PURIFIKASIPURIFIKASI

Jurnal PurifikasiJurnal Purifikasi

Upaya revegetasi lahan bekas tambang gamping menawarkan potensi mitigasi perubahan iklim melalui penyerapan CO2 biologis. Namun, kondisi ekstrem pada lokasi penambangan gamping menuntut validasi media tanam untuk memastikan keberhasilan propagasi awal tanaman. Penelitian ini bertujuan membandingkan perbedaan media tanam komersial dan tanah gamping dari lokasi tambang PT Berkah Sari Bumi Rembang sebagai media inisiasi untuk pertumbuhan awal tanaman revegetasi yaitu jagung (Zea mays L.) dan kacang tanah (Arachis hypogaea L.) sebagai tanaman uji. Propagasi generatif dilakukan di greenhouse selama 30 hari dengan pengamatan fisik dan pengukuran tinggi tanaman setiap 7 hari. Hasil menunjukkan perbedaan laju pertumbuhan yang signifikan yang ditanam pada media yang berbeda. Pada media tanam komersial, seluruh tanaman jagung dan kacang tanah hidup hingga akhir masa propagasi dengan pertumbuhan yang signifikan, dengan tinggi tanaman tertinggi adalah BISI-2 yaitu 51,4 cm di hari ke-30 dan laju pertumbuhan terbaik adalah 0,11 cm/minggu pada periode hari 14-21. Sebaliknya, tanah gamping menunjukkan pertumbuhan yang sangat lambat. Sebagian besar tanaman mati sebelum masa propagasi selesai dan tanaman yang bertahan hanya dari jagung jenis BISI-2 dengan tinggi 5,5 cm di hari ke-14. Media tanam komersial menjadi pilihan terbaik untuk propagasi karena unsur hara yang cukup dan kemampuan retensi air yang baik, sehingga direkomendasikan untuk menyiapkan tanaman yang optimal sebelum digunakan dalam penelitian utama dengan tanah gamping.

Hasil penelitian ini menyatakan bahwa hasil rata-rata tinggi tanaman paling tinggi oleh jagung Perkasa, BISI-2, dan kacang tanah masing-masing pada media tanam komersial, yaitu 36,5.Hasil laju pertumbuhan paling baik oleh jagung Perkasa, BISI-2, dan kacang tanah masing-masing pada media tanam komersial, yaitu 0,093.Dari hasil tersebut, media tanam komersial direkomendasikan sebagai media inisiasi untuk propagasi.Penelitian ini merupakan kajian awal sebelum dilakukannya penelitian lanjutan yang membutuhkan kondisi tanaman optimal pada umur tertentu.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh penambahan bahan organik seperti kompos atau pupuk kandang terhadap pertumbuhan tanaman pada media tanah gamping. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesuburan tanah gamping dan mendukung pertumbuhan tanaman revegetasi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada identifikasi mikroorganisme tanah yang mampu meningkatkan ketersediaan unsur hara pada tanah gamping. Mikroorganisme ini dapat diaplikasikan sebagai biofertilizer untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman. Ketiga, perlu dilakukan studi komparatif antara penggunaan media tanam komersial dengan kombinasi media tanam komersial dan tanah gamping dengan berbagai proporsi untuk mencari formula terbaik yang dapat menghasilkan pertumbuhan tanaman yang optimal dan ekonomis.

  1. PENGARUH PERBEDAAN HST (HARI SETELAH TANAM) TERHADAP DAYA KECAMBAH JAGUNG DAN SORGUM | Jurnal Sains Terapan... doi.org/10.29244/jstsv.14.2.1-10PENGARUH PERBEDAAN HST HARI SETELAH TANAM TERHADAP DAYA KECAMBAH JAGUNG DAN SORGUM Jurnal Sains Terapan doi 10 29244 jstsv 14 2 1 10
  2. ESSD - An investigation of the global uptake of CO2 by lime from 1930 to 2020. essd global uptake co2... doi.org/10.5194/essd-15-2431-2023ESSD An investigation of the global uptake of CO2 by lime from 1930 to 2020 essd global uptake co2 doi 10 5194 essd 15 2431 2023
  3. Plants | Free Full-Text | Germination and Vigor of Soybean and Corn Seeds Treated with Mixed Mineral... mdpi.com/2223-7747/12/2/338Plants Free Full Text Germination and Vigor of Soybean and Corn Seeds Treated with Mixed Mineral mdpi 2223 7747 12 2 338
  4. Efektivitas Ruang Terbuka Hijau Publik dalam Menyerap Emisi Karbon Dioksida untuk Mendukung Keberlanjutan... journal.asritani.or.id/index.php/Hidroponik/article/view/199Efektivitas Ruang Terbuka Hijau Publik dalam Menyerap Emisi Karbon Dioksida untuk Mendukung Keberlanjutan journal asritani index php Hidroponik article view 199
Read online
File size525.39 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-3B6
DMCAReport

Related /

ads-block-test