UPI YAIUPI YAI

IKRAITH-EKONOMIKAIKRAITH-EKONOMIKA

Standar kecantikan merupakan konstruksi sosial yang dibentuk oleh budaya dan media massa, yang menekan perempuan untuk memenuhi kriteria fisik ideal. Tekanan ini menciptakan pandangan seragam tentang penampilan, sekaligus merusak kesehatan mental, penerimaan diri, serta memperdalam ketidakadilan gender dan diskriminasi sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi standar kecantikan dalam film Imperfect, mengungkap simbolisme serta ideologi di baliknya, dan dampaknya terhadap kesehatan mental serta relasi sosial perempuan. Analisis dilakukan melalui pemeriksaan elemen visual, dialog, dan narasi terkait pembentukan kecantikan. Hasilnya menunjukkan bahwa film Imperfect menggambarkan tekanan sosial lewat body shaming, perubahan fisik, dan perbedaan perlakuan terhadap tokoh utama. Film ini juga menyoroti penerimaan dan cinta diri sebagai bentuk penolakan terhadap standar kecantikan yang diskriminatif. Temuan tersebut menegaskan peran film sebagai alat refleksi dan pendidikan untuk meningkatkan kesadaran tentang kesehatan mental, kesetaraan gender, dan penghargaan atas keragaman fisik.

Film Imperfect menggambarkan standar kecantikan sebagai konstruksi sosial yang menimbulkan tekanan dan diskriminasi terhadap perempuan.Melalui perjuangan tokoh utama, film ini menekankan pentingnya penerimaan diri dan cinta diri sebagai bentuk perlawanan terhadap standar kecantikan yang tidak realistis.Temuan penelitian ini menggarisbawahi peran media dalam membentuk persepsi publik tentang kecantikan dan mendorong kesadaran akan isu kesehatan mental serta kesetaraan gender.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam dampak representasi standar kecantikan dalam film terhadap perilaku konsumsi produk kecantikan di kalangan perempuan muda. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan menganalisis representasi standar kecantikan dalam film-film dari negara lain untuk mengidentifikasi perbedaan budaya dan norma sosial yang memengaruhi persepsi kecantikan. Terakhir, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan dengan mewawancarai perempuan yang mengalami body shaming untuk memahami pengalaman mereka secara lebih komprehensif dan mengembangkan strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan kesehatan mental dan penerimaan diri.

  1. Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026 | IKRAITH-EKONOMIKA. vol ikraith ekonomika... journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/issue/view/244Vol 9 No 2 2026 IKRAITH EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026 IKRAITH EKONOMIKA vol ikraith ekonomika journals upi yai ac index php IKRAITH EKONOMIKA issue view 244
  1. #inovasi produk#inovasi produk
  2. #manajemen keuangan#manajemen keuangan
Read online
File size1.04 MB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-3nQ
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test