STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF

Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif BaturajaCendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja

Posyandu banyak memiliki manfaat bagi masyarakat, dimana masyarakat mendapat kemudahan dalam memperoleh informasi dari pelayanan kesehatan bagi ibu, bayi, dan anak balita. Pertumbuhan bayi dan balita juga dapat terpantau sehingga tidak mengalami menderita gizi buruk, bayi dan balita mendapatkan vitamin A, bayi dapat memperoleh imunisasi yang lengkap. Dari data yang diperoleh dari posyandu Damai Sejahtera STIKES AL‑MAARIF BATURAJA setiap bulannya memiliki penurunan yaitu, dari bulan Oktober 2018 jumlah kunjungan bayi dan balita 33 bayi dan balita, bulan November 2018 jumlah kunjungan bayi dan balita menurun menjadi 28 bayi dan balita, bulan Desember 2018 jumlah kunjungan bayi dan balita menurun menjadi 15 bayi dan balita, bulan Januari 2019 jumlah kunjungan bayi dan balita menjadi 14 bayi dan balita, bulan Februari 2019 jumlah kunjungan bayi dan balita menjadi 17 bayi dan balita, bulan Maret 2019 jumlah kunjungan bayi dan balita menjadi 12 bayi dan balita. Partisipasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita (1-5 tahun) di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sukaraya yang berjumlah 33 orang.

Tidak ada hubungan yang bermakna antara tingkat pendidikan ibu dengan frekuensi kunjungan balita ke posyandu (p = 0,574).Tidak ada hubungan yang bermakna antara status pekerjaan ibu dengan frekuensi kunjungan balita ke posyandu (p = 0,418).Tidak ada hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan ibu dengan frekuensi kunjungan balita ke posyandu (p = 0,737).

Penelitian selanjutnya sebaiknya mengkaji pengaruh persepsi budaya dan kepercayaan masyarakat terhadap partisipasi posyandu dengan pendekatan kualitatif‑kuantitatif untuk memperoleh gambaran menyeluruh; selanjutnya, dapat dilakukan intervensi edukasi kesehatan yang terfokus pada ibu balita menggunakan media visual dan demonstrasi praktis, lalu dievaluasi efeknya terhadap peningkatan frekuensi kunjungan posyandu dalam desain eksperimental terkontrol; terakhir, penting untuk meneliti dampak aksesibilitas fisik, seperti jarak rumah ke posyandu dan ketersediaan transportasi, dengan pemetaan geografis (GIS) serta analisis statistik, guna menentukan apakah faktor logistis menjadi penghambat utama dan bagaimana solusi penempatan posyandu yang lebih strategis dapat meningkatkan partisipasi. Semua penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan wawasan baru yang lebih komprehensif bagi kebijakan kesehatan lokal.

  1. #berat badan#berat badan
  2. #kepercayaan masyarakat#kepercayaan masyarakat
Read online
File size723.76 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-2Nz
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test