TRI GUNA DHARMATRI GUNA DHARMA

Jurnal Cyber TechJurnal Cyber Tech

Pupuk organik merupakan pupuk yang sebagian besar atau seluruhnya terdiri atas bahan organik yang berasal dari tanaman atau hewan yang telah melalui proses rekayasa, dapat berbentuk padat atau cair, dan digunakan untuk mensuplai bahan organik guna memperbaiki sifat fisik, kimia, serta biologi tanah. Permasalahan umum yang dihadapi pupuk organik meliputi rendahnya kadar unsur hara, kelarutan yang rendah, waktu yang relatif lebih lama untuk menghasilkan nutrisi yang dapat diserap tanaman, serta respons tanaman yang tidak seoptimal pupuk anorganik, sehingga penggunaannya terbatas. Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan sistem yang dapat membantu penentuan kualitas pupuk organik sesuai dengan unsur hara dan nutrisi yang tersedia, yaitu Sistem Pendukung Keputusan berbasis metode MOORA, yang telah dikembangkan dalam penelitian ini untuk membantu pihak dalam menentukan pupuk organik terbaik.

Analisis penentuan kualitas pupuk organik terbaik dapat dilakukan dengan menetapkan kriteria terlebih dahulu dan menilai semua alternatif menggunakan metode MOORA.Perancangan aplikasi berbasis metode MOORA dapat dilakukan dengan memodelkan menggunakan UML (Use Case Diagram, Activity Diagram, dan Class Diagram) dan selanjutnya diimplementasikan melalui pengkodean di Visual Studio.Sistem yang telah diuji terbukti layak diimplementasikan pada CV Maju Jaya karena memenuhi kebutuhan permasalahan yang ada.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki integrasi metode Multi‑Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis (MOORA) dengan teknik multikriteria lain seperti TOPSIS atau VIKOR untuk mengevaluasi keakuratan dan konsistensi hasil pemilihan pupuk organik pada berbagai skenario. Selain itu, perlu dilakukan pengujian sistem pada dataset yang lebih luas mencakup variasi wilayah geografis, jenis tanaman, dan faktor lingkungan, sehingga dapat menilai kemampuan generalisasi serta menambahkan indikator dampak lingkungan seperti jejak karbon dan keberlanjutan tanah. Selanjutnya, pengembangan aplikasi berbasis perangkat seluler yang memanfaatkan antarmuka pengguna intuitif dan kemampuan akuisisi data secara real‑time dapat meningkatkan aksesibilitas bagi petani, dan studi empiris mengenai tingkat penerimaan pengguna serta dampaknya terhadap kualitas keputusan pemupukan perlu dilakukan. Penelitian ini juga dapat memperluas kriteria penilaian dengan memasukkan variabel ekonomi seperti biaya dan profitabilitas, untuk menghasilkan rekomendasi yang lebih komprehensif. Akhirnya, evaluasi longitudinal terhadap implementasi sistem di CV Maju Jaya selama satu musim tanam dapat memberikan wawasan tentang efektivitas jangka panjang dan potensi perbaikan berkelanjutan.

Read online
File size624.2 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test