PURIFIKASIPURIFIKASI

Jurnal PurifikasiJurnal Purifikasi

Tingginya tingkat kehilangan air minum (Non-Revenue Water/NRW) menjadi tantangan utama dalam pengelolaan sistem penyediaan air minum di Perumdam Kota Magelang, khususnya pada District Metered Area (DMA) Perum Korpri yang mencatat kehilangan sebesar 56,16% dari total volume input 171.770 m³ per tahun. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi aspek teknis kehilangan air dan merumuskan strategi penurunan NRW berbasis teknologi Internet of Things (IoT). Metode meliputi pengumpulan data primer dan sekunder, analisis neraca air dengan WB-Easy Calc, serta simulasi hidrolis jaringan menggunakan EPANET 2.2. Hasil menunjukkan tekanan tinggi pada jam minimum berkontribusi signifikan terhadap kebocoran fisik. Strategi penanganan meliputi pelaksanaan step-test, pemasangan Pressure Reducing Valve (PRV), kalibrasi meter induk, dan penerapan sistem SCADA berbasis IoT untuk pemantauan real-time.

Kehilangan air di DMA Perum Korpri rata-rata mencapai 56,16% per bulan.Faktor utama adalah tekanan berlebih pada jam minimum dan ketidakakuratan meter.Strategi penurunan NRW dilakukan melalui penerapan SCADA, pemasangan PRV, step-test berkala, serta kalibrasi meter.

Penelitian lanjutan perlu mengembangkan model prediktif kebocoran berbasis AI menggunakan data IoT dari DMA. Studi skalabilitas implementasi SCADA di wilayah dengan karakteristik jaringan berbeda juga penting. Selain itu, evaluasi dampak jangka panjang pemasangan PRV terhadap tekanan optimal dan efisiensi energi perlu dilakukan untuk memperkuat strategi manajemen NRW secara nasional.

  1. A review of methods for leakage management in pipe networks: Urban Water Journal: Vol 7, No 1. review... tandfonline.com/doi/abs/10.1080/15730621003610878A review of methods for leakage management in pipe networks Urban Water Journal Vol 7 No 1 review tandfonline doi abs 10 1080 15730621003610878
Read online
File size827.36 KB
Pages12
Short Linkhttps://juris.id/p-3B4
DMCAReport

Related /

ads-block-test