STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif BaturajaCendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif BaturajaPreeklamsia merupakan penyakit yang ditandai dengan adanya hipertensi, proteinuria, dan edema yang timbul selama kehamilan atau hingga 48 jam pascapersalinan. Kondisi ini umumnya terjadi pada trimester ketiga kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kehamilan ganda dan paritas terhadap kejadian preeklamsia di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Prabumulih pada tahun 2019. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian terdiri dari 1712 ibu yang melahirkan di rumah sakit tersebut pada tahun 2019, dengan jumlah sampel sebanyak 324 responden. Instrumen penelitian berupa data studi rekam medis. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kehamilan ganda dan kejadian preeklamsia (p value 0,004 < α 0,05), serta hubungan yang signifikan antara paritas dan kejadian preeklamsia (p value 0,000 < α 0,05).
Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kehamilan ganda dengan kejadian preeklamsia di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Prabumulih tahun 2019.Selain itu, terdapat pula hubungan yang signifikan antara paritas dengan kejadian preeklamsia di rumah sakit yang sama pada tahun yang sama.Temuan ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan informasi dan peningkatan kualitas asuhan kebidanan untuk mengurangi angka kematian ibu.
Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mungkin berkontribusi terhadap kejadian preeklamsia pada ibu hamil dengan kehamilan ganda, seperti faktor genetik atau lingkungan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model prediksi risiko preeklamsia yang melibatkan kombinasi faktor risiko, termasuk kehamilan ganda dan paritas, untuk memungkinkan intervensi dini yang lebih efektif. Ketiga, studi kualitatif dapat dilakukan untuk menggali pengalaman dan persepsi ibu hamil mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi risiko preeklamsia, serta strategi koping yang mereka gunakan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai preeklamsia dan membantu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan maternal.
| File size | 432.36 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
SARIPEDIATRISARIPEDIATRI Laringomalasia merupakan penyebab tersering stridor inspirasi pada bayi dan anak, dan sering dikaitkan dengan usia muda, jenis kelamin laki-laki, prematuritas,Laringomalasia merupakan penyebab tersering stridor inspirasi pada bayi dan anak, dan sering dikaitkan dengan usia muda, jenis kelamin laki-laki, prematuritas,
POLTEKKESACEHPOLTEKKESACEH Berdasarkan hasil penelitian dengan jumlah responden 143 orang, mengenai Hubungan Pola Makan dan Picky Eating dengan Kejadian Stunting pada Balita di WilayahBerdasarkan hasil penelitian dengan jumlah responden 143 orang, mengenai Hubungan Pola Makan dan Picky Eating dengan Kejadian Stunting pada Balita di Wilayah
POLTEKKESACEHPOLTEKKESACEH Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling. Penelitian dilakukan pada tanggal 16-26 Mei 2025. Pengumpulan data diperoleh dari hasilTeknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling. Penelitian dilakukan pada tanggal 16-26 Mei 2025. Pengumpulan data diperoleh dari hasil
STTWSTTW Sistem mampu menampilkan data secara real-time dengan tingkat akurasi yang tinggi, ditunjukkan oleh rata-rata kesalahan pembacaan berat badan hanya sebesarSistem mampu menampilkan data secara real-time dengan tingkat akurasi yang tinggi, ditunjukkan oleh rata-rata kesalahan pembacaan berat badan hanya sebesar
Q2LIIQ2LII Penelitian ini menggunakan metode literatur review dengan menelaah berbagai artikel dan jurnal ilmiah dari database nasional maupun internasional, yangPenelitian ini menggunakan metode literatur review dengan menelaah berbagai artikel dan jurnal ilmiah dari database nasional maupun internasional, yang
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Status gizi merupakan salah satu indikator kesehatan anak dan unsur penting dalam membentuk status kesehatan. Masa lima tahun adalah periode penting dimanaStatus gizi merupakan salah satu indikator kesehatan anak dan unsur penting dalam membentuk status kesehatan. Masa lima tahun adalah periode penting dimana
MAHARDIKAMAHARDIKA Sebagian besar ibu (73,4%) memiliki usia reproduksi sehat (20-35 tahun), 51,6% primeripara, dan 93,8% jarak kehamilan ideal. Mayoritas bayi (93,75%) lahirSebagian besar ibu (73,4%) memiliki usia reproduksi sehat (20-35 tahun), 51,6% primeripara, dan 93,8% jarak kehamilan ideal. Mayoritas bayi (93,75%) lahir
CERICCERIC Sebanyak 79,6% perawat pelaksana mempersepsikan kinerjanya baik dan 85% mempersepsikan budaya organisasinya baik. Perawat pelaksana yang berpersepsi baikSebanyak 79,6% perawat pelaksana mempersepsikan kinerjanya baik dan 85% mempersepsikan budaya organisasinya baik. Perawat pelaksana yang berpersepsi baik
Useful /
SARIPEDIATRISARIPEDIATRI Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik cross sectional pada lima puluh lima subjek anak yang menerima terapi steroid di Rumah Sakit DokterPenelitian ini menggunakan desain observasional analitik cross sectional pada lima puluh lima subjek anak yang menerima terapi steroid di Rumah Sakit Dokter
STIQ AMUNTAISTIQ AMUNTAI Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kaidah tafsir yang tepat, seperti prinsip bahwa nasakh hanya bisa ditetapkan dengan dalil qati serta pengutamaanHasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kaidah tafsir yang tepat, seperti prinsip bahwa nasakh hanya bisa ditetapkan dengan dalil qati serta pengutamaan
RIVERSTUDIESRIVERSTUDIES Keterlibatan masyarakat lokal dalam pengelolaan sumber daya perikanan terbukti meningkatkan efektivitas kebijakan. Kolaborasi antara pemerintah, akademisi,Keterlibatan masyarakat lokal dalam pengelolaan sumber daya perikanan terbukti meningkatkan efektivitas kebijakan. Kolaborasi antara pemerintah, akademisi,
RIVERSTUDIESRIVERSTUDIES Tantangan regulasi, dampak lingkungan, dan persepsi publik perlu diatasi melalui pendekatan kolaboratif antara pemerintah, pelaku industri, dan komunitasTantangan regulasi, dampak lingkungan, dan persepsi publik perlu diatasi melalui pendekatan kolaboratif antara pemerintah, pelaku industri, dan komunitas