MAHADALYALFITHRAHMAHADALYALFITHRAH

PUTIH: Jurnal Pengetahuan Tentang Ilmu dan HikmahPUTIH: Jurnal Pengetahuan Tentang Ilmu dan Hikmah

Munculnya berbagai macam ekspresi kegiatan keagamaan yang tumbuh di tengah-tengah kehidupan masyarakat perkotaan dapat dimaknai sebagai bentuk peningkatan religuitas gerakan model baru (new model movement). Jika dilihat dari sisi Fenomena urban sufisme saat ini maka nampak sekali adanya syiar-syiar majelis dzikir yang berkembang di setiap sudut perkotaan. Majelis-majelis tersebut merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh sekelompok perkumpulan anak-anak muda dan remaja yang populer dengan sebutan Ukhsafi Copler Community (UCC). Adapun tujuan dalam penelitian ini dimaksudkan untuk mencoba mengeksplorasi dan mengungkap gejala sosial-spiritual dalam peranan penting kegiatan UCC terhadap problematika Neo-Urban Sufisme anak-anak muda dan remaja di kota Surabaya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, yakni ilmu tentang perkembangan kesadaran dan pengenalan diri manusia. Adapun tehnik penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan tehnik purposive, di mana peneliti memilih berbagai subjek berdasarkan alasan. Dari penelitian ini ditemukan adanya suatu gejala, sikap dan perilaku negatif di lingkungan pergaulan anak-anak muda dan remaja, baik perbuatan kriminal maupun kenakalan remaja. Terkait rumusan masalah tentang asal-usul dan pengertian, karakteristik UUC dan berbagai kegiatannya menjadi bagian penting dalam penelitian ini. Pergerakan sosial-spiritual dalam kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Ukhsafi Copler Community dapat memberikan dampak pengaruh yang sangat positif dan signifikan menjadi suatu catatan kesimpulan dalam penelitian ini.

Dari hasil analisis pembahasan, penelitian ini menyimpulkan bahwa Neo-Urban Sufisme menghubungkan spiritualitas sufisme dengan dinamika kehidupan modern, dengan Ukhsafi Copler Community (UCC) sebagai representasi adaptasi sufisme di kalangan remaja Surabaya.UCC terbentuk secara alami sebagai respons terhadap kebutuhan spiritual remaja, dan memiliki karakteristik yang mirip dengan Jamaah Orong-Orong dalam proses pencarian jati diri.Komunitas ini menekankan kedisiplinan dan dedikasi melalui kegiatan majelis dzikir, serta berperan dalam membimbing remaja menuju perubahan positif.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam dampak kegiatan Ukhsafi Copler Community terhadap penurunan angka kriminalitas dan kenakalan remaja di Surabaya, dengan membandingkan data sebelum dan sesudah partisipasi anggota dalam komunitas. Selain itu, perlu diteliti bagaimana model dakwah yang diterapkan oleh Ukhsafi Copler Community dapat direplikasi dan diadaptasi di daerah lain dengan karakteristik sosial dan budaya yang berbeda. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada peran perempuan dalam Ukhsafi Copler Community, termasuk bagaimana komunitas ini mengakomodasi kebutuhan spiritual dan sosial perempuan remaja, serta bagaimana perempuan berkontribusi dalam kegiatan-kegiatan komunitas. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang potensi sufisme perkotaan dalam mengatasi masalah sosial dan spiritual di kalangan generasi muda, serta memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan program-program pemberdayaan remaja yang efektif dan berkelanjutan.

Read online
File size1.07 MB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test