TRI GUNA DHARMATRI GUNA DHARMA

Jurnal Cyber TechJurnal Cyber Tech

Keberhasilan instruktur club terbaik adalah hasil kerja nyata secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang instruktur club dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya yang meliputi menyusun program club, pelaksanaan, dan evaluasi. Upaya untuk meningkatkan mutu Keberhasilan instruktur club di lingkungan pendidikan telah lama di lakukan. Untuk menjaga kualitas Keberhasilan instruktur club, SD. ST. Antonius Bangun Mulia Medan melakukan pemilihan instruktur club setiap tahunnya terhadap guru di lingkungan SD. ST. Antonius Bangun Mulia Medan guna mengetahui keberhasilan Instruktur club terbaik tersebut. SD. ST. Antonius Bangun Mulia Medan berkembang sangat pesat. Dalam mengukur penilaian instruktur club atas keberhasilan mengajar, maka menentukan tingkat keberhasilan instruktur club terbaik membutuhkan suatu sistem yang dapat mengambil keputusan yaitu sistem pendukung keputusan. Sistem Pendukung Keputusan dapat digunakan berbasis computer memecahkan berbagai persoalan yang tidak terstruktur. Cara kerja sistem ini mencakup seluruh tahap menganalisa masalah dalam menentukan tingkat keberhasilan guru terbaik, maka sistem pendukung keputusan dapat diselesaikan dengan WASPAS. Metode WASPAS yang efektif tentang masalah yang kompleks dengan menyederhanakan dan mempercepat proses pengambilan keputusan dengan menyelesaikan masalah menjadi bagian-bagiannya, mengatur bagian atau variable. Pengambilan keputusan pada masalah proses menentukan tingkat keberhasilan guru terbaik diselesaikan dengan menggunakan metode WASPAS. Hasil dengan menggunakan metode WASPAS dengan menggunakan aplikasi dapat mengambil keptuusan tingkat keberhasilan instruktur club terbaik secara akurat dan akuntabel. Hal ini sangat berhubungan memberikan inspirasi sesuatu hal yang belum pernah ada pada kalangan guru.

Penelitian ini menunjukkan bahwa dengan mengobservasi sekolah dan mewawancarai kepala sekolah untuk memperoleh kriteria, metode WASPAS dapat menentukan instruktur club ekstrakurikuler secara lebih cepat, sederhana, dan praktis.Sistem pendukung keputusan yang dibangun menggunakan pemodelan UML dan diimplementasikan dengan Visual Basic pada platform Microsoft Visual Studio berhasil mengolah data alternatif dan bobot kriteria, menghasilkan peringkat instruktur club terbaik tanpa kendala teknis.Pengujian sistem membuktikan bahwa aplikasi berbasis WASPAS mudah digunakan dan tidak memerlukan fitur pendukung yang kompleks.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana metode pengambilan keputusan multikriteria lain, seperti TOPSIS atau AHP, dibandingkan dengan WASPAS dalam menilai kinerja instruktur club, sehingga dapat mengidentifikasi metode yang paling akurat dan efisien. Selanjutnya, studi dapat memperluas sampel dengan melibatkan beberapa sekolah dasar di berbagai wilayah Indonesia untuk mengevaluasi keabsahan model keputusan pada konteks yang lebih beragam dan menguji apakah faktor‑faktor kriteria tetap konsisten. Selain itu, pengembangan sistem dapat diarahkan pada pembuatan aplikasi berbasis seluler yang mengintegrasikan pengumpulan data secara real‑time dan antarmuka pengguna yang mudah, sehingga guru dan kepala sekolah dapat memasukkan dan memantau hasil evaluasi instruktur club secara langsung, yang pada gilirannya memungkinkan analisis longitudinal terhadap peningkatan kinerja. Fitur keamanan data dan privasi juga perlu dievaluasi untuk memastikan kepatuhan pada regulasi pendidikan.

Read online
File size973.94 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test