POLANKAPOLANKA

Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan dan TeknologiJurnal Kajian Ilmiah Kesehatan dan Teknologi

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang utama di Indonesia. Jumlah penderita dan luas daerah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) semakin bertambah seiring dengan meningkatnya mobilitas, lingkungan, iklim, kepadatan penduduk dan perilaku masyarakat, terutama di dareah tropis dan sub-tropis.Metode : Strategi pencarian yang dilakukan oleh peneliti dalam membuat Literatur Review ini adalah dengan menggunakan kata kunci “Perilaku Pencegahan Demam Berdarah Dengue. pencarian dengan menggunakan database antara lain dilakukan di Google Scholar atau Google Cendikia. Dengan rentang waktu tahun 2010-2020.Hasil Analisis : Berdasarkan hasil dari review jurnal, perilaku pencegahan Demam berdarah oleh keluarga dipengaruhi oleh pengetahuan semakin baik pengetahuan keluarga tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dirumah tangga maka semakin baik juga perilaku pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue pada lingkungan keluarga.Kesimpulan : semakin baik pengetahuan keluarga tentang PHBS dirumah tangga maka semakin baik juga perilaku pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) pada lingkungan keluarga. Dan pencegahan melalui Perilaku Bersih dan Sehat (PHBS) dan 3M Plus jika dilakukan dengan baik akan mengurangi keberadaan jentik nyamuk yang ada di sekitar lingkungan rumah.

Perilaku Pencegahan Demam Berdarah Dengue sangat berpengaruh terhadap kejadian penyakit Demam Berdarah Dengue.Pencegahan melalui Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan 3M Plus, jika dilakukan dengan baik, akan mengurangi keberadaan jentik nyamuk di sekitar lingkungan rumah.

Berdasarkan temuan ini, beberapa arah penelitian baru dapat ditelusuri untuk lebih memahami dan mengatasi masalah DBD. Penelitian selanjutnya bisa menjawab pertanyaan mengapa beberapa masyarakat tetap tidak melakukan pencegahan meskipun sudah mengetahui caranya, dengan menyelidiki lebih dalam pengaruh norma sosial dan kebiasaan lokal yang menjadi penghambat. Selain itu, penting juga untuk menguji metode edukasi yang lebih modern, seperti penggunaan aplikasi di ponsel atau kampanye di media sosial, untuk melihat apakah cara ini lebih efektif meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap gerakan 3M Plus dibandingkan dengan penyuluhan biasa. Terakhir, mengapa tidak mengeksplorasi peran teknologi dalam membantu upaya pencegahan? Suatu penelitian dapat mengembangkan dan menguji alat-alat sederhana seperti jebakan nyamuk otomatis atau sensor pendeteksi jentik yang terhubung ke ponsel untuk mengetahui seberapa besar teknologi ini dapat membantu mengurangi populasi nyamuk di rumah-rumah, terutama di daerah yang sangat padat penduduk.

  1. #perilaku masyarakat#perilaku masyarakat
  2. #demam berdarah#demam berdarah
Read online
File size544.14 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-2ie
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test