UNDIRAUNDIRA

AndharaAndhara

Adanya pandemi virus COVID-19 menyebabkan berbagai macam persoalan serius di seluruh lini sektor kehidupan masyarakat. Mulai dari persoalan ekonomi, sosial, politik, hingga ketenagakerjaan. Di Indonesia pun, wabah pandemi virus COVID-19 “telah memaksa pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan khusus dengan menghimbau penghentian sementara aktivitas-aktivitas yang menimbulkan kerumunan, seperti aktivitas pendidikan di sekolah, pekerjaan di perusahaan, kegiatan di ruang umum, hingga keagamaan di rumah ibadah. Ketika kondisi pandemi virus corona atau COVID-19 seperti saat ini, yang paling terdampak adalah para pekerja harian lepas. Mau tidak mau, mereka harus benar-benar tahu bagaimana cara mengatur uang agar bisa tetap bertahan di tengah pandemi seperti saat ini. Dalam kegiatan pengabdian kali ini target yang ingin dicapai adalah (1) Para peserta Edukasi Akuntansi Sederhana memahami pentingnya perencanaan dan pencatatan keuangan (2) Para peserta Edukasi Akuntansi Sederhana bersedia mengikuti pelatihan tentang pembuatan suatu perencanaan dan pencatatan keuangan yang sederhana, namun cukup baik untuk diterapkan pada kegiatan usaha peserta dan (3) Para peserta Edukasi Akuntansi Sederhana memahami pembuatan perencanaan dan pencatatan keuangan yang sederhana.

Edukasi Akuntansi Sederhana yang kami selenggarakan telah memberikan tambahan pengetahuan kepada warga Kelurahan Tanjung Duren Barat Jakarta Barat khususnya RW 05 mengenai pencatatan akuntansi sederhana yang baik.Kegiatan ini disikapi sangat positif oleh peserta, terlihat dari antusiasme mereka dan banyak pertanyaan tentang pencatatan akuntansi sehari-hari dalam usaha mereka.Peserta meminta agar pelatihan ini dilanjutkan dan diselenggarakan pada semester berikutnya dengan fokus pada proses pembukuan yang lebih rinci sesuai prinsip akuntansi.

Penelitian selanjutnya dapat menguji sejauh mana penggunaan aplikasi akuntansi digital mempermudah pencatatan keuangan bagi pekerja harian lepas di Kelurahan Tanjung Duren dan wilayah sekitarnya, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi adopsinya. Selanjutnya, studi longitudinal yang memberikan pelatihan akuntansi sederhana secara berkelanjutan selama satu tahun dapat dianalisis untuk melihat perubahan pada stabilitas pendapatan dan kemampuan mengelola risiko ekonomi para pekerja. Selain itu, penelitian dapat meneliti dampak penggabungan literasi keuangan dengan akses micro‑credit terhadap pertumbuhan usaha mikro‑menengah di Jakarta Barat, dengan menilai peningkatan omzet dan kemampuan investasi kembali. Penelitian lain dapat membandingkan efektivitas model edukasi tatap muka versus model daring dalam meningkatkan pemahaman prinsip akuntansi di kalangan pedagang kecil, untuk menentukan metode yang paling efisien. Akhirnya, evaluasi kebijakan lokal yang mendukung program edukasi akuntansi dapat dilakukan untuk mengidentifikasi hambatan struktural dan rekomendasi kebijakan yang memperluas jangkauan program ke kelurahan lain.

  1. #model edukasi gizi#model edukasi gizi
  2. #edukasi gizi#edukasi gizi
Read online
File size356.77 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-37L
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test