STISIPOLP12STISIPOLP12

Jurnal Studia AdministrasiJurnal Studia Administrasi

Berdasarkan data statistik tahun 2020, di Kabupaten Ogan Ilir terdapat sebanyak 3.211 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Beras Sejahtera (Rastra), sehingga masih dilaksanakan pan ini berupaya mengevaluasi Program Beras Sejahtera di Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir. Berdasarkan model analisis CIPP (Context, Input, Process, Product) yang digunakan, ditemukan bahwa context dapat diterima, asalnya ada dasar hukum yang jelas, perlu diperiksa berdasarkan kebutuhan. Infonya sangat bisa diterima, meskipun ada pelaksana program yang tidak sepenuhnya memenuhi aturan, kantor-kantor sebenarnya harus selesai sementara fondasi dalam beberapa latihan program masih belum mantap dan tidak sesuai strategi pelaksanaan standar. Interaksi sangat dapat diterima, meskipun dalam pelaksanaannya masih ada penundaan, pelaksanaan pekerja diperluas dan menggunakan teknik yang sesuai metode. Product cukup baik, dimana penerima bantuan dapat menerima dengan baik dan memanfaatkannya. Faktor pendukung dari dalam adalah kesigapan dan kemampuan pelaksana program yang sudah memadai. Faktor pendukung dari luar adalah kepatuhan dari penerima program, sehingga program dapat berjalan dengan baik. Faktor penghambat pelaksanaan program adalah panjangnya rantai distribusi.

Berdasarkan hasil evaluasi, konteks, input, proses, dan produk program Beras Sejahtera di Kecamatan Indralaya dapat diterima meskipun terdapat beberapa kendala seperti penundaan pelaksanaan dan panjangnya rantai distribusi.Faktor pendukung meliputi kesigapan pelaksana dan kepatuhan penerima, sementara faktor penghambat utama adalah distribusi yang panjang.Secara keseluruhan, program berjalan cukup baik namun perlu perbaikan pada standar pelaksanaan dan efisiensi distribusi.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi informasi berbasis GIS untuk memetakan dan mempercepat rantai distribusi Beras Sejahtera sehingga waktu penyaluran dapat dipersingkat dan biaya logistik diminimalisir. Selain itu, diperlukan studi kuantitatif mengenai akurasi data sensus penerima manfaat yang mengidentifikasi faktor-faktor penyebab salah sasaran, dengan tujuan mengembangkan algoritma seleksi yang lebih tepat dan transparan. Selanjutnya, analisis kualitas beras yang didistribusikan, meliputi parameter fisik, kimia, dan persepsi konsumen, dapat memberikan dasar ilmiah untuk meningkatkan standar mutu beras serta kepuasan penerima. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang berbasis bukti, meningkatkan efektivitas program, dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah tersebut.

  1. #faktor penyebab#faktor penyebab
  2. #persepsi masyarakat#persepsi masyarakat
Read online
File size227.96 KB
Pages12
Short Linkhttps://juris.id/p-2ZE
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test