UMKUNINGANUMKUNINGAN

Just a moment...Just a moment...

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan siswa dalam membaca dongeng di MTs Terpadu Riyadul Badiah. Oleh karena itu penelitian ini memiliki tujuan antara lain untuk: satu, kemampuan membaca dongeng siswa sebelum menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. dua, mengetahui kemampuan membaca dongeng siswa setelah menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. tiga, mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap kemampuan membaca dongeng siswa di MTs kelas VII. Metode penelitian yang dipakai adalah metode eksperimen dan jenis penelitiannya adalah kuantitatif. Sampel dari penelitian ini adalah siswa kelas VII A selaku kelas eksperimen dan siswa kelas VII B selaku kelas kontrol. Teknik mengumpulkan data melalui observasi, wawancara dan the prites postes control group design. Hasil penelitian menghasilkan model kooperatif tipe jigsaw berpengaruh terhadap hasil membaca dongeng siswa, jika sebelum menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw kelas eksperimen mempunyai nilai rata-rata (mean) jauh dari nilai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) begitu pun dengan kelas kontrol jauh dari nilai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Setelah menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw nilai rata-rata (mean) kelas eksperiman yang sama dengan nilai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) meningkat. Dan dilihat dari uji-t nilai sig.lebih kecil. Maka dari itu model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berpengaruh terhadap kemampuan membaca dongeng siswa di kelas VII MTs Terpadu Riyadul Badiah.

Kemampuan membaca dongeng siswa sebelum menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw masih jauh dari nilai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal).Setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw, kemampuan siswa meningkat secara signifikan.Model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berpengaruh positif terhadap kemampuan membaca dongeng siswa kelas VII MTs Terpadu Riyadul Badiah.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh model pembelajaran Jigsaw terhadap kemampuan membaca dongeng pada siswa berbeda usia atau tingkat pendidikan. Selain itu, peneliti dapat membandingkan efektivitas model Jigsaw dengan metode pembelajaran kooperatif lainnya dalam meningkatkan pemahaman sastra. Studi juga dapat mengembangkan pendekatan Jigsaw untuk genre sastra lain seperti puisi atau cerita pendek, serta mengevaluasi dampaknya terhadap keterampilan analitis siswa. Penelitian ini juga dapat mempertimbangkan faktor lingkungan belajar atau peran guru dalam penerapan model Jigsaw untuk memaksimalkan hasil pembelajaran. Selain itu, penelitian bisa mengeksplorasi penggunaan teknologi dalam mendukung model Jigsaw untuk meningkatkan interaksi siswa dalam pembelajaran sastra. Kajian lebih lanjut juga diperlukan untuk mengidentifikasi batasan-batasan spesifik model Jigsaw dalam konteks budaya lokal atau kondisi sekolah tertentu. Peneliti dapat mengembangkan instrumen penilaian yang lebih komprehensif untuk mengukur perubahan kemampuan membaca dongeng secara akurat. Studi juga bisa menghubungkan hasil pembelajaran Jigsaw dengan prestasi akademik siswa secara keseluruhan. Penelitian ini menunjukkan potensi model Jigsaw sebagai alternatif inovatif dalam pembelajaran sastra, namun perlu validasi lebih lanjut dalam berbagai konteks pendidikan.

Read online
File size190.33 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test