UM SURABAYAUM SURABAYA
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan SastraStilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan SastraDiadi merupakan salah satu warisan budaya lokal yang berasal dari desa Gedung Wani OKU Selatan. Diadi merupakan ritme musik dengan senar gitar tunggal yang berkembang di daerah Ogan Komering Ulu Selatan Desa Gedung Wani Kecamatan Runjung Agung. Lirik dari Diadi ini berupa pantun dengan kata lainnya disebut canggut yang dinyanyikan sedemikian rupa dengan irama gitar tunggal. Pelaksanaan Diadi ini biasanya diadakan pada saat pesta pernikahan Ningkukan (bahasa daerah setempat) dan acara sukuran. Peneliti menganggap perlu meneliti heuristik dan hermeneutik dengan harapan supaya setelah diadakan penelitian ini warisan budaya Diadi bisa dilestarikan. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui makna heuristik dan hermeneutik nyanyian diadi dalam dialek Daya desa Gedung Wani kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan semiotik dan struktural. Sumber data penelitian adalah nyanyian tradisi diadi desa Gedung Wani. Berdasarkan hasil penelitian struktur diadi pembacaan tingkat heuristik dari sepuluh bait diadi terdapat struktur atau susunan, fungsi atau arti dari bait-bait tersebut yang dianalisis berdasarkan susunan yang terdapat dalam diadi tersebut yang disesuaikan dengan bahasa Indonesia. Selanjutnya analisis berdasarkan pembacaan hermeneutik isi nyanyian tradisi diadi ini menceritakan tentang kisah antara dua insan yang ingin menjalin kasih dengan saling menerima segala kekurangan untuk mencapai kehidupan bahagia sampai hidup mati mereka bersama.
Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa nyanyian tradisi diadi dialek Daya Kecamatan Rujung Agung OKU Selatan, struktur dan isi diadi terdiri dari pembacaan heuristik dan pembacaan hermeneutik.Pada pembacaan heuristik ini, diadi dibaca berdasarkan sistem semiotik tingkat pertama atau berdasarkan struktur sedangkan pembacaan hermeneutik yaitu pembacaan tingkat kedua.Hasil analisis pembacaan heuristik, struktur yang terdapat dalam kesepuluh diadi tersebut pembacaannya sesuai dengan struktur normatik karena bahasa yang digunakan dalam diadi adalah bahasa daerah dan struktur atau susunan, fungsi atau arti dari bait-bait yang terdapat dalam diadi diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia.Selanjutnya analisis pembacaan hermeneutik nyanyian tradisi diadi ini menceritakan tentang kisah antara dua insan yang ingin menjalin kasih dengan saling menerima segala kekurangan untuk mencapai kehidupan bahagia sampai hidup mati mereka bersama.
Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam mengenai aspek sosiologis dari nyanyian Diadi, misalnya bagaimana nyanyian ini berperan dalam mempererat hubungan sosial di masyarakat Desa Gedung Wani. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada perbandingan struktur dan makna Diadi dengan nyanyian tradisi serupa dari daerah lain di Sumatera Selatan, untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan yang mungkin ada. Sebagai pengembangan, penelitian dapat mengkaji potensi Diadi sebagai media pembelajaran bahasa dan budaya lokal bagi generasi muda, dengan mengembangkan materi ajar atau program pelestarian budaya berbasis nyanyian ini. Hal ini penting dilakukan mengingat semakin tergerusnya budaya lokal oleh budaya asing, sehingga diperlukan upaya konkret untuk melestarikan dan mengembangkan warisan budaya Diadi agar tetap relevan dan lestari di masa depan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pelestarian budaya lokal dan memperkaya khazanah ilmu pengetahuan di bidang sastra dan budaya.
| File size | 250.15 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
UM SURABAYAUM SURABAYA Kesalahan pada konstruksi kalimat tercatat sebanyak 76.92%, konstruksi frasa hanya mencapai 23.08%. Perbandingan tersebut menunjukkan bahwa pemelajar cenderungKesalahan pada konstruksi kalimat tercatat sebanyak 76.92%, konstruksi frasa hanya mencapai 23.08%. Perbandingan tersebut menunjukkan bahwa pemelajar cenderung
UM SURABAYAUM SURABAYA Karakter yang adalah mandiri, kerja keras, sabar, komitmen, gotong royong, jujur, dan sopan. Nilai yang paling mendominasi dari ketujuh nilai tersebutKarakter yang adalah mandiri, kerja keras, sabar, komitmen, gotong royong, jujur, dan sopan. Nilai yang paling mendominasi dari ketujuh nilai tersebut
STITMAKRIFATULILMISTITMAKRIFATULILMI Biasanya penggunaannya pada upacara adat pernikahan, upacara keagamaan. Untuk memahami tentang penggunaan atau budaya janur kuning ini, peneliti membahasBiasanya penggunaannya pada upacara adat pernikahan, upacara keagamaan. Untuk memahami tentang penggunaan atau budaya janur kuning ini, peneliti membahas
MACHUNGMACHUNG Pembuatan video feature ini tidaklah mudah dikarenakan dengan status candi cetho yang sudah termasuk dalam cagar budaya jawa tengah dan kategori peninggalanPembuatan video feature ini tidaklah mudah dikarenakan dengan status candi cetho yang sudah termasuk dalam cagar budaya jawa tengah dan kategori peninggalan
STTABSTTAB Integrasi makna tersebut digunakan untuk merumuskan model teologi kontekstual yang memadukan pesan Alkitab dengan kekayaan simbolik budaya Jawa. HasilIntegrasi makna tersebut digunakan untuk merumuskan model teologi kontekstual yang memadukan pesan Alkitab dengan kekayaan simbolik budaya Jawa. Hasil
WONOGIRIKABWONOGIRIKAB Variabel yang dikaji meliputi kemampuan berbahasa Jawa dan penginternalisasian nilai kesopanan peserta didik. Cakupan data difokuskan pada peserta didikVariabel yang dikaji meliputi kemampuan berbahasa Jawa dan penginternalisasian nilai kesopanan peserta didik. Cakupan data difokuskan pada peserta didik
UNPANDUNPAND Karena arsitektur neo vernakular memadukan desain modern dengan batu bata dari abad ke-19, strategi ini dipilih. Lokasi yang dipilih untuk perancanganKarena arsitektur neo vernakular memadukan desain modern dengan batu bata dari abad ke-19, strategi ini dipilih. Lokasi yang dipilih untuk perancangan
KURASINSTITUTEKURASINSTITUTE Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesantunan berbahasa di balai pengajian madinatul jalal, meliputi maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksimHasil penelitian menunjukkan bahwa kesantunan berbahasa di balai pengajian madinatul jalal, meliputi maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim
Useful /
LEMBAGA KITALEMBAGA KITA Target khusus dalam pengabdian kepada masyarakat ini yaitu peningkatan pendapatan masyarakat di Desa Baloi Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe, sertaTarget khusus dalam pengabdian kepada masyarakat ini yaitu peningkatan pendapatan masyarakat di Desa Baloi Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe, serta
LEMBAGA KITALEMBAGA KITA Kegiatan ini telah mampu meningkatkan pengetahuan guru tentang pentingnya media pembelajaran serta perkembangan bentuk-bentuk media pembelajaran khususnyaKegiatan ini telah mampu meningkatkan pengetahuan guru tentang pentingnya media pembelajaran serta perkembangan bentuk-bentuk media pembelajaran khususnya
MARANATHAMARANATHA Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh durasi mengunyah dan dosis permen karet xylitol yang berbeda pada berbagai kelompok umur, termasukPenelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh durasi mengunyah dan dosis permen karet xylitol yang berbeda pada berbagai kelompok umur, termasuk
MARANATHAMARANATHA Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorik dengan rancangan acak kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian asam mefenamatPenelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorik dengan rancangan acak kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian asam mefenamat