PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING
Prospect: Jurnal Pemberdayaan MasyarakatProspect: Jurnal Pemberdayaan MasyarakatMasyarakat nelayan di Desa Pegantungan menghadapi tantangan signifikan, meliputi ketidakstabilan pendapatan akibat ketergantungan musiman dan polusi lingkungan dari limbah cangkang kepiting yang tidak terolah. Kondisi ini diperparah oleh terbatasnya peran ekonomi bagi perempuan. Artikel ini membahas sebuah inisiatif pemberdayaan masyarakat, program Pegantungan Sejahtera, yang dirancang untuk menjawab permasalahan yang saling terkait ini melalui pendekatan terpadu. Tujuan dari program ini adalah untuk membangun ketahanan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan. Metode yang digunakan memanfaatkan prinsip ekonomi sirkular dan kerangka kerja Asset-Based Community Development (ABCD), memberdayakan masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan untuk mengubah limbah cangkang kepiting menjadi pakan bernutrisi tinggi untuk usaha peternakan unggas. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa model ini sangat efektif; program ini berhasil mengurangi limbah lokal secara substansial, menekan biaya operasional peternakan, dan menciptakan sumber pendapatan baru yang konsisten bagi keluarga yang berpartisipasi. Inisiatif ini mendemonstrasikan solusi yang dapat direplikasi untuk mengubah masalah lingkungan menjadi aset ekonomi, sekaligus mendorong kemandirian masyarakat yang lebih besar.
Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini telah berhasil menjawab permasalahan kompleks yang dihadapi oleh nelayan di Desa Pegantungan, yaitu kerentanan ekonomi akibat ketergantungan musiman, masalah lingkungan dari limbah cangkang kepiting, dan terbatasnya peran ekonomi perempuan.Melalui pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang terintegrasi dengan prinsip ekonomi sirkular, program ini berhasil mentransformasikan limbah yang semula menjadi masalah menjadi aset produktif berupa pakan ternak.Sebagai saran untuk pengembangan program ke depan, perlu adanya fokus pada standardisasi dan peningkatan kualitas pakan menjadi bentuk pelet.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan saran penelitian lanjutan yang sudah ada, pengembangan program ini dapat diarahkan ke beberapa aspek penting. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai formulasi pakan alternatif yang lebih efisien dan ramah lingkungan, dengan memanfaatkan limbah cangkang kepiting secara optimal. Hal ini penting untuk memastikan ketersediaan pakan yang berkelanjutan dan memenuhi kebutuhan nutrisi ternak. Kedua, perlu dilakukan studi komparatif dengan desa-desa nelayan lain yang memiliki permasalahan serupa untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan menyesuaikan model pemberdayaan agar sesuai dengan konteks lokal yang berbeda. Ketiga, perlu dikembangkan sistem monitoring dan evaluasi yang komprehensif untuk mengukur dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan dari program ini secara berkelanjutan, sehingga dapat memberikan informasi yang akurat untuk pengambilan keputusan dan perbaikan program di masa depan. Dengan demikian, program pemberdayaan ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, tetapi juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan dan peningkatan kualitas hidup secara keseluruhan.
- From Waste to Eggs: A Circular Economy Model for the Economic Resilience of Fishermen in Pegantungan... prospectpublishing.id/ojs/index.php/jpm/article/view/521From Waste to Eggs A Circular Economy Model for the Economic Resilience of Fishermen in Pegantungan prospectpublishing ojs index php jpm article view 521
- ASSET BASED COMMUNITY DEVELOPMENT DALAM PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) | Riyanti | Jurnal... jurnal.unpad.ac.id/jkrk/article/view/32144ASSET BASED COMMUNITY DEVELOPMENT DALAM PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY CSR Riyanti Jurnal jurnal unpad ac jkrk article view 32144
- PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS SUMBER DAYA LOKAL MELALUI PENDEKATAN ABCD UNTUK MENCAPAI SDG 1: TANPA... doi.org/10.24198/focus.v7i2.58936PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS SUMBER DAYA LOKAL MELALUI PENDEKATAN ABCD UNTUK MENCAPAI SDG 1 TANPA doi 10 24198 focus v7i2 58936
- Community Empowerment Practices on the Coast of Pegantungan Village through the Pegantungan Sejahtera... doi.org/10.55381/jpm.v3i2.344Community Empowerment Practices on the Coast of Pegantungan Village through the Pegantungan Sejahtera doi 10 55381 jpm v3i2 344
| File size | 438.03 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
LEMHANNASLEMHANNAS It aims to clarify how CSRs economic, social, and environmental dimensions contribute to resilience in areas marked by ecological fragility and socio-economicIt aims to clarify how CSRs economic, social, and environmental dimensions contribute to resilience in areas marked by ecological fragility and socio-economic
UMSBUMSB Alat ini memiliki persentase kesalahan sebesar 0,31%, dengan seluruh komponen beroperasi di bawah 1% kesalahan, menunjukkan kinerja yang akurat dan sesuaiAlat ini memiliki persentase kesalahan sebesar 0,31%, dengan seluruh komponen beroperasi di bawah 1% kesalahan, menunjukkan kinerja yang akurat dan sesuai
UMSBUMSB Penelitian dilakukan pada gedung Sekolah Menengah Kejuruan YATPI Godong yang memiliki luas tanah 1172 m2. Pada tahun 2017 sampai 2019 terdapat kenaikanPenelitian dilakukan pada gedung Sekolah Menengah Kejuruan YATPI Godong yang memiliki luas tanah 1172 m2. Pada tahun 2017 sampai 2019 terdapat kenaikan
UMSBUMSB The effective management of fire hoses is critical for ensuring rapid and efficient response in emergency situations. This study explores the implementationThe effective management of fire hoses is critical for ensuring rapid and efficient response in emergency situations. This study explores the implementation
UMSBUMSB Dari hasil program percepatan pelaksanaan maka didapatkan jadwal pekerjaan dengan durasi waktu yang lebih cepat 31 hari kerja dibanding jadwal pekerjaanDari hasil program percepatan pelaksanaan maka didapatkan jadwal pekerjaan dengan durasi waktu yang lebih cepat 31 hari kerja dibanding jadwal pekerjaan
UMSBUMSB Dengan total waktu sekitar 70 menit, perjalanan ini mencerminkan pengelolaan jalur, pemeliharaan infrastruktur, dan koordinasi teknis yang solid. SelisihDengan total waktu sekitar 70 menit, perjalanan ini mencerminkan pengelolaan jalur, pemeliharaan infrastruktur, dan koordinasi teknis yang solid. Selisih
UMSBUMSB Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kinerja konsultan pengawas pada proyek konstruksiTujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kinerja konsultan pengawas pada proyek konstruksi
ILOMATAILOMATA Demikian pula, pemeriksaan terpisah dari praktik CSR mengungkapkan efek positif yang jelas pada kinerja keuangan. Terutama, penelitian ini menetapkan bahwaDemikian pula, pemeriksaan terpisah dari praktik CSR mengungkapkan efek positif yang jelas pada kinerja keuangan. Terutama, penelitian ini menetapkan bahwa
Useful /
USMUSM Hasil perencanaan ulang menunjukkan bahwa kapasitas aliran saluran sekunder dapat ditingkatkan menjadi 2,91 m³/detik, yang cukup untuk mengakomodasi debitHasil perencanaan ulang menunjukkan bahwa kapasitas aliran saluran sekunder dapat ditingkatkan menjadi 2,91 m³/detik, yang cukup untuk mengakomodasi debit
USMUSM Sehingga, dapat disimpulkan bahwa sinergi antara inovasi teknologi Sosrobahu dan manajemen risiko yang adaptif merupakan solusi efektif untuk pembangunanSehingga, dapat disimpulkan bahwa sinergi antara inovasi teknologi Sosrobahu dan manajemen risiko yang adaptif merupakan solusi efektif untuk pembangunan
PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING Bukan hanya pada sisi lingkungan, program yang telah berjalan mampu meningkatkan kualitas hidup sosial dan ekonomi. Program pemberdayaan masyarakat diBukan hanya pada sisi lingkungan, program yang telah berjalan mampu meningkatkan kualitas hidup sosial dan ekonomi. Program pemberdayaan masyarakat di
PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan praktik gizi seimbang, dukungan keluarga terhadap tumbuh kembang anak, serta penguatan kapasitas layananHasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan praktik gizi seimbang, dukungan keluarga terhadap tumbuh kembang anak, serta penguatan kapasitas layanan