JURNALDIALEKTIKAJURNALDIALEKTIKA

Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu SosialJurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk, motif, dan dampak intervensi organisasi massa (ormas) terhadap pengembangan industri mobil listrik, termasuk implikasinya terhadap kebijakan pemerintah, investasi, dan penerimaan publik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan tinjauan literatur sistematis terhadap laporan media tentang industri otomotif listrik di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ormas berperan dalam intervensi dalam bentuk pemerasan atau pungutan liar, finansial, psikologis, hubungan sosial, media massa, administratif, kekuasaan, dan bisnis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keterlibatan ormas dalam industri mobil listrik berdampak negatif, dan peraturan yang jelas diperlukan agar intervensi dapat mendukung pembangunan berkelanjutan di sektor otomotif listrik Indonesia.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa intervensi ormas dalam industri mobil listrik berdampak negatif, dan peraturan yang jelas diperlukan agar intervensi dapat mendukung pembangunan berkelanjutan di sektor otomotif listrik Indonesia.Intervensi tersebut termanifestasi dalam berbagai bentuk, termasuk pemerasan, tekanan finansial, dan gangguan operasional, yang menghambat investasi dan pertumbuhan industri.Oleh karena itu, diperlukan regulasi yang jelas dan penegakan hukum yang efektif untuk memastikan lingkungan industri yang stabil dan kondusif bagi pengembangan sektor otomotif listrik di Indonesia.

Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor internal yang mendorong ormas melakukan intervensi, seperti struktur organisasi, motivasi kepemimpinan, dan jaringan sosial. Hal ini akan memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang dinamika internal ormas dan bagaimana mereka beroperasi. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi peran pemerintah daerah dalam memfasilitasi dialog antara perusahaan dan masyarakat lokal, serta mengembangkan mekanisme penyelesaian konflik yang efektif. Dengan demikian, pemerintah daerah dapat berperan sebagai mediator yang netral dan memastikan bahwa kepentingan semua pihak dipertimbangkan. Ketiga, penelitian dapat mengkaji efektivitas berbagai strategi mitigasi risiko yang diterapkan oleh perusahaan dalam menghadapi intervensi ormas, seperti peningkatan keamanan, dialog publik, dan program tanggung jawab sosial perusahaan. Hasil penelitian ini dapat memberikan panduan bagi perusahaan dalam mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk melindungi investasi dan menjaga hubungan baik dengan masyarakat lokal. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menciptakan lingkungan industri yang lebih stabil, kondusif, dan berkelanjutan bagi pengembangan sektor otomotif listrik di Indonesia.

Read online
File size273.45 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test