LEMBAGA KITALEMBAGA KITA

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (JPMN)Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (JPMN)

Keputihan (leukore/fluor albus/vaginal discharge) adalah keluarnya cairan bukan darah yang berlebihan dari kelamin perempuan (vagina). Keputihan sering dianggap biasa oleh masyarakat sehingga tidak ditangani dengan baik namun keputihan ini bisa saja menunjukan adanya suatu penyakit. Keputihan fisiologis dijumpai pada keadaan menjelang dan setelah menstruasi, mendapat rangsangan seksual, kehamilan, saat ovulasi dan stres emosional. Metode pendampingan yang dilakukan yaitu dengan memberikan edukasi kesehatan reproduksi. Hasil pelaksanaan penyuluhan kesehatan yaitu siswi Pesantren Al Muqri Parenduan aktif, antusias mengikuti kegiatan dan aktif dalam berdiskusi tentang kesehatan reproduksi. Peserta kegiatan dapat mengerti tentang tingkat stres terhadap keputihan dan dapat menjelaskan kembali apa yang telah disampaikan.

Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Tentang Tingkat Stres Terhadap Keputihan pada siswi Pesantren Al Muqri Parenduan berjalan dengan baik, sehingga berdasarkan evaluasi siswi sangat antusias mengikuti penyuluhan tersebut baik saat awal acara maupun sampai akhir acara.Kegiatan penyuluhan tersebut sangat baik untuk pengetahuan siswi terhadap pentingnya menjaga kesehatan reproduksi.Di Pesantren hendaknya pengetahuan menjaga kesehatan khususnya kesehatan reproduksi lebih di tekankan lagi, agar tidak ada siswi yang masih kurang mengerti atau kurang paham tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi karena di masa-masa remaja seperti merekalah pengetahuan umum ataupun mendalam sangat penting untuk masa kedepannya.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang berkontribusi terhadap tingkat stres pada remaja putri saat mengalami keputihan, seperti dukungan sosial, pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, dan akses terhadap layanan kesehatan. Kedua, penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen dapat dilakukan untuk menguji efektivitas intervensi yang berbeda dalam mengurangi tingkat stres dan meningkatkan perilaku pencegahan keputihan pada remaja putri. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengalaman dan persepsi remaja putri tentang keputihan dan dampaknya terhadap kualitas hidup mereka, sehingga dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang isu ini dan menginformasikan pengembangan program kesehatan yang lebih relevan dan efektif.

  1. GAMBARAN PENYEBAB TERJADINYA PEMBENGKAKAN PAYUDARA PADA IBU MENYUSUI DI POLINDES DESA MEDDELEN KECAMATAN... ejournalwiraraja.com/index.php/FIK/article/view/505GAMBARAN PENYEBAB TERJADINYA PEMBENGKAKAN PAYUDARA PADA IBU MENYUSUI DI POLINDES DESA MEDDELEN KECAMATAN ejournalwiraraja index php FIK article view 505
Read online
File size390.06 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test