UNIPASUNIPAS

Agro Bali : Agricultural JournalAgro Bali : Agricultural Journal

Jerami padi adalah sumber daya yang dapat digunakan sebagai pupuk organik. Fakta di lapangan masih ditemukan jerami padi yang terbuang, salah satunya dengan cara dibakar. Penelitian dilakukan melalui metode observasi dan survei yang melibatkan kelompok petani sawah di 3 kecamatan di Kabupaten Klungkung, yaitu Banjarangkan, Klungkung dan Dawan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui produksi jerami padi yang terbuang dan potensi pupuk organik yang terbuang pada budidaya padi intensif. Berdasarkan hasil yang diperoleh produksi jerami padi kering yang terbuang pada setiap panen sekitar 10,21 ton/ha. Petani tidak memanfaatkan jerami padi sebagai kompos dengan alasan tidak mengetahui cara pembuatan kompos. Ada 30,34% petani yang memiliki pengetahuan salah bahwa cara mudah mengembalikan jerami padi ke tanah adalah dengan membakarnya. Berdasarkan hasil penelitian, pembakaran jerami padi menyebabkan terbuangnya sekitar 5.887.086 - 7.888,7 ton pupuk organik.

Potensi bahan baku pupuk organik dalam bentuk jerami padi pada satu kali panen mencapai sekitar 10,21 ton/ha, atau dari setiap 1 kg gabah dihasilkan 1,3 kg jerami padi.Tidak ada petani di lokasi penelitian yang memanfaatkan jerami padi sebagai kompos, karena mereka tidak tahu cara membuat kompos jerami padi, keterbatasan tenaga kerja dan keterbatasan waktu.Sekitar 30,34% petani membakar jerami padi karena berdasarkan pengetahuan yang diperoleh dari generasi sebelumnya, pembakaran adalah cara sederhana untuk mengembalikan jerami padi ke tanah.Potensi pupuk organik yang terbuang pada satu musim panen di Kabupaten Klungkung mencapai sekitar 5.Potensi terbuangnya dapat memenuhi kebutuhan pupuk organik minimal untuk 15,31% luas sawah di Kabupaten Klungkung.

Untuk mengurangi pembakaran jerami padi, perlu dilakukan sosialisasi pemanfaatan jerami padi kepada petani. Petani perlu diberikan pengetahuan tentang cara membuat kompos jerami padi yang mudah, praktis, cepat dan menghasilkan kompos berkualitas. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya kadar protein jerami padi, yang berarti rendahnya kadar N, dan tingginya kadar lignin, yang menyebabkan jerami padi terurai lambat. Selain itu, juga perlu dilakukan penelitian terkait pemanfaatan jerami padi, seperti penggunaan lignin jerami padi sebagai antimikroba, dan jerami padi sebagai bioetanol.

  1. POTENTIAL OF LOSS OF ORGANIC FERTILIZER IN LOWLAND RICE FARMING IN KLUNGKUNG DISTRICT, BALI | Muliarta... ejournal.unipas.ac.id/index.php/Agro/article/view/567POTENTIAL OF LOSS OF ORGANIC FERTILIZER IN LOWLAND RICE FARMING IN KLUNGKUNG DISTRICT BALI Muliarta ejournal unipas ac index php Agro article view 567
  1. #pupuk organik#pupuk organik
  2. #rantai pasok#rantai pasok
Read online
File size289.54 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-2va
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test