UIN SGDUIN SGD

Religious: Jurnal Studi Agama-Agama dan Lintas BudayaReligious: Jurnal Studi Agama-Agama dan Lintas Budaya

Advent dalam dunia Kristen termasuk denominasi. Denominasi ini bila dilihat dari sejarahnya merupakan pecahan dari gereja Kristen Protestan, ketika Kristen Protestan tidak kuasa untuk mengendalikan Advent. Semakin lama semakin lepas dan tidak mau kembali lagi kepadanya. Pergerakan Advent segera dan dengan cepat berkembang ke seluruh dunia. Dalam usaha menyiarkan agamanya, umat Advent di Indonesia menyelenggarakan zending yang kuat (tangguh) berpusat di Jakarta untuk wilayah Indonesia Barat dan di Manado untuk wilayah Indonesia timur dengan nama Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh. Penelusuran tentang transmisi Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh di Indonesia bermaksud merekonstruksi terhadap gerakan yang diamininya, terutama mengenai pertumbuhan dan perkembangannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah yang meliputi empat tahap, yaitu heuristic, kritik, interpretasi dan historiografi. Sedangkan untuk memperoleh eksplanasi tentang persoalan yang diteliti digunakan pendekatan multi-dimensional.

Dari bahasan sejumlah perwujudan sebagaimana disebutkan sebelumnya, ditemukan, bahwa Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh merupakan berbagai (pluriformitas) warisan tradisi reformatoris yang dibawa oleh para utusan Lembaga Pekabaran Injil serta Gereja-gereja Protestan di dunia Barat.Gereja ini lahir setelah James White (berkebangsaan Amerika Serikat) mengalami kebangunan besar tentang kedatangan Yesus yang kedua kali.Gereja ini mulai berdiri pada 1844 M., dan bertumbuh-kembang mula-mula di Amerika pada 1860 M., yang kemudian segera dan dengan cepat menyebar ke seluruh dunia.Sifat khas dari Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh adalah setiap anggota Gereja mempunyai suara dalam memilih pegawai-pegawai daerah.Para utusan dari daerah memberikan hak suaranya untuk memilih pegawai-pegawai Uni, dan para utusan dari Uni memberikan hak suaranya untuk memilih pegawai-pegawai General Conference.Melalui cara ini, setiap Uni, Daerah, Lembaga, Gereja, dan anggota Gereja-gereja, mempunyai hak suara dalam pemilihan dan dalam menentukan orang-orang pemegang tanggung jawab pada General Conference.Melalui cara ini pula proses transmisi Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh di Indonesia dapat tumbuh dan bekembang dengan cepat dibanding denominasi-denominasi Gereja lainnya.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:. . 1. Penelitian lebih mendalam tentang sejarah dan perkembangan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh di Indonesia, dengan fokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan gereja tersebut, seperti peran para misionaris, strategi misi, dan interaksi dengan masyarakat lokal.. . 2. Menganalisis dampak sosial dan budaya dari transmisi Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh di Indonesia, termasuk studi tentang perubahan-perubahan sosial, budaya, dan keagamaan yang terjadi di masyarakat setempat akibat kehadiran gereja tersebut.. . 3. Meneliti aspek-aspek teologis dan doktrinal Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, dengan membandingkan dan menganalisis perbedaan-perbedaan dengan denominasi Kristen lainnya, serta mengkaji implikasi teologis dari transmisi gereja tersebut di Indonesia.

Read online
File size459.14 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test