STIEMULIA SINGKAWANGSTIEMULIA SINGKAWANG

fintechfintech

Akuisisi merupakan satu bentuk ekspansi eksternal yang paling sering dilakukan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan pada Current Ratio, Debt to Equity Ratio, Total Assets Turnover, Return on Equity, Net Profit Margin, dan Price Earnings Ratio antara sebelum dan sesudah akuisisi. Rasio-rasio keuangan tersebut digunakan untuk menilai kinerja keuangan dan nilai perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengujian hipotesis dengan bentuk penelitian studi komparatif. Sumber data penelitian ini adalah sumber sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan (annual report) perusahaan yang terdaftar di BEI yang melakukan akuisisi pada tahun 2010-2013. Sampel penelitian ditentukan dengan metode purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa studi dokumenter dan metode kepustakaan. Pengujian hipotesis pada penelitian ini dilakukan dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test yang menunjukkan bahwa variabel CR, DER, dan NPM tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah akuisisi. Sedangkan variabel TATO, ROE, dan PER terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah akuisisi.

Temuan penelitian menunjukkan bahwa rasio likuiditas (Current Ratio) dan rasio solvabilitas (Debt to Equity Ratio) tidak mengalami perubahan signifikan setelah akuisisi, sedangkan rasio profitabilitas (Net Profit Margin) juga tetap stabil.Sebaliknya, rasio aktivitas (Total Assets Turnover), rasio profitabilitas ekuitas (Return on Equity), dan rasio penilaian pasar (Price Earnings Ratio) menunjukkan perbedaan yang signifikan antara periode sebelum dan sesudah akuisisi.Dengan demikian, akuisisi memberikan dampak yang beragam pada aspek keuangan perusahaan, meningkatkan nilai pasar namun tidak selalu memperbaiki efisiensi operasional maupun profitabilitas.

Penelitian selanjutnya dapat memperluas horizon waktu analisis dengan mengkaji dampak akuisisi selama sepuluh tahun ke depan pada perusahaan-perusahaan dari berbagai sektor industri, sehingga dapat mengidentifikasi pola jangka panjang antara kinerja keuangan dan nilai perusahaan. Selain itu, penting untuk meneliti peran mekanisme tata kelola perusahaan, seperti komposisi dewan direksi dan konsentrasi kepemilikan, dalam memoderasi efek akuisisi terhadap kinerja pasca‑akuisisi, dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif panel data dan studi kasus kualitatif. Selanjutnya, penelitian dapat membandingkan strategi integrasi horizontal dan vertikal yang diterapkan setelah akuisisi untuk memahami bagaimana pilihan strategi memengaruhi perubahan rasio Total Assets Turnover, Return on Equity, dan Price Earnings Ratio, menggunakan survei kepada manajer dan analisis rasio keuangan yang mendalam. Dengan tiga arah penelitian ini, diharapkan dapat memberikan gambaran lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memperkuat atau melemahkan manfaat akuisisi bagi perusahaan.

Read online
File size711.48 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test