KIPMIKIPMI
Communications in Science and TechnologyCommunications in Science and TechnologyMalic acid is a valuable organic acid widely used in food, pharmaceutical, and chemical industries. It can be sustainably produced from underutilized molasses, often classified as waste. This study evaluated the feasibility of malic acid production from molasses, using Rhizopus arrhizus. A SuperPro Designer simulation integrated process design, economic analysis, and sensitivity evaluation and the results demonstrated economic viability with a Net Present Value (NPV) of $2,140,000 (7% discount rate), an Internal Rate of Return (IRR) of 15.81%, a Return on Investment (ROI) of 22.70, and a payback period (PP) of 4.40 years for an annual production capacity of 2,830 MT. Sensitivity analysis highlighted the selling price of malic acid as the most important economic factor. This feasibility study provides a novel approach to integrate molasses-based fermentation with simulation tools, offering actionable insights for industrial-scale implementation by quantifying key economic drivers.
The study demonstrates the economic viability of malic acid production from molasses using Rhizopus arrhizus, with promising financial indicators like an NPV of $2.81%, and a payback period of 4.The selling price of malic acid is identified as the most critical economic factor influencing the processs profitability.Further optimization of the fermentation process and downstream purification is crucial to enhance economic competitiveness and sustainability.
Future research should focus on enhancing the acid tolerance of R. arrhizus through strain modification or optimized process control to improve malic acid accumulation during fermentation. Investigating more intensive fermentation methods, such as fed-batch or continuous fermentation, could significantly reduce cycle times and increase volumetric productivity. Furthermore, developing more efficient and sustainable downstream processing strategies to minimize biofouling and waste generation is essential for improving the overall economic and environmental performance of the process. These advancements, coupled with a robust raw material sourcing strategy and quality control, will pave the way for the successful industrial implementation of malic acid production from molasses.
| File size | 628.62 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
SCIENCE TECH INDONESIASCIENCE TECH INDONESIA Namun, beberapa kendala masih ada, antara lain viskositas yang tinggi dan laju disintegrasi yang lebih lambat dibandingkan kapsul berbasis gelatin. OlehNamun, beberapa kendala masih ada, antara lain viskositas yang tinggi dan laju disintegrasi yang lebih lambat dibandingkan kapsul berbasis gelatin. Oleh
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Karbon aktif dengan hasil tertinggi diperoleh pada suhu 350 ℃, yaitu 43%. Hasil penentuan kadar air dari karbon aktif yang diperoleh adalah 8,36% padaKarbon aktif dengan hasil tertinggi diperoleh pada suhu 350 ℃, yaitu 43%. Hasil penentuan kadar air dari karbon aktif yang diperoleh adalah 8,36% pada
UNUSAUNUSA Hasil penelitian menunjukkan bahwa kertas yang dihasilkan memiliki gramatur 80 g/m², ketebalan 0,14 mm, kekuatan tarik 25 MPa, dan kadar air 7%. KertasHasil penelitian menunjukkan bahwa kertas yang dihasilkan memiliki gramatur 80 g/m², ketebalan 0,14 mm, kekuatan tarik 25 MPa, dan kadar air 7%. Kertas
UNUSAUNUSA scutellarium) adalah 5 dalam 135 menit dengan nilai p 0,374 (p>0,05). Kesimpulannya, tidak terdapat perbedaan signifikan dalam kematian lalat antara ekstrakscutellarium) adalah 5 dalam 135 menit dengan nilai p 0,374 (p>0,05). Kesimpulannya, tidak terdapat perbedaan signifikan dalam kematian lalat antara ekstrak
UPIUPI Penelitian ini berhasil mengembangkan sistem otomatis pembuat soal TOEFL tipe penyisipan kalimat menggunakan NLP, KNN, dan heuristik. Evaluasi menunjukkanPenelitian ini berhasil mengembangkan sistem otomatis pembuat soal TOEFL tipe penyisipan kalimat menggunakan NLP, KNN, dan heuristik. Evaluasi menunjukkan
UPIUPI Evaluasi geometri sayap Alpine menunjukkan efisiensi aerodinamik 35,9% lebih tinggi dibandingkan sayap referensi dengan luas permukaan yang sama. DenganEvaluasi geometri sayap Alpine menunjukkan efisiensi aerodinamik 35,9% lebih tinggi dibandingkan sayap referensi dengan luas permukaan yang sama. Dengan
UPIUPI Data kemampuan berpikir kritis dikumpulkan melalui tes esai dan dianalisis dengan uji-t. Hasil menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan model pembelajaranData kemampuan berpikir kritis dikumpulkan melalui tes esai dan dianalisis dengan uji-t. Hasil menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran
UPIUPI Hasil menunjukkan bahwa karbon aktif hasil aktivasi fisik (CAP) memiliki daya serap lebih tinggi (99,42%) dibandingkan aktivasi kimia (CAC) (98,64%). AnalisisHasil menunjukkan bahwa karbon aktif hasil aktivasi fisik (CAP) memiliki daya serap lebih tinggi (99,42%) dibandingkan aktivasi kimia (CAC) (98,64%). Analisis
Useful /
KIPMIKIPMI Penelitian ini menunjukkan bahwa ZnO yang dikodopi S/Se dapat meningkatkan efisiensi fotokatalitik dalam menguraikan zat pencemaran industri melalui sintesisPenelitian ini menunjukkan bahwa ZnO yang dikodopi S/Se dapat meningkatkan efisiensi fotokatalitik dalam menguraikan zat pencemaran industri melalui sintesis
UNUSAUNUSA Sampel yang diuji berupa ekstrak etanol petai Cina dan lidah buaya pada konsentrasi 25, 50, 75, dan 100 g/mL, serta kontrol positif (kloramfenikol) danSampel yang diuji berupa ekstrak etanol petai Cina dan lidah buaya pada konsentrasi 25, 50, 75, dan 100 g/mL, serta kontrol positif (kloramfenikol) dan
UNUSAUNUSA Hasil menunjukkan bahwa konsentrasi NaOH 6% selama 120 menit menghasilkan kappa number terendah 18,5 dan rendemen pulp tertinggi 42,3%. Kulit pisang memilikiHasil menunjukkan bahwa konsentrasi NaOH 6% selama 120 menit menghasilkan kappa number terendah 18,5 dan rendemen pulp tertinggi 42,3%. Kulit pisang memiliki
UNUSAUNUSA pH urin juga bervariasi sesuai kondisi; keasidan klasik akan menghasilkan urin asam dan keberadaan bakteri pembentuk amonium dapat menyebabkan urin basa.pH urin juga bervariasi sesuai kondisi; keasidan klasik akan menghasilkan urin asam dan keberadaan bakteri pembentuk amonium dapat menyebabkan urin basa.