SUMBARPROVSUMBARPROV

Jurnal Pembangunan NagariJurnal Pembangunan Nagari

Monumen terkenal dengan peninggalan sejarahnya, setiap daerah di Indonesia dinilai memiliki potensi peluang bisnis dengan memiliki tugu atau bangunan bersejarah. Dinas Pariwisata Sidenreng Rappang mengelola banyak objek dan situs wisata, salah satunya adalah Monumen Ganggawa. Terletak di Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang, monumen Ganggawa telah menjadi salah satu monumen yang paling banyak dikunjungi. Pemandangan dan suasananya sangat menyenangkan meski berada di tengah kawasan. Monumen ini telah menjadi kawasan wisata kuliner, membantu warga setempat dengan menyediakan lahan untuk berjualan makanan, dan makanan ringan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi nilai atraksi, potensi, dan kontribus monumen Ganggawa terhadap keadaan ekonomi penduduk lokal, serta bagaimana peran pemerintah dan keterlibatan penduduk lokal dalam memaksimalkan potensi ekonomi monumen Ganggawa, dengan menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan wawancara terbuka sebagai instrumen pengumpulan data, penelitian ini kemudian akan menggunakan penalaran deduktif untuk melihat kontribusi monumen terhadap masyarakat lokal. keadaan ekonomi penduduk. Temuan Penelitian ini juga akan mencerminkan peran pemerintah dalam mendukung pembangunan monumen Ganggawa.

Monumen Ganggawa memiliki dampak terbatas terhadap kondisi ekonomi penduduk lokal, meskipun telah membantu meningkatkan pemasukan mereka.Peningkatan jumlah pesaing dan fluktuasi jumlah pengunjung menjadi kendala utama bagi masyarakat sekitar.Peran pemerintah terlihat dalam penyediaan layanan kebersihan, renovasi kecil, serta penataan estetika monumen untuk menarik kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara.

Pertama, perlu penelitian lebih lanjut untuk menganalisis efektivitas kebijakan dan program pemerintah daerah dalam mengelola potensi ekonomi dari destinasi wisata bersejarah seperti Monumen Ganggawa, termasuk bentuk bantuan keuangan dan fasilitas yang diberikan. Kedua, penting untuk mengeksplorasi bagaimana peningkatan infrastruktur dan penambahan fasilitas hiburan di dalam kawasan monumen dapat meningkatkan jumlah kunjungan dan daya tarik wisatawan, khususnya pada hari-hari biasa di luar musim liburan. Ketiga, diperlukan studi tentang dampak pajak bulanan terhadap pelaku usaha lokal di sekitar monumen, termasuk kelayakan besarannya dan hubungannya dengan ketidakpastian pendapatan akibat persaingan dan jumlah pengunjung yang tidak stabil, guna merumuskan kebijakan yang lebih adil dan mendukung keberlanjutan ekonomi mikro di lokasi tersebut.

  1. PERAN PEMERINTAH DESA DALAM MENGELOLA WISATA HUTAN PINUS UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DESA DI DESA... jurnal.unitri.ac.id/index.php/reformasi/article/view/1509PERAN PEMERINTAH DESA DALAM MENGELOLA WISATA HUTAN PINUS UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DESA DI DESA jurnal unitri ac index php reformasi article view 1509
  2. One moment, please.... one moment please wait request verified doi.org/10.30998/sosioekons.v12i02.5124One moment please one moment please wait request verified doi 10 30998 sosioekons v12i02 5124
  3. DAMPAK EKONOMI WISATA BAHARI DI KABUPATEN ALOR | Muawanah | Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan.... doi.org/10.15578/jsekp.v15i1.8841DAMPAK EKONOMI WISATA BAHARI DI KABUPATEN ALOR Muawanah Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan doi 10 15578 jsekp v15i1 8841
  1. #materi pembelajaran#materi pembelajaran
  2. #daya tarik#daya tarik
Read online
File size456.53 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-2nV
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test