UNIVAL CILEGONUNIVAL CILEGON
ChemproChemproPenipisan bahan bakar fosil yang tidak dapat diperbaharui secara progresif meningkatkan emisi gas rumah kaca, yang merupakan efek ekologis yang signifikan. Sumber energi terbarukan, seperti biogas menjadi alternatif untuk mengatasi masalah tersebut. Biogas yang dihasilkan merupakan hasil dari pencernaan anaerob limbah organic seperti limbah sayur dan kotoran sapi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pengolahan limbah sayur di Pasar Kranggot menjadi biogas dan mengetahui bagaimana sekam padi berfungsi sebgai jaket digester anaerob untuk menghasilkan biogas yang paling efektif. Variasi yang digunakan yaitu (Limbah Sayur: Kotoran Sapi) dengan rasio V1 (100%: 0%), V2 (70%: 30%), V3 (50%: 50%), V4 (30%: 70%), dengan komposisi limbah campuran 65% dan air 30% dari volume digester anaerobik 19 liter dan pemanfaatan sekam padi sebagai jaket digester anaerob. Sekam padi terbukti memiliki pengaruh menjaga suhu optimum dalam proses pembuatan biogas, dibuktikan dengan data hasil pengukuran suhu terhadap variasi substrat yang berada di 31oC dan 32oC.
Hasil dari pengamatan membuktikan bahwa limbah sayur dari Pasar Kranggot Cilegon dapat diubah menjadi biogas sebagai alternatif energi terbarukan dan dapat menghasilkan gas metana yang dibuktikan dengan pengujian nyala api.Sekam padi terbukti memiliki pengaruh terhadap suhu optimum dalam proses pembuatan biogas, dapat dibuktikan dengan data hasil pengukuran suhu terhadap variasi substrat, dimana suhu optimum pembuatan biogas berkisar antara 25-40 oC.Kualitas biogas terbaik dihasilkan dari variasi komposisi Limbah Sayur (LS) dan Kotoran Sapi (KS) 70%.30%, yang menghasilkan biogas yang menyala dari hari ke-15 sampai hari ke-30 dengan waktu nyala api selama 12 detik dan warna nyala api biru kuning secara konsisten dari hari ke-20 sampai hari ke-30.
Penelitian ini telah membuka jalan bagi pemanfaatan limbah organik menjadi biogas, namun masih banyak peluang untuk eksplorasi lebih lanjut. Pertama, perlu diteliti pengaruh penambahan jenis mikroorganisme tertentu, seperti bakteri metanogenik unggul, terhadap peningkatan produksi dan kualitas biogas dari campuran limbah sayur dan kotoran sapi. Apakah penambahan mikroorganisme ini dapat mempercepat proses fermentasi dan menghasilkan biogas dengan kandungan metana yang lebih tinggi? Kedua, studi komparatif mengenai efektivitas berbagai jenis jaket digester selain sekam padi, seperti eceng gondok atau material insulasi lainnya, dapat memberikan wawasan baru. Manakah yang paling efektif dalam mempertahankan suhu optimal dan mengurangi kehilangan panas selama proses digester anaerobik? Ketiga, perlu dilakukan analisis ekonomi yang komprehensif untuk mengevaluasi kelayakan implementasi skala besar dari teknologi biogas ini, termasuk biaya produksi, potensi pendapatan, dan dampak sosial-ekonomi terhadap masyarakat sekitar Pasar Kranggot.
| File size | 529.25 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UM SURABAYAUM SURABAYA Hal itu dapat dibuktikan dengan hasil catatan yang diberikan oleh pengamat 1 dan 2, yaitu Waka Kurikulum dan Guru Bahasa Indonesia kelas XII. BerdasarkanHal itu dapat dibuktikan dengan hasil catatan yang diberikan oleh pengamat 1 dan 2, yaitu Waka Kurikulum dan Guru Bahasa Indonesia kelas XII. Berdasarkan
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Kajian ini menegaskan bahwa keterlibatan anak dalam tindak pidana bukanlah fenomena instan, melainkan hasil dari kegagalan sistemik dalam memberikan perlindunganKajian ini menegaskan bahwa keterlibatan anak dalam tindak pidana bukanlah fenomena instan, melainkan hasil dari kegagalan sistemik dalam memberikan perlindungan
POLTEKKESDEPKES SBYPOLTEKKESDEPKES SBY Namun, optimasi lebih lanjut diperlukan untuk mengurangi konsentrasi minyak dan lemak secara efektif. Penelitian ini menunjukkan potensi teknologi biodigesterNamun, optimasi lebih lanjut diperlukan untuk mengurangi konsentrasi minyak dan lemak secara efektif. Penelitian ini menunjukkan potensi teknologi biodigester
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN Sistem Manajemen Lingkungan dan Kinerja Lingkungan secara signifikan meningkatkan Inovasi Lingkungan. Inovasi Lingkungan (EI) memiliki dampak positif yangSistem Manajemen Lingkungan dan Kinerja Lingkungan secara signifikan meningkatkan Inovasi Lingkungan. Inovasi Lingkungan (EI) memiliki dampak positif yang
UNSOEDUNSOED Hasil menunjukkan bahwa ekstrak daun G. japonica memiliki potensi sebagai agen terapeutik antioksidan dan antibakteri. Ekstrak etanol daun Gynura japonicaHasil menunjukkan bahwa ekstrak daun G. japonica memiliki potensi sebagai agen terapeutik antioksidan dan antibakteri. Ekstrak etanol daun Gynura japonica
NASKAHACEHNASKAHACEH Program kemitraan masyarakat telah dilaksanakan di Kelompok petani ternak unggas di desa Kajhu Kabupaten Aceh Besar meningkatkan minat masyarakat untukProgram kemitraan masyarakat telah dilaksanakan di Kelompok petani ternak unggas di desa Kajhu Kabupaten Aceh Besar meningkatkan minat masyarakat untuk
ADAIKEPRIADAIKEPRI Sehubungan dengan itu, guru diharapkan mampu mengajar sekaligus merefleksi hasil pembelajaran di dalam kelas. Kaitannya dengan hal ini, sebagai guru BahasaSehubungan dengan itu, guru diharapkan mampu mengajar sekaligus merefleksi hasil pembelajaran di dalam kelas. Kaitannya dengan hal ini, sebagai guru Bahasa
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Dengan teknologi yang semakin canggih, masyarakat dapat memilih aplikasi pencatat kesehatan berbasis IT dengan infrastruktur yang memadai langsung dariDengan teknologi yang semakin canggih, masyarakat dapat memilih aplikasi pencatat kesehatan berbasis IT dengan infrastruktur yang memadai langsung dari
Useful /
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Namun, potensi konflik kewenangan, sentralisasi keputusan, dan kurangnya partisipasi publik dapat menimbulkan persoalan implementatif. Studi ini menegaskanNamun, potensi konflik kewenangan, sentralisasi keputusan, dan kurangnya partisipasi publik dapat menimbulkan persoalan implementatif. Studi ini menegaskan
UNSOEDUNSOED Analisis fitokimia preliminer dengan HPTLC mengidentifikasi flavonoid, diterpen, dan antrakuinon, dan semua minyak esensial menunjukkan aktivitas antioksidanAnalisis fitokimia preliminer dengan HPTLC mengidentifikasi flavonoid, diterpen, dan antrakuinon, dan semua minyak esensial menunjukkan aktivitas antioksidan
UNSOEDUNSOED parasiticum (Osbeck) Kosterm. , dan menilai aktivitas biologisnya sebagai agen antikarsinogenik. Penelitian kami mengidentifikasi tiga senyawa yang diketahui:parasiticum (Osbeck) Kosterm. , dan menilai aktivitas biologisnya sebagai agen antikarsinogenik. Penelitian kami mengidentifikasi tiga senyawa yang diketahui:
STKIPPACITANSTKIPPACITAN Penelitian ini juga mengukur jarak dan sudut kemiringan kamera yang terbaik untuk menjalankan Augmented Reality. Peneliti menggunakan metode Research AndPenelitian ini juga mengukur jarak dan sudut kemiringan kamera yang terbaik untuk menjalankan Augmented Reality. Peneliti menggunakan metode Research And