STIT MADANISTIT MADANI

IJER: Indonesian Journal of Educational ResearchIJER: Indonesian Journal of Educational Research

Surah Al-Alaq ayat 1-5 adalah wahyu pertama yang diturunkan oleh Allah Taala kepada Nabi Muhammad ﷺ yang menjelaskan pentingnya belajar dalam kehidupan manusia, yang dapat dipahami lebih dalam dengan menggunakan ilmu tafsir. Tafsir Ibnu Katsir adalah kitab tafsir yang sangat fenomenal di kalangan para ulama, bahkan tafsir Ibnu Katsir dijadikan sebagai rujukan utama para mufassir di berbagai negara termasuk Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna perintah belajar dalam surah Al-Alaq. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-analitik yang termasuk ke dalam penelitian kepustakaan atau library research yang menjadikan bahan-bahan pustaka sebagai sumber data. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis isi atau content analysis. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa surah Al-Alaq ayat 1-5 adalah surah berisi perintah Allah kepada manusia untuk membaca yang secara tidak langsung memerintahkan manusia untuk belajar, Allah juga mengajarkan manusia menulis untuk mengikat ilmu, serta terdapat kandungan tauhid pada surat tersebut yang menyebutkan bahwa Allah menciptakan manusia dari alaq agar manusia mengenal siapa Tuhan mereka. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Allah memerintahkan manusia untuk belajar dan menuntut ilmu yang dengan ilmu tersebut manusia mendapatkan rahmat Allah dan kedudukan yang tinggi di sisi Allah.

Surah Al-Alaq ayat 1-5 adalah wahyu pertama yang Allah turunkan kepada Rasulullah ﷺ lewat perantara Jibril alaihissalam.Surah tersebut menerangkan bahwa Allah memerintahkan manusia untuk membaca guna menambah ilmu dan wawasan, yang diulang dua kali menunjukkan pentingnya kegiatan membaca.Perintah tersebut secara tidak langsung mengarahkan manusia untuk belajar, karena dengan belajar manusia mendapatkan kedudukan tinggi di sisi Allah Taala dan rahmat-Nya, serta mengenal Rabb-nya yang menciptakan mereka dari segumpal darah.Surah ini juga menunjukkan kemurahan Allah dalam mengajarkan manusia menulis sebagai upaya mengikat ilmu, sebagaimana disebutkan dalam atsar Ikatlah ilmu dengan tulisan.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana praktek membaca dan menulis sebagai bentuk ibadah dalam konteks pendidikan Islam modern, khususnya di sekolah-sekolah berbasis pesantren atau madrasah, dengan membandingkan pendekatan Tafsir Ibnu Katsir terhadap Surah Al-Alaq ayat 1-5 dan implementasinya dalam kurikulum saat ini. Selain itu, perlu diteliti sejauh mana pemahaman tauhid yang terkandung dalam ayat penciptaan manusia dari alaq dapat memperkuat motivasi belajar siswa, terutama dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital yang sering mengabaikan nilai spiritual. Terakhir, sebuah studi dapat dilakukan untuk mengembangkan model pembelajaran berbasis membaca berulang dan menulis sebagai pengikat ilmu yang diinspirasi dari metode ulama salaf, lalu diuji efektivitasnya terhadap retensi pengetahuan dan pembentukan karakter religius siswa, sehingga tidak hanya memperdalam teks, tetapi juga menghidupkan semangat belajar yang berbasis ketakwaan.

  1. COVID-19 HOAX DISINFORMATION DURING THE PANDEMIC IN INDONESIA | Wasilatuna: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran... ejournal.uiidalwa.ac.id/index.php/wasilatuna/article/view/777COVID 19 HOAX DISINFORMATION DURING THE PANDEMIC IN INDONESIA Wasilatuna Jurnal Komunikasi dan Penyiaran ejournal uiidalwa ac index php wasilatuna article view 777
  1. #peran guru#peran guru
  2. #sumber data#sumber data
Read online
File size555.44 KB
Pages14
Short Linkhttps://juris.id/p-2k7
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test