UNDIPUNDIP

DIMJDIMJ

Latar belakang: Kanker payudara merupakan jenis kanker yang paling umum pada wanita. Banyak studi melaporkan bahwa karakteristik dan prognosis kanker payudara pada usia muda lebih buruk dibandingkan usia tua. Data tentang kanker payudara pada usia muda di Indonesia masih terbatas dan selalu memerlukan pembaruan. Tujuan: Untuk menentukan insiden dan distribusi berdasarkan profil histologis dan tahap klinis, serta asosiasi antara subtip molekuler dengan tingkat dan tahap klinis kanker payudara pada usia muda (<40 tahun) di RSUD Dr. Kariadi Tahun 2018-2020. Metode: Penelitian ini adalah studi observasional deskriptif menggunakan catatan medis pasien kanker payudara usia muda yang direkam di RSUD Dr. Kariadi dari 1 Januari 2018 hingga 31 Desember 2020. Data diproses dengan Microsoft Excel dan SPSS. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa terdapat 110 pasien, terdiri dari 25 orang pada 2018, 37 orang pada 2019, dan 48 orang pada 2020. Profil histologis dan tahap klinis yang paling umum adalah Kanker Payudara Invasif Tipe Non-Spesifik (IBC-NST) dengan 75 orang (68,18%), Luminal B dengan 53 orang (48,18%), tingkat II dengan 71 orang (64,65%), dan tahap IV dengan 45 orang (40,09%). Terdapat asosiasi signifikan antara subtip molekuler dan tingkat (p=0,003). Tidak ada asosiasi signifikan antara subtip molekuler dan tahap klinis (p=0,704). Kesimpulan: Insiden kanker payudara usia muda di RSUD Dr. Kariadi Tahun 2018-2020 meningkat setiap tahun. Profil histologis dan tahap klinis yang paling umum selama periode tersebut adalah IBC-NST, Luminal B, tingkat II, dan tahap IV. Terdapat asosiasi signifikan antara subtip molekuler dan tingkat.

Insiden kanker payudara usia muda di RSUD Dr.Profil histologis dan tahap klinis yang paling umum selama periode tersebut adalah IBC-NST, Luminal B, tingkat II, dan tahap IV.Terdapat asosiasi signifikan antara subtip molekuler dan tingkat kanker payudara.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pencegahan kanker payudara usia muda dan hubungan antar variabel dalam studi ini. Selain itu, peneliti dapat mengumpulkan sampel lebih besar melalui pengumpulan data selama lebih dari 3 tahun. Penelitian juga bisa mengeksplorasi faktor-faktor seperti gaya hidup, genetika, atau peran lingkungan sosial dalam pengembangan kanker payudara usia muda. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai efektivitas terapi yang disesuaikan dengan subtip molekuler tertentu, khususnya untuk pasien dengan TNBC yang memiliki prognosis buruk. Penelitian juga bisa membandingkan pola kanker payudara usia muda di berbagai wilayah di Indonesia untuk mengidentifikasi perbedaan geografis atau demografis yang mungkin memengaruhi insiden dan prognosis kanker.

  1. Histological and Clinical Stage Profiles of Young-aged Breast Carcinoma | Sugiarto Hadiyanto | Diponegoro... ejournal2.undip.ac.id/index.php/dimj/article/view/13944Histological and Clinical Stage Profiles of Young aged Breast Carcinoma Sugiarto Hadiyanto Diponegoro ejournal2 undip ac index php dimj article view 13944
Read online
File size253.61 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test