POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR

Prosiding Seminar Nasional - Lomba Karya Tulis Ilmiah Polbangtan BogorProsiding Seminar Nasional - Lomba Karya Tulis Ilmiah Polbangtan Bogor

Salah satu hambatan utama dalam menjamin ketahanan pangan global saat ini adalah perubahan iklim, khususnya di daerah pedesaan dimana pertanian berperan sebagai mesin perekonomian. Instrumen penting untuk mengatasi dampak perubahan iklim terhadap pertanian pedesaan dan meningkatkan ketahanan pangan di lingkungan ini adalah inovasi teknis yang sesuai. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa inovasi teknologi diperlukan untuk membantu adaptasi terhadap variabilitas cuaca buruk yang semakin sering terjadi. Petani kini dapat merespons perubahan iklim dengan lebih berhasil karena pemantauan cuaca yang lebih baik, sistem peringatan dini, dan teknologi pertanian yang sesuai untuk wilayah tersebut. Selain itu, dengan menggunakan pupuk dan pestisida secara lebih hati-hati, mengelola air secara efektif, dan mendiversifikasi perusahaan pertanian, penemuan ini telah mendorong praktik pertanian berkelanjutan. Hasilnya, lingkungan alam di daerah pedesaan tetap terpelihara, yang sangat penting untuk menjaga ketahanan pangan jangka panjang. Namun, masih terdapat kesulitan, terutama dalam memastikan bahwa semua petani di daerah pedesaan, terutama yang tinggal di daerah terpencil, mempunyai akses terhadap peralatan yang tepat. Agar berhasil mengatasi permasalahan perubahan iklim dalam konteks pertanian pedesaan dan ketahanan pangan, dukungan kebijakan yang kuat, kolaborasi lintas sektor, dan keterlibatan internasional sangatlah penting.

Temuan studi ini menunjukkan bahwa inovasi teknis yang tepat telah meningkatkan pertanian pedesaan secara signifikan.Penerapan teknik pertanian berkelanjutan, diversifikasi perusahaan pertanian, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan iklim merupakan faktor penting yang membantu mengatasi masalah ketahanan pangan.Penting untuk melibatkan masyarakat pedesaan, khususnya petani, dalam pengembangan dan penggunaan terobosan teknis yang relevan.Keberhasilan penemuan ini sebagian besar disebabkan oleh keterlibatan aktif masyarakat.Keterlibatan mereka tidak hanya menjamin bahwa penemuan ini benar-benar sesuai dengan kebutuhan regional, namun juga meningkatkan penerimaan dan keberlanjutannya.Selain itu, inovasi teknis yang efektif telah membantu pertanian pedesaan dalam mengatasi masalah perubahan iklim.Risiko dan kepekaan terhadap perubahan iklim yang lebih parah telah dikurangi dengan adanya kapasitas untuk beradaptasi terhadap ketidakpastian cuaca, metode pertanian berkelanjutan, dan diversifikasi perusahaan pertanian.

Untuk meningkatkan ketahanan pangan di daerah pedesaan, penting untuk fokus pada pengembangan dan penerapan teknologi yang tepat guna. Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi cara-cara inovatif untuk meningkatkan akses petani terhadap teknologi ini, terutama di daerah terpencil. Selain itu, studi mendatang dapat menyelidiki dampak sosial dan budaya dari penerapan teknologi tepat guna, serta strategi untuk memastikan keberlanjutan dan penerimaan masyarakat terhadap teknologi tersebut. Dengan kolaborasi lintas sektor dan internasional, kita dapat mempercepat sosialisasi terobosan teknis yang relevan dan memastikan bahwa pertanian pedesaan dapat beradaptasi dengan perubahan iklim secara efektif.

  1. Pembangunan Ekonomi Pertanian Digital Dalam Mendukung Ketahanan Pangan (Studi di Kabupaten Sleman: Dinas... doi.org/10.22146/jkn.57285Pembangunan Ekonomi Pertanian Digital Dalam Mendukung Ketahanan Pangan Studi di Kabupaten Sleman Dinas doi 10 22146 jkn 57285
Read online
File size367.86 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test