FIP UNGFIP UNG

Jurnal Pengabdian PedagogikaJurnal Pengabdian Pedagogika

Interaksi sosial yang sehat di lingkungan kampus sangat penting untuk perkembangan pribadi, akademik, dan profesional mahasiswa. Namun, berbagai tantangan seperti perbedaan latar belakang, tekanan akademik, dan kurangnya sarana interaksi sering menghambat terciptanya jaringan sosial yang kuat. Pengabdian Masyarakat ini memperkenalkan olahraga petanque sebagai sarana untuk mempromosikan persaudaraan dan kebersamaan di antara mahasiswa. Melalui kegiatan workshop, sesi demonstrasi dan praktik, serta turnamen kecil, pengabdian ini melibatkan 15 mahasiswa yang dibagi menjadi 5 tim. Hasilnya menunjukkan bahwa petanque efektif dalam membangun interaksi sosial yang lebih dalam dan bermakna di kampus. Mahasiswa tidak hanya meningkatkan keterampilan bermain petanque tetapi juga mengembangkan nilai-nilai seperti sportivitas, kerjasama tim, dan semangat kompetitif yang sehat. Evaluasi kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam jaringan sosial dan kesejahteraan psikologis mahasiswa. Dengan demikian, petanque terbukti menjadi alat yang efektif dalam memperkuat interaksi sosial dan membangun komunitas kampus yang inklusif dan suportif.

Kegiatan pengabdian masyarakat dengan memperkenalkan petanque sebagai sarana memperkokoh interaksi sosial di kampus telah terbukti efektif.Mahasiswa berhasil membangun keterampilan teknis dalam bermain petanque sekaligus mengembangkan nilai-nilai sportivitas, kerjasama tim, dan semangat kompetitif yang sehat.Interaksi sosial yang lebih dalam dan bermakna tercipta, memperkuat jaringan sosial dan kesejahteraan psikologis mahasiswa.Evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa petanque menciptakan lingkungan yang inklusif dan suportif, sehingga dapat diandalkan sebagai alat efektif dalam membangun komunitas kampus yang lebih kohesif dan mendukung perkembangan pribadi serta sosial mahasiswa.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang olahraga petanque terhadap interaksi sosial di lingkungan kampus. Selain itu, studi perbandingan antara petanque dengan olahraga lainnya dalam membangun kohesi sosial dapat dilakukan untuk mengetahui efektivitas masing-masing metode. Penelitian juga dapat mengembangkan pendekatan adaptif untuk mengajarkan petanque kepada kelompok mahasiswa dengan latar belakang berbeda, seperti mahasiswa disabilitas atau yang memiliki keterbatasan fisik. Dengan menggabungkan pendekatan ini, peneliti dapat menciptakan program yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Selain itu, penelitian tentang pengaruh petanque terhadap pengembangan keterampilan kepemimpinan di kalangan mahasiswa juga menjadi arah menarik. Studi ini dapat memberikan wawasan baru tentang bagaimana olahraga tradisional berkontribusi pada pembentukan karakter. Penelitian lanjutan juga perlu mempertimbangkan faktor budaya lokal dalam merancang program petanque agar lebih sesuai dengan kebutuhan komunitas. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar untuk pengembangan kebijakan pendidikan yang lebih holistik.

Read online
File size595.56 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test