NINETYJOURNALNINETYJOURNAL
Jurnal Kecerdasan Buatan dan Teknologi InformasiJurnal Kecerdasan Buatan dan Teknologi InformasiPenyakit kulit merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi dan membutuhkan diagnosis yang cepat dan akurat untuk menghindari komplikasi atau mempercepat penanganan. Namun, proses diagnosis manual seringkali memakan waktu dan bergantung pada keahlian dokter. Keterlambatan dalam diagnosis dapat menyebabkan perburukan kondisi pasien, memperpanjang waktu pemulihan, dan memperpanjang durasi perawatan atau menyebabkan komplikasi yang lebih serius. Untuk mengatasi permasalahan ini, teknologi pembelajaran mesin dapat dimanfaatkan untuk mengotomatisasi proses klasifikasi penyakit kulit. Penelitian ini membahas perbandingan tiga metode klasifikasi utama Support Vector Machine (SVM), Random Forest, dan Convolutional Neural Network (CNN), untuk menganalisis Dataset citra kulit normal dan penyakit kulit. Dataset terdiri dari berbagai jenis kulit yang telah melalui preprocessing data, seperti normalisasi, augmentasi data, dan ekstraksi fitur, guna meningkatkan kualitas data sebelum pelatihan model. Dataset yang digunakan dalam penelitian ini di menggunakan data science yang bersumber dari kaggle. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CNN memberikan performa terbaik dengan akurasi mencapai 92%, berkat kemampuannya menangkap pola non-linear dalam citra. Random Forest menunjukkan performa yang stabil dengan akurasi 85%, terutama pada Dataset yang lebih terstruktur. Sementara itu, SVM mencatat akurasi 78%, tetapi memiliki keterbatasan pada data berdimensi tinggi. Kesimpulannya, CNN lebih unggul untuk klasifikasi citra kulit kompleks, sementara Random Forest dan SVM dapat menjadi alternatif untuk Dataset sederhana. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan teknologi AI untuk mendukung diagnosis penyakit kulit yang lebih cepat dan akurat.
Penelitian ini membandingkan tiga metode klasifikasi utama, yaitu Support Vector Machine (SVM), Random Forest, dan Convolutional Neural Network (CNN), dalam menganalisis dataset citra kulit normal dan penyakit kulit.Hasil menunjukkan bahwa CNN memberikan performa terbaik dengan akurasi 92%, diikuti oleh Random Forest dengan akurasi 85% dan SVM dengan akurasi 78%.CNN unggul dalam menangkap pola non-linear pada citra kompleks.Kesimpulannya, CNN lebih cocok untuk klasifikasi citra kulit yang kompleks, sementara Random Forest dan SVM dapat menjadi alternatif untuk dataset yang lebih sederhana.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan transfer learning dengan model CNN pra‑latih seperti EfficientNet atau ResNet pada kumpulan data kulit yang lebih besar dan beragam, guna meningkatkan kemampuan generalisasi model. Selain itu, pendekatan hibrida yang menggabungkan ekstraksi fitur mendalam dari CNN dengan classifier ensemble seperti Random Forest dapat diteliti untuk memanfaatkan kekuatan representasi fitur deep learning dan stabilitas ensemble dalam menghadapi variasi data. Selanjutnya, integrasi data multimodal, misalnya menggabungkan citra kulit dengan metadata klinis (usia pasien, lokasi lesi, riwayat medis) dapat dievaluasi untuk menilai apakah kombinasi informasi tersebut meningkatkan akurasi dan keandalan sistem klasifikasi penyakit kulit.
- Perbandingan Metode Random Forest, Convolutional Neural Network, dan Support Vector Machine Untuk Klasifikasi... journal.isas.or.id/index.php/JACOST/article/view/742Perbandingan Metode Random Forest Convolutional Neural Network dan Support Vector Machine Untuk Klasifikasi journal isas index php JACOST article view 742
- Perbandingan Kinerja Klasifikasi Penyakit Ginjal Menggunakan Algoritma Support Vector Machine (SVM) dan... doi.org/10.47065/bits.v6i1.5206Perbandingan Kinerja Klasifikasi Penyakit Ginjal Menggunakan Algoritma Support Vector Machine SVM dan doi 10 47065 bits v6i1 5206
- Analisis Perbandingan Performa Metode Klasifikasi pada Dataset Multiclass Citra Busur Panah | Techno.Com.... publikasi.dinus.ac.id/index.php/technoc/article/view/3646Analisis Perbandingan Performa Metode Klasifikasi pada Dataset Multiclass Citra Busur Panah Techno Com publikasi dinus ac index php technoc article view 3646
- STUDI PERBANDINGAN METODE SUPPORT VECTOR MACHINE, RANDOM FOREST, DAN CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK UNTUK... doi.org/10.69916/jkbti.v4i1.214STUDI PERBANDINGAN METODE SUPPORT VECTOR MACHINE RANDOM FOREST DAN CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK UNTUK doi 10 69916 jkbti v4i1 214
- Akurasi dalam Mendeteksi Penyakit Kulit Menular menggunakan Gabungan Metode Forward Chaining dengan Certainty... doi.org/10.37034/jidt.v2i2.58Akurasi dalam Mendeteksi Penyakit Kulit Menular menggunakan Gabungan Metode Forward Chaining dengan Certainty doi 10 37034 jidt v2i2 58
| File size | 347.55 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UnwahasUnwahas Analisis ini menyoroti keterbatasan yang ditemukan dalam studi yang dipublikasikan tentang uji klinis pada manusia yang menggunakan minyak alpukat sebagaiAnalisis ini menyoroti keterbatasan yang ditemukan dalam studi yang dipublikasikan tentang uji klinis pada manusia yang menggunakan minyak alpukat sebagai
UIGMUIGM Produk miniatur jalur juga telah mulai dipasarkan secara daring melalui berbagai platform, serta dijual di toko oleh-oleh di Pekanbaru. Kegiatan PkM iniProduk miniatur jalur juga telah mulai dipasarkan secara daring melalui berbagai platform, serta dijual di toko oleh-oleh di Pekanbaru. Kegiatan PkM ini
UIGMUIGM Kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu upaya promotif dan preventif berbasis komunitas. Edukasi mengenai kesehatan kulit diharapkan dapat meningkatkanKegiatan ini dilakukan sebagai salah satu upaya promotif dan preventif berbasis komunitas. Edukasi mengenai kesehatan kulit diharapkan dapat meningkatkan
UIGMUIGM Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran ibu-ibu Desa Sumber Rejo tentang bahaya WCO melalui pelatihan edukasi interaktif. HasilProgram pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran ibu-ibu Desa Sumber Rejo tentang bahaya WCO melalui pelatihan edukasi interaktif. Hasil
UIGMUIGM A dengan materi Deteksi Gangguan Tumbuh Kembang Anak, talkshow interaktif, pelayanan kesehatan komprehensif, dan evaluasi program. Hasil menunjukkan partisipasiA dengan materi Deteksi Gangguan Tumbuh Kembang Anak, talkshow interaktif, pelayanan kesehatan komprehensif, dan evaluasi program. Hasil menunjukkan partisipasi
UIGMUIGM Pelaksanaan kegiatan melibatkan tim Fakultas Kedokteran Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) bersama Dinas Kesehatan Banyuasin. Metode meliputi edukasiPelaksanaan kegiatan melibatkan tim Fakultas Kedokteran Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) bersama Dinas Kesehatan Banyuasin. Metode meliputi edukasi
NINETYJOURNALNINETYJOURNAL Melalui penyempurnaan desain yang cermat dan optimasi pengalaman pengguna, penelitian ini menunjukkan bagaimana teknologi dapat mengubah penyampaian layananMelalui penyempurnaan desain yang cermat dan optimasi pengalaman pengguna, penelitian ini menunjukkan bagaimana teknologi dapat mengubah penyampaian layanan
POLKESBANPOLKESBAN aurantifolia) memiliki potensi sebagai antiseptik karena memiliki kandungan kompleks bahan organik sebagai antiseptik alami yang dapat dipergunakan dalamaurantifolia) memiliki potensi sebagai antiseptik karena memiliki kandungan kompleks bahan organik sebagai antiseptik alami yang dapat dipergunakan dalam
Useful /
MPUKUTURANMPUKUTURAN Sektor pariwisata di Indonesia, sebagai salah satu pilar utama perekonomian, memiliki potensi besar untuk mendorong pembangunan ekonomi dan menciptakanSektor pariwisata di Indonesia, sebagai salah satu pilar utama perekonomian, memiliki potensi besar untuk mendorong pembangunan ekonomi dan menciptakan
UNBUNB Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keanekaragaman jenis, kemerataan jenis, kekayaan jenis, dominansi, kelimpahan jenis dan status konservasiPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keanekaragaman jenis, kemerataan jenis, kekayaan jenis, dominansi, kelimpahan jenis dan status konservasi
SALNESIASALNESIA Implementasi teknologi tepat guna model jamban pasang surut telah terbukti efektif dan terjangkau untuk meningkatkan akses sanitasi masyarakat di wilayahImplementasi teknologi tepat guna model jamban pasang surut telah terbukti efektif dan terjangkau untuk meningkatkan akses sanitasi masyarakat di wilayah
POLKESBANPOLKESBAN Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit metabolik yang memerlukan terapi farmakologis dan non-farmakologis. Konsumsi pangan fungsional yang tinggiDiabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit metabolik yang memerlukan terapi farmakologis dan non-farmakologis. Konsumsi pangan fungsional yang tinggi