ITSKHATULISTIWAITSKHATULISTIWA

Jurnal Apresiasi EkonomiJurnal Apresiasi Ekonomi

Pengukuran kepuasan pengguna e-Government pada pemerintah daerah di Indonesia masih perlu ditingkatkan untuk mencapai akuntabilitas tinggi yang diminta oleh pemerintah pusat. Berdasarkan teori perilaku, terdapat enam faktor yang mempengaruhi kepuasan pengguna e-Government pemerintah daerah, yaitu pengetahuan tentang kemudahan penggunaan, kepercayaan, fungsi dan bentuk interaksi, keandalan, konten dan tampilan informasi, serta dukungan. Penelitian ini menguji pengaruh keenam faktor tersebut terhadap kualitas e-Government pemerintah daerah di provinsi Jawa Barat. Responden dalam penelitian ini adalah kepala organisasi pemerintah daerah Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan PLS-SEM dan berhasil membuktikan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan dari kemudahan penggunaan, kepercayaan, fungsi dan bentuk interaksi, keandalan, konten dan tampilan informasi, serta dukungan terhadap kepuasan pengguna e-Government pemerintah daerah. Temuan ini memberikan kontribusi praktis sebagai panduan bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas e-Government. Penelitian mendatang perlu memperluas cakupan area pengamatan, menggabungkan skala subjektif dan objektif variabel kepuasan pengguna, serta mengembangkan variabel lain berdasarkan teori lain seperti teori kontingensi, teori agen, dan teori kapabilitas dinamis.

Pengukuran e-GovQual pemerintah daerah di Indonesia memerlukan perbaikan lebih lanjut.Berdasarkan teori perilaku, kualitas e-Government di provinsi Jawa Barat dipengaruhi oleh kemudahan penggunaan, kepercayaan, fungsi, bentuk interaksi, keandalan, konten, tampilan informasi, dan dukungan.Keenam faktor ini secara signifikan mempengaruhi pengukuran kinerja pemerintah daerah, sehingga untuk meningkatkan kualitas pengukuran kinerja, pemerintah daerah perlu meningkatkan pengetahuan teknis personelnya, memastikan komitmen kepemimpinan yang kuat, dan menyediakan dukungan sumber daya yang memadai.

Penelitian lanjutan sebaiknya mengeksplorasi bagaimana penggunaan skala pengukuran subjektif dan objektif dapat memberikan gambaran lebih holistik tentang kepuasan pengguna E-Government. Selain itu, penyelidikan mendalam tentang dampak faktor sosial dan budaya terhadap penerimaan layanan E-Government di berbagai wilayah di Indonesia sangat penting untuk meningkatkan relevansinya. Terakhir, eksperimen mengenai penerapan teknologi baru dalam E-Government dan bagaimana teknologi tersebut mempengaruhi kepuasan pengguna adalah langkah penting untuk dipertimbangkan dalam studi mendatang.

  1. #kepuasan pengguna#kepuasan pengguna
  2. #daerah jawa#daerah jawa
Read online
File size859.81 KB
Pages12
Short Linkhttps://juris.id/p-1Mw
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test