UNBINUNBIN

Jurnal SAINTEKOM (Sains dan Teknologi Komputasi)Jurnal SAINTEKOM (Sains dan Teknologi Komputasi)

Penelitian ini berjudul Penerapan Metode Simple Additive Weighting dalam Menentukan Penerimaan Bantuan Sumbangan Pembinaan Pendidikan untuk Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Swasta bertujuan mengatasi tantangan penentuan siswa yang layak menerima bantuan pendidikan secara efektif dan objektif. Fokus pada SMK di Kabupaten Bogor, penelitian ini menerapkan metode SAW dengan lima kriteria: absensi, nilai akademik, sikap, dan penghasilan orang tua. Kriteria-kriteria ini digunakan dalam perhitungan metode SAW untuk menghasilkan keputusan yang mendukung penentuan penerima bantuan SPP, mengatasi masalah alokasi bantuan yang kurang tepat sasaran dan proses seleksi yang masih subjektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode SAW efektif dalam memberikan hasil penilaian yang akurat untuk mendukung rekomendasi penerimaan bantuan, meningkatkan ketepatan proses seleksi. Selain itu, penelitian memberikan peringkat rekomendasi siswa berdasarkan nilai tertinggi hingga terendah. Evaluasi kelayakan sistem melalui PSSUQ menampilkan hasil sangat layak digunakan, dengan kategori SYSUSE 94%, INFOQUAL 94%, INTERQUAL 91%, dan OVERALL 93%. Pengujian ketepatan metode SAW menggunakan Spearman Rank memberikan nilai 0,433, yang menunjukkan korelasi Sedang dalam mendukung seleksi siswa penerima bantuan. Kesimpulannya, penerapan metode SAW di Kabupaten Bogor terbukti efektif dan layak dalam menyeleksi siswa penerima bantuan pendidikan secara objektif dan transparan.

Algoritma Simple Additive Weighting (SAW) mampu memberikan rekomendasi penerima bantuan SPP untuk sekolah menengah kejuruan swasta.Penerapan algoritma Simple Additive Weighting (SAW) dalam menentukan rekomendasi penerima bantuan SPP untuk sekolah menengah kejuruan swasta terbukti lebih efektif dibandingkan dengan metode yang digunakan sebelumnya.

Penelitian lanjutan dapat menjawab pertanyaan apakah metode SAW tetap efektif jika diaplikasikan pada tingkat pendidikan yang berbeda, seperti SMA umum atau universitas. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi dampak penambahan kriteria lain, seperti keterlibatan dalam ekstrakurikuler atau bakat khusus, terhadap keadilan dalam proses seleksi bantuan pendidikan. Studi juga perlu menilai perbandingan performa SAW dengan metode lain, seperti AHP atau TOPSIS, dalam konteks alokasi sumber daya pendidikan. Pengembangan sistem yang berbasis data real-time untuk memantau perubahan kondisi siswa secara berkala juga menjadi arah penelitian yang relevan.

  1. Penerapan Metode Simple Additive Weighting dalam MenentukanPenerimaan Bantuan Sumbangan Pembinaan Pendidikanuntuk... doi.org/10.36350/jskom.v1i2.38Penerapan Metode Simple Additive Weighting dalam MenentukanPenerimaan Bantuan Sumbangan Pembinaan Pendidikanuntuk doi 10 36350 jskom v1i2 38
Read online
File size458.85 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test