UNITRIUNITRI
BUANA SAINSBUANA SAINSRobusta coffee (Coffea canephora) is one of the commodities that have high economic value among other plantation crops. Coffee is also one of the three non-alcoholic beverages (coffee, tea, chocolate) are widespread. Indonesia and among the countries located in the international coffee world, because Indonesia is the third largest coffee exporter after Brazil and Vietnam. Coffee production in Indonesia reached an average of 11.250 tonnes per year. The purpose of this study is studying the ability of pyraclostrobin on coffee fertilization, thereby reducing the occurrence of fruit drop and determining the appropriate concentrations for spraying treatment pyraclostrobin on fertilization and reduce fruit drop robusta coffee. This study was conducted in January-September 2016 in the coffee plantation Tlogosari, Tirtoyudo subdistrict, Malang regency which is located an altitude of 560 m above sea level. The method that used in this study is a randomized block design, consisting of 6 treatments and 4 replications. While the treatment is P0 (without spraying), P1 (Spraying once a week with a concentration of 150 ppm), P2 (Spraying once a week with a concentration of 300 ppm), P3 (Spraying once a week with a concentration of 450 ppm), P4 (Spraying once a week with a concentration of 600 ppm), P5 (Spraying once a week with a concentration of 750 ppm). Giving pyraclostrobin with a concentration of 600 ppm may increase the amount of fruit compared to the treatment without giving pyraclostrobin.
Pemberian pyraclostrobin mampu meningkatkan jumlah buah dan hasil panen.Pemberian pyraclostrobin dengan konsentrasi 600 ppm mampu meningkatkan bobot biji sebesar 81,15% serta menurunkan terjadinya keguguran buah hingga mencapai 55,75% dibandingkan dengan perlakuan tanpa pemberian pyraclostrobin.
Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas pyraclostrobin dalam kombinasi dengan jenis pupuk lain untuk melihat sinergi dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil kopi. Studi mendalam mengenai mekanisme fisiologis bagaimana pyraclostrobin meningkatkan toleransi tanaman kopi terhadap kekeringan dan penyakit, khususnya pada level genetik dan ekspresi protein, perlu dilakukan. Selain itu, penelitian perlu difokuskan pada dampak jangka panjang penggunaan pyraclostrobin terhadap kualitas tanah dan keberlanjutan lingkungan di perkebunan kopi, termasuk potensi akumulasi residu dan pengaruhnya terhadap mikroorganisme tanah, untuk memastikan praktik pertanian yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
| File size | 176.33 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
LSPRLSPR Melalui tahap observasi, pelatihan dan pendampingan, kemudian mentoring dan evaluasi, tim pengabdian memberikan gambaran ilmu mengenai budidaya kopi, pengelolaanMelalui tahap observasi, pelatihan dan pendampingan, kemudian mentoring dan evaluasi, tim pengabdian memberikan gambaran ilmu mengenai budidaya kopi, pengelolaan
UTPUTP Model komunikasi di sektor agribisnis yang digunakan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri dengan petani kopi robusta mencakup model SMCR, HierarkisModel komunikasi di sektor agribisnis yang digunakan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri dengan petani kopi robusta mencakup model SMCR, Hierarkis
JURNALFTIJAYABAYAJURNALFTIJAYABAYA Metode Pengabdian Masyarakat ini dilakukan dengan cara penjelasan teori mengenai teknologi pengolahan limbah minyak jelantah, langkah-langkah pengolahanMetode Pengabdian Masyarakat ini dilakukan dengan cara penjelasan teori mengenai teknologi pengolahan limbah minyak jelantah, langkah-langkah pengolahan
LPPM UNASMANLPPM UNASMAN Hasil dari kegiatan ini yaitu sebuah website profil kelurahan yang dapat memberikan informasi profil kelurahan, data kependudukan kelurahan dan informasiHasil dari kegiatan ini yaitu sebuah website profil kelurahan yang dapat memberikan informasi profil kelurahan, data kependudukan kelurahan dan informasi
ITNITN Hasil menunjukkan penurunan kadar air paling banyak terjadi pada temperatur 200°C dengan exhaust fan, mencapai efisiensi 18,078% dan menyisakan kadarHasil menunjukkan penurunan kadar air paling banyak terjadi pada temperatur 200°C dengan exhaust fan, mencapai efisiensi 18,078% dan menyisakan kadar
UAIUAI Untuk kegiatan lanjutan dapat dilakukan dengan menghasilkan penelitian ilmiah terkait topik ini dan mengadakan pelatihan lanjutan mengenai public speaking.Untuk kegiatan lanjutan dapat dilakukan dengan menghasilkan penelitian ilmiah terkait topik ini dan mengadakan pelatihan lanjutan mengenai public speaking.
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF Tujuan penelitian adalah faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya perdarahan pasca persalinan di Rumah Sakit Umum Daerah Tahun 2019. Metode penelitianTujuan penelitian adalah faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya perdarahan pasca persalinan di Rumah Sakit Umum Daerah Tahun 2019. Metode penelitian
UNITRIUNITRI Namun, diperlukan analisis lanjutan untuk mengetahui perbandingan kualitas antara keduanya. Dari kedua metode penelitian yang dilakukan diketahui bahwaNamun, diperlukan analisis lanjutan untuk mengetahui perbandingan kualitas antara keduanya. Dari kedua metode penelitian yang dilakukan diketahui bahwa
Useful /
ITNITN Pengaruh kuat tekan dan temperatur pengeringan briket cangkang kemiri sangat berpengaruh pada persentase kadar air, kadar abu, kadar zat menguap, kadarPengaruh kuat tekan dan temperatur pengeringan briket cangkang kemiri sangat berpengaruh pada persentase kadar air, kadar abu, kadar zat menguap, kadar
JURNALFTIJAYABAYAJURNALFTIJAYABAYA Teknologi tersebut mampu meningkatkan hasil panen, menurunkan biaya operasional, serta meningkatkan kualitas produk dan kesejahteraan masyarakat. SelainTeknologi tersebut mampu meningkatkan hasil panen, menurunkan biaya operasional, serta meningkatkan kualitas produk dan kesejahteraan masyarakat. Selain
JURNALSAINSJURNALSAINS Pada 1000 hari pertama kehidupan anak merupakan masa emas atau golden age. Pada periode ini, berkembang berbagai potensi pada diri anak. Diantaranya, kemampuanPada 1000 hari pertama kehidupan anak merupakan masa emas atau golden age. Pada periode ini, berkembang berbagai potensi pada diri anak. Diantaranya, kemampuan
MATAPPAMATAPPA Tujuan dari artikel ini adalah untuk melihat beberapa jenis strategi coping yang dikemukakan oleh beberapa ahli, yaitu Stuart dan Sundeen (1991), LazarusTujuan dari artikel ini adalah untuk melihat beberapa jenis strategi coping yang dikemukakan oleh beberapa ahli, yaitu Stuart dan Sundeen (1991), Lazarus