RADEN WIJAYARADEN WIJAYA

Sabbhata Yatra: Jurnal Pariwisata dan BudayaSabbhata Yatra: Jurnal Pariwisata dan Budaya

Penelitian ini menganalisis strategi pemasaran pariwisata untuk meningkatkan kunjungan wisatawan di Daya Tarik Wisata Hutan Pinus Malino, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Penelitian difokuskan pada tiga tujuan, yaitu mengidentifikasi kondisi pemasaran yang berjalan saat ini, menganalisis faktor internal dan eksternal yang memengaruhi pemasaran destinasi, serta merumuskan strategi pemasaran yang relevan dan berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan mixed method dengan penggabungan data kualitatif dan kuantitatif. Data primer dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi, sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi pustaka. Analisis data dilakukan dengan matriks IFAS, EFAS, IE, dan SWOT untuk menghasilkan alternatif strategi.

Selanjutnya disarankan menggunakan pendekatan kuantitatif seperti regresi atau SEM untuk mengukur dampak setiap faktor.Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pemasaran Hutan Pinus Malino belum berjalan optimal karena masih bergantung pada promosi musiman, kapasitas digital pengelola yang terbatas, serta belum terbangunnya kolaborasi terpadu antar‑pemangku kepentingan.Analisis IFAS dan EFAS menunjukkan perlunya penguatan digital, pelatihan SDM, dan peningkatan kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan daya saing destinasi.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penerapan alat pemasaran digital canggih, seperti personalisasi konten berbasis AI, memengaruhi jumlah kunjungan dibandingkan dengan promosi digital konvensional; selanjutnya, penting untuk meneliti dampak model tata kelola kolaboratif multi‑pemangku kepentingan terhadap keberlanjutan layanan pariwisata di Hutan Pinus Malino melalui survei kepuasan stakeholder secara longitudinal; terakhir, studi yang menggabungkan pelacakan perilaku pengunjung menggunakan data GPS seluler dengan analisis ekonometrik dapat mengkuantifikasi pengaruh acara musiman seperti Beautiful Malino terhadap pola kunjungan pada musim sepi, sehingga memberikan dasar ilmiah untuk strategi pemasaran yang lebih tepat sasaran. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan praktis bagi pemerintah daerah, pengelola destinasi, dan pelaku usaha untuk meningkatkan daya tarik dan keberlanjutan pariwisata di wilayah tersebut.

  1. Alternatif Strategi Bauran Pemasaran 7P Museum Batik Yogyakarta | Jurnal Kepariwisataan: Destinasi, Hospitalitas... journal.poltekpar-nhi.ac.id/index.php/jk/article/view/50Alternatif Strategi Bauran Pemasaran 7P Museum Batik Yogyakarta Jurnal Kepariwisataan Destinasi Hospitalitas journal poltekpar nhi ac index php jk article view 50
Read online
File size210.3 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test