YBPINDOYBPINDO
Jurnal Pengabdian Cendikia NusantaraJurnal Pengabdian Cendikia NusantaraMasyarakat disekitar Nagari batu kalang kabupaten Pesisir Selatan Sebagian besar merupakan masyarakat dengan dua mata pencahariannya yaitu nelayan pada saat musim tertentu untuk melaut dan berdagang pada saat musim badai yang mengakibatkan masyarakat tersebut tidak bisa melaut. Permasalahan terbesar adalah masih sangat rendahnya keikutsertaan masyarakat dalam pembangunan kawasan pesisir, hal ini menyebabkan masyarakat lokal kurang memiliki keterikatan dengan lingkungannya, terutama pada mata pencaharian sebagai nelayan setempat. Kurangnya ilmu pengetahuan, tingkat pendidikan yang masih belum tercapai dengan program pemerintah, serta masyarakat lokal masih belum memiliki dan teknologi tepat guna yang dapat membantu mempermudah nelayan dalam mencari ikan sebagai mata pencahariannya. Program pengabdian kepada masyrakat ini bertujuan untuk melalukan pembedayaan dan pelatihan kepada masyarakat setempat dalam memberikan solusi, meminimalisir permasalahan yang terjadi khususnya sektor perikanan di nagari setara nanggalo wilayah batu kalang pesisir.
Daerah Batu Kalang, yang terletak di pesisir selatan pantai ini, termasuk dalam wilayah Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat.Masyarakat setempat yang berprofesi sebagai nelayan sangat antusias mengikuti pelatihan dan diskusi yang diadakan.Program pengabdian kepada masyarakat yang ditujukan khususnya untuk kelompok nelayan mendapat tanggapan positif.Upaya pemberdayaan kelompok nelayan dilakukan dengan meningkatkan pengetahuan terkait fishing ground dan pengelolaan hasil tangkapan.Fishing ground membantu nelayan memprediksi daerah atau lokasi yang berpotensi sebagai wilayah dengan hasil tangkapan ikan optimal.Pengelolaan hasil tangkapan untuk menjaga kesegaran ikan langsung akan dilakukan dengan penerapan teknologi tepat guna, yang secara tidak langsung meningkatkan pendapatan para nelayan.
Untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan di daerah Batu Kalang, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang penggunaan teknologi tepat guna dalam pengelolaan hasil tangkapan ikan. Selain itu, penting juga untuk mengeksplorasi potensi desa pesisir dengan pemberdayaan masyarakat lokal, termasuk nelayan. Dengan demikian, dapat dikembangkan strategi yang efektif untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat nelayan dan memajukan perekonomian daerah pesisir.
| File size | 429.37 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
UBUB Pemasaran hasil tangkap lingkup lokal, penurunan produktivitas perikanan tangkap serta keberlanjutan sumber daya ikan merupakan masalah yang dihadapi pelakuPemasaran hasil tangkap lingkup lokal, penurunan produktivitas perikanan tangkap serta keberlanjutan sumber daya ikan merupakan masalah yang dihadapi pelaku
UNSULBARUNSULBAR Perlu pemahaman yang baik dari pelaku usaha dalam hal ini peternak untuk menyukseskan penerapan manajemen kesehatan. Tingkat pemahaman tersebut dapat diukurPerlu pemahaman yang baik dari pelaku usaha dalam hal ini peternak untuk menyukseskan penerapan manajemen kesehatan. Tingkat pemahaman tersebut dapat diukur
UNSULBARUNSULBAR Hasil menunjukkan (1) 100% responden menerapkan pertanian terintegrasi, (2) bentuk integrasi terbanyak adalah ternak dengan tanaman hortikultura (65%),Hasil menunjukkan (1) 100% responden menerapkan pertanian terintegrasi, (2) bentuk integrasi terbanyak adalah ternak dengan tanaman hortikultura (65%),
UNSULBARUNSULBAR Karakteristik ini menunjukkan potensi peningkatan produktivitas ternak melalui pemanfaatan teknologi inseminasi buatan, meskipun perlu adanya upaya peningkatanKarakteristik ini menunjukkan potensi peningkatan produktivitas ternak melalui pemanfaatan teknologi inseminasi buatan, meskipun perlu adanya upaya peningkatan
UNSULBARUNSULBAR Populasi kambing PE di Kecamatan Alu menunjukkan potensi untuk berkembang, namun terhambat oleh beberapa faktor, seperti manajemen yang masih tradisional,Populasi kambing PE di Kecamatan Alu menunjukkan potensi untuk berkembang, namun terhambat oleh beberapa faktor, seperti manajemen yang masih tradisional,
UNSULBARUNSULBAR Metode dalam penelitian ini menggunakan Rancangan Kelompok dengan 2 perlakuan yaitu perlakuan A (Budidaya dengan Metode Horinet) dan perlakuan B (BudidayaMetode dalam penelitian ini menggunakan Rancangan Kelompok dengan 2 perlakuan yaitu perlakuan A (Budidaya dengan Metode Horinet) dan perlakuan B (Budidaya
PPS UNISTIPPS UNISTI Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang berarti dalam kegiatan budidaya tanaman tumpang sari Cabe-Tomat antara petani yang dibinaHasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang berarti dalam kegiatan budidaya tanaman tumpang sari Cabe-Tomat antara petani yang dibina
UNILAUNILA Jurnal ini terutama berfungsi sebagai media penyebarluasan penelitian teoritis dan eksperimental asli, serta ulasan teknis. Jurnal ini menerbitkan satuJurnal ini terutama berfungsi sebagai media penyebarluasan penelitian teoritis dan eksperimental asli, serta ulasan teknis. Jurnal ini menerbitkan satu
Useful /
UNSULBARUNSULBAR Metode yang digunakan adalah teknik observasi lapangan dan analisis data deskriptif kualitatif. Selama musim peneluran tahun 2024 (Februari sampai Agustus),Metode yang digunakan adalah teknik observasi lapangan dan analisis data deskriptif kualitatif. Selama musim peneluran tahun 2024 (Februari sampai Agustus),
UNIMALUNIMAL Panjangnya jaringan listrik PLN membutuhkan transformator untuk mendistribusikan listrik untuk melayani konsumen. Kurva beban puncak harian untuk perumahan,Panjangnya jaringan listrik PLN membutuhkan transformator untuk mendistribusikan listrik untuk melayani konsumen. Kurva beban puncak harian untuk perumahan,
UNILAUNILA Berdasarkan kondisi hidrolisis yang dilakukan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa sekitar 40-90% resin UF dapat dihilangkan melalui proses hidrolisis,Berdasarkan kondisi hidrolisis yang dilakukan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa sekitar 40-90% resin UF dapat dihilangkan melalui proses hidrolisis,
UNILAUNILA Hasil menunjukkan bahwa Hutan Kota Cianjur memiliki produktivitas lahan dan keanekaragaman hayati yang tinggi. Kondisi kanopi 86,41% dalam kondisi baik.Hasil menunjukkan bahwa Hutan Kota Cianjur memiliki produktivitas lahan dan keanekaragaman hayati yang tinggi. Kondisi kanopi 86,41% dalam kondisi baik.