UAIUAI

JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORAJURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA

Program Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan salah satu mata pelajaran yang harus diikuti oleh setiap mahasiswa keguruan, termasuk mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Pelaksanaan mata pelajaran PPL berbeda dengan mata pelajaran lainnya yang diikuti di kelas atau dilaksanakan di kampus, baik secara teori maupun praktek. PPL adalah mata pelajaran dalam bentuk praktek pengalaman lapangan sebagaimana kegiatan guru di sekolah-sekolah umumnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitik. Mahasiswa PPL sebagai calon guru harus memiliki empat kompetensi, yaitu: kompetensi pedagogic, kompetensi kepribadian, kompetensi professional, dan kompetensi social. Pengetahuan yang dimiliki oleh mahasiswa PPL, guru pamong, dan dosen pembimbing memiliki peran yang sangat besar dalam pelaksanaan PPL.

Berdasarkan hasil penelitian terhadap mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang melaksanakan program Praktek Pengalaman Lapangan (PPL), dapat diambil kesimpulan sebagai berikut.Rata-rata mahasiswa PPL mendapatkan pengetahuan dan informasi tentang kemampuan belajar mengajar, bermain, menganalisis teori pengembangan anak usia dini berdasarkan tema, merancang kegiatan pengembangan anak usia dini, hingga menyelenggarakan kegiatan pengembangan anak usia dini, dan memanfaatkan teknologi, informasi, dan komunikasi.Mahasiswa PPL mendapatkan pengaruh terbesar dari pengalaman selama belajar di bangku kuliah.Hal ini menunjukkan bahwa mata kuliah di program studi PAUD harus dipertahankan dan ditingkatkan, terutama untuk kegiatan praktek.bertindak sesuai norma, agama, hukum, social, dan kebudayaan nasional Indonesia, menampilkan diri sebagai pribadi jujur, berakhlak mulia, dan teladan bagi anak usia dini dan masyarakat, serta menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap, stabil, dewasa, arif, bijaksana, dan berwibawa.Kompetensi kepribadian mendapatkan pengaruh yang besar dari dosen pembimbing.Dosen pembimbing memberi peranan bukan hanya dalam bentuk administrative, tetapi juga dalam hal ketrampilan mengajar dan semua yang berkenaan dalam pengajaran.Kompetensi mengembangkan materi, struktur, dan konsep bidang keilmuan yang mendukung serta sejalan dengan kebutuhan dan tahapan perkembangan anak usia dini.Pengetahuan dan informasi sudah didapatkan mahasiswa PPL di bangku kuliah.Kompetensi merancang berbagai kegiatan pengembangan secara kreatif sesuai tahapan perkembangan anak usia dini, pengetahuan diperoleh dari guru pamong dan pengetahuan diperoleh dari mahasiswa selama mengikuti perkuliahan.Kompetensi sosial mencakup beberapa kompetensi yang mendukung ketrampilan seorang guru.Kompetensi bersikap inklusif, bertindak objektif, serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin, agama, ras, suku, kondisi fisik, latar belakang keluarga, dan status ekonomi.Kompetensi berkomunikasi efektif, empati, dan santun dengan sesame pendidik, tenaga kependidikan, orangtua, dan masyarakat.Mahasiswa mendapatkan pengaruh yang besar dari guru pamong dan pengetahuan yang diperolehnya selama berada di bangku kuliah.Mahasiswa perlu mematangkan ketrampilan dalam berhubungan social.

Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah beberapa saran yang dapat dipertimbangkan untuk penelitian lanjutan:. 1. Peran dosen dalam menanamkan konsep diri kepada mahasiswa PPL bahwa dirinya sebagai seorang guru merupakan tahap awal yang harus ditanamkan. Dosen dapat membantu mahasiswa memahami peran dan tanggung jawab mereka sebagai calon guru.. 2. Peran dosen dalam mengembangkan kompetensi kepribadian, pedagogic, professional, dan social mahasiswa PPL. Dosen dapat memberikan bimbingan dan pelatihan yang komprehensif untuk membantu mahasiswa mengembangkan kompetensi-kompetensi tersebut.. 3. Peran dosen dalam mengaplikasikan teori dalam bentuk praktek untuk meningkatkan kemampuan mengajar mahasiswa PPL. Dosen dapat memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan teori yang mereka pelajari dalam situasi nyata, sehingga mereka dapat mengembangkan keterampilan mengajar yang efektif.. 4. Mahasiswa harus mengembangkan seluruh potensinya agar dapat mewujudkan menjadi guru yang professional. Mahasiswa perlu terus belajar, berlatih, dan meningkatkan kemampuan diri mereka dalam berbagai aspek, termasuk pengetahuan akademik, keterampilan mengajar, dan kompetensi sosial.. 5. Program studi PG PAUD perlu melakukan evaluasi dan monitoring mata kuliah dan pelaksanaannya untuk melihat kesesuaiannya dalam pembelajaran. Program studi dapat meninjau kembali kurikulum dan metode pengajaran yang digunakan, serta melakukan penyesuaian jika diperlukan, agar dapat memberikan pendidikan yang lebih relevan dan efektif bagi mahasiswa.

Read online
File size371.43 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test