UAIUAI

JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORAJURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA

Penelitian ini membahas mengenai Kingdom of Heaven yang merupakan film yang digarap oleh industri perfilman Hollywood yang menceritakan sejarah umat manusia yang pernah terjadi di abad ke-11. Perkembangan situasi di Palestina yang belum juga memperoleh titik damai antara Palestina dan Israel, menjadi titik awal mengapa perindustrian Hollywood memproduksi sebuah film untuk mengingatkan kembali akan sebuah jalan sejarah yang pernah ditempuh oleh Palestina. Tim peneliti mencoba memberikan tambahan dan juga analisis kritis dari film Kingdom of Heaven yang diharapkan dapat dijadikan bahan kajian guna terciptanya rekayasa sosial dari tatanan baru yang damai di bumi Palestina.

Kingdom of Heaven merupakan film yang digarap oleh industri perfilman Hollywood untuk menggambarkan konflik sejarah antara kebudayaan Arab dan Barat melalui perang Salib.Penelitian ini menganalisis pranata masyarakat dalam film dan menyimpulkan pentingnya rekayasa sosial untuk menciptakan perdamaian di Palestina.Industri perfilman perlu memperbaiki akurasi sejarah dalam karya non-fiksi untuk memberikan pesan yang lebih edukatif kepada penonton.

Pertama, peneliti lanjutan dapat membandingkan representasi sejarah dalam film Hollywood dengan sumber primer Arab maupun Kristen untuk mengidentifikasi distorsi yang relevan. Kedua, perlu kajian korelasi antara nilai-nilai pranata masyarakat Arab dalam film dan praktiknya secara historis di wilayah Timur Tengah abad ke-11. Ketiga, penelitian bisa mengkaji bagaimana Hollywood merangkai simbol-simbol budaya Arab (seperti Masjid Al-Aqsa) menjadi alat diplomasi budaya global yang memengaruhi persepsi publik terhadap konflik Timur Tengah.

Read online
File size439.84 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test