sebagai hasil penambatan molekul. Visualisasi tipe interaksiNilai dari energi bebas ikatan (ΔG), tetapan hambatan (Ki), dan tipe visibiltas interaksi dicatat sebagai hasil penambatan molekul. Visualisasi tipe interaksi
UnwahasUnwahas Kualitas hidup pada domain energi, peran emosi, peran fisik, fungsi fisik dan kesehatan umum memiliki kualitas hidup yang rendah paling banyak pada pasienKualitas hidup pada domain energi, peran emosi, peran fisik, fungsi fisik dan kesehatan umum memiliki kualitas hidup yang rendah paling banyak pada pasien
UMSUMS Namun, masih ada kesenjangan penelitian, seperti kurangnya studi tentang gambaran keseluruhan pariwisata desa tradisional (Zheng et al. Dengan menggunakanNamun, masih ada kesenjangan penelitian, seperti kurangnya studi tentang gambaran keseluruhan pariwisata desa tradisional (Zheng et al. Dengan menggunakan