STIE MCESTIE MCE

Journal of Accounting, Business and Management (JABM)Journal of Accounting, Business and Management (JABM)

Studi ini bertujuan untuk menguji apakah auditor eksternal sering melakukan penandatanganan awal dokumen audit (premature sign-off) dan untuk menyelidiki faktor-faktor yang berkontribusi terhadap praktik ini. Selain itu, dampak dari premature sign-off juga dievaluasi. Penelitian ini didasarkan pada data primer dari kuesioner survei kepada auditor eksternal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa premature sign-off sering dipraktikkan oleh hampir setengah dari responden yang disurvei. Praktik ini disebabkan oleh pekerjaan audit yang terburu-buru, ketergantungan yang berlebihan pada klien korporasi reguler, alokasi jumlah jam audit yang tidak memadai, dan pengawasan yang tidak memadai oleh auditor senior. Hampir semua responden setuju bahwa penandatanganan awal dokumen audit oleh auditor eksternal memengaruhi kepercayaan pengguna terhadap kredibilitas laporan audit dan kebenaran laporan keuangan.

Penelitian ini menemukan bahwa penandatanganan awal dokumen audit sering terjadi pada firma audit kecil dan menengah.Hal ini disebabkan oleh budaya firma yang terlalu memprioritaskan permintaan klien korporasi, sehingga auditor terpengaruh dan tidak dapat menahan perilaku penandatanganan awal.Praktik ini juga berdampak negatif pada pemangku kepentingan klien, seperti bankir, pemegang saham, dan regulator.Oleh karena itu, dewan pengawas audit di Malaysia perlu memperluas lingkup pengawasan mereka ke semua firma audit, termasuk firma kecil dan menengah, serta meningkatkan pelatihan dan penghargaan bagi auditor yang berkinerja baik.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi secara lebih mendalam dampak dari premature sign-off terhadap kualitas audit dan kepercayaan investor, khususnya dalam konteks perusahaan yang memiliki tata kelola yang buruk. Penelitian ini dapat menggunakan metode kuantitatif dengan mengumpulkan data dari berbagai perusahaan dan menguji hipotesis tentang hubungan antara premature sign-off, kualitas audit, dan kepercayaan investor. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan program pelatihan yang efektif untuk meningkatkan kesadaran auditor terhadap risiko premature sign-off dan memberikan keterampilan untuk mengelola tekanan waktu dan membuat keputusan etis yang tepat. Program pelatihan ini sebaiknya melibatkan simulasi kasus dan studi kasus nyata untuk meningkatkan kemampuan auditor dalam mengidentifikasi dan mengatasi faktor-faktor yang menyebabkan premature sign-off. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi dalam meningkatkan kualitas audit dan mengurangi risiko premature sign-off. Hal ini dapat mencakup penggunaan alat bantu audit berbasis data analytics untuk mengidentifikasi anomali dan potensi kecurangan, serta implementasi sistem manajemen risiko yang terintegrasi untuk memantau kinerja auditor dan mengendalikan risiko audit. Dengan mengembangkan program penelitian lanjutan ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan kualitas audit dan perlindungan kepentingan investor di Indonesia.

  1. #laporan keuangan#laporan keuangan
  2. #kualitas audit#kualitas audit
Read online
File size233.26 KB
Pages13
Short Linkhttps://juris.id/p-1TG
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test