UAIUAI

Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS)Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS)

Masyarakat di sekitar Sungai Ciliwung merupakan pemukiman penduduk yang padat, memiliki beberapa komunitas diantaranya Komunitas Mat Peci (Masyarakat Peduli Ciliwung dan Lingkungan Hidup). Berdasarkan permasalahan yang ada di komunitas Mat Peci akibat wabah COVID‑19, muncul permasalahan terutama pada siswa SD, SMP, dan SMA dalam pembelajaran daring. Pembelajaran dilaksanakan secara daring atau SFH diimplementasikan oleh guru untuk mengantisipasi penyebaran coronavirus. Menurut Jamaluddin (2020) bahwa pelaksanaan pembelajaran daring memiliki kekuatan dan kelemahan, tantangan, dan hambatan tersendiri. Pembelajaran daring dapat mempertemukan guru dan siswa dengan bantuan internet dalam proses pembelajarannya. Dengan kondisi pandemi yang telah berjalan 2 tahun, terhitung aktif meningkat pada bulan Maret 2020 sampai Februari 2022 menimbulkan rasa jenuh, tidak konsentrasi, dan menurunnya kreativitas bagi siswa. Salah satu solusi untuk meningkatkan kreativitas dan konsentrasi dalam pembelajaran daring/luring pada siswa di Komunitas Ciliwung Mat Peci adalah dengan melakukan Brain Gym yang berguna untuk meningkatkan konsentrasi dan kreativitas karena sebagian sekolah sudah melakukan PTM terbatas. Brain Gym atau senam otak dikenal sebagai serangkaian latihan berbasis gerakan yang dilakukan tubuh untuk merangsang tingkat kinerja otak kiri dan otak kanan secara bersama. Dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja otak dalam memudahkan kegiatan belajar mengajar sehingga siswa dapat meningkatkan konsentrasi belajar daring/luring sehingga siswa dapat berprestasi.

Kegiatan pelatihan Brain Gym secara konsisten meningkatkan konsentrasi dan kreativitas siswa di Komunitas Mat Peci, sebagaimana terlihat dari peningkatan kelompok siswa yang berada pada kategori sedang pada post‑test.Hasil pre‑test menunjukkan mayoritas siswa memiliki konsentrasi dan kreativitas rendah, namun setelah pelatihan dan pendampingan keluarga, tingkatnya naik secara signifikan.Dukungan keluarga dan penyediaan media latihan (video dan flyer) menjadi faktor kunci keberhasilan program ini, meskipun masih terdapat hambatan seperti keterlambatan on‑line dan motivasi keluarga yang variatif.

Pertama, lakukan penelitian longitudinal dengan sample yang lebih besar untuk menilai dampak jangka panjang Brain Gym terhadap prestasi akademik dan kesejahteraan emosional siswa di komunitas yang serupa. Kedua, kembangkan aplikasi mobile interaktif yang menyajikan video gerakan Brain Gym sekaligus mencatat konsistensi dan dampak peserta, sehingga dapat dianalisis hubungan antara frekuensi latihan dengan peningkatan kognitif secara real‑time. Akhirnya, lakukan eksperimen perbandingan antara pendekatan Brain Gym tradisional (video   flyer) dengan pembelajaran yang menggandeng sensorik virtual (VR/AR) untuk menilai apakah teknologi immersive dapat mempercepat peningkatan konsentrasi dan kreativitas siswa dalam konteks pembelajaran daring maupun luring.

  1. Brain Gym untuk Meningkatkan Kreativitas dan Konsentrasi Pembelajaran Luring/Daring pada Siswa di Komunitas... jurnal.uai.ac.id/index.php/PSN/article/view/1630Brain Gym untuk Meningkatkan Kreativitas dan Konsentrasi Pembelajaran Luring Daring pada Siswa di Komunitas jurnal uai ac index php PSN article view 1630
  1. #siswa sd#siswa sd
  2. #prestasi akademik#prestasi akademik
Read online
File size415.31 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-2Yw
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test