UICMUICM

JAMARI: Jurnal Pengabdian Masyarakat MandiriJAMARI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri

Sampah organik dan anorganik merupakan persoalan hampir di semua daerah, termasuk di Kota Bandung. Sampah organik yang berasal dari kegiatan rumah tangga di Kota Bandung dari tahun ke tahun semakin meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk dan konsumsi kebutuhan sehari-hari. Peningkatan volume sampah organik yang terpisahkan dari sampah anorganik memerlukan penanganan khusus yang efektif, efisien dan bermanfaat. Pada Bulan Oktober 2025, Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertujuan melakukan edukasi pemilahan dan penanganan sampah organik di Kelurahan Pamoyanan Kecamatan Cicendo Kota Bandung. Keterlibatan stakeholders (Pemerintah Kota Bandung, aparat kelurahan, masyarakat, dan mahasiswa) berperan penting dalam mewujudkan edukasi pemilahan dan penanganan sampah di Kelurahan Pamoyanan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah observasi lapangan kegiatan magotisasi untuk menguraikan sampah organik di Kelurahan Pamoyanan. Edukasi tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah Kelurahan Pamoyanan dalam menanggulangi timbulan sampah organik di TPS, dan hasil magotisasi dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat.

Pentingnya pengelolaan sampah di Kelurahan Pamoyanan melalui teknik budidaya magot menawarkan solusi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.Dengan melibatkan masyarakat dalam proses ini, tidak hanya volume sampah yang berkurang tetapi juga tercipta peluang ekonomi baru melalui produk-produk yang dihasilkan dari budidaya magot.Program ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya pengelolaan sampah yang lebih baik.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi kondisi optimal seperti suhu, kelembaban, dan komposisi substrat untuk meningkatkan efisiensi degradasi sampah organik dan produksi protein larva Black Soldier Fly di lingkungan tropis perkotaan seperti Pamoyanan; selanjutnya, analisis dampak sosial‑ekonomi program magotisasi terhadap pendapatan rumah tangga dan pemberdayaan komunitas dapat dilakukan dengan pendekatan campuran kuantitatif‑kualitatif untuk memahami manfaat jangka panjang bagi warga; terakhir, pengembangan serta pengujian platform digital partisipatif yang menyediakan modul edukasi pemilahan sampah, panduan magotisasi, dan mekanisme pelaporan real‑time dapat meningkatkan koordinasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat serta mempercepat adopsi praktik pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

  1. #pemilahan sampah#pemilahan sampah
  2. #volume sampah organik#volume sampah organik
Read online
File size3.97 MB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-3op
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test