ISASISAS

Journal of Applied Smart Electrical Network and SystemsJournal of Applied Smart Electrical Network and Systems

Mengingat Indonesia adalah negara tropis maka ketersediaan energi matahari yang cukup melimpah pada saat musim kemarau yang berlangsung selama 6 bulan. Photovoltaik dapat digunakan sebagai sumber energi listrik di daerah terpencil yang masih belum terjangkau oleh PLN. Rangkaian konverter cuk dipilih karena mampu menurunkan dan menaikkan tegangan sumber dari photovoltaik 200WP. Kelebihan cuk konverter yaitu mampu mengurangi ripple pada keluaran PV yang dapat menyebabkan tegangan akan lama mencapai konstan. Metode yang terkenal adalah metode perturb and observe (P&O) dalam metode P&O, PWM digunakan untuk mengontrol konverter dan mengontrol tegangan yang diinginkan. Berdasarkan hasil pengujian, tegangan masukan power supply 12V dengan duty cycle 10% menghasilkan tegangan 1.99V. Sementara hasil pengujian masukan power supply 12V, dengan duty cycle 60% menghasilkan tegangan 11.59V. Sehingga penerapan P&O pada konverter cuk dirasa cukup efektif pada sistem photovoltaik dengan hasil yang cukup stabil dan rata-rata keluaran tegangan 23,848 Volt.

Penerapan metode P&O pada konverter cuk cukup efektif dalam mengoptimasi sistem photovoltaik, karena mampu menstabilkan tegangan keluaran pada nilai target 24V meskipun input bervariasi.Tanpa P&O, tegangan keluaran rata-rata 40,51V tidak stabil dan tidak sesuai kebutuhan, sedangkan dengan P&O rata-rata tegangan keluaran menjadi 23,848V dengan arus 0,2A yang lebih stabil.Metode ini berhasil mengompensasi fluktuasi daya dengan menyesuaikan nilai PWM sesuai perubahan intensitas cahaya matahari.

Penelitian selanjutnya bisa mengeksplorasi bagaimana cara meningkatkan efisiensi konverter cuk dengan mengganti metode P&O menggunakan algoritma cerdas seperti fuzzy logic atau neural network, agar respons terhadap perubahan cuaca lebih cepat dan akurat. Selain itu, perlu dikembangkan sistem yang bisa mengintegrasikan konverter cuk ini dengan penyimpanan energi baterai secara otomatis, sehingga listrik yang dihasilkan bisa disimpan dan dipakai saat malam hari atau saat mendung tanpa perlu intervensi manusia. Terakhir, penelitian juga bisa menguji performa sistem ini dalam kondisi nyata di daerah terpencil dengan berbagai jenis beban rumah tangga sederhana, untuk melihat apakah sistem ini benar-benar mampu mensuplai kebutuhan listrik dasar secara konsisten selama musim kemarau dan hujan.

  1. #medan magnet#medan magnet
  2. #rumah tangga#rumah tangga
Read online
File size575.46 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-1ZF
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test